Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Cara Jitu Serbu Link Dana Kaget Sabtu 9 Mei 2026: Tips Menang Cepat Saldo Gratis Tanpa Ribet!

Sabtu, 9 Mei 2026 10:33 WIB

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

Sabtu, 9 Mei 2026 10:06 WIB

Kronologi Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: Dari Kekalahan Persipura hingga Pembakaran Ambulans Brimob

Sabtu, 9 Mei 2026 08:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Jitu Serbu Link Dana Kaget Sabtu 9 Mei 2026: Tips Menang Cepat Saldo Gratis Tanpa Ribet!
  • Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara
  • Kronologi Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: Dari Kekalahan Persipura hingga Pembakaran Ambulans Brimob
  • Ngaku Kebal Hukum karena Anak Perwira, Perempuan yang Viral Gelar ‘Lomba Rasis’ Kini Kena Batunya!
  • Update! Kode Redeem FC Mobile Sabtu 9 Mei 2026: Amankan Gems dan Pack Pemain Gratis Akhir Pekan
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Resmi! Nobar Persib vs Persija di GBLA Dibuka, Cek Harga Tiket dan Benefit Eksklusifnya
  • Heboh Link Video Guru Bahasa Inggris Viral, Netizen Ramai Cari Versi Full
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 9 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

By Aga GustianaSabtu, 9 Mei 2026 10:06 WIB3 Mins Read
Penemuan Candi Adan-adan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik rimbunnya perkebunan dan tenang laku hidup warga Desa Adan-adan, Kecamatan Gurah, Kediri, sebuah rahasia besar perlahan bangkit dari tidur panjangnya. Selama berabad-abad, sebuah mahakarya peradaban terkunci rapat di bawah lapisan abu vulkanik Gunung Kelud yang membatu. Namun kini, seiring dengan cangkul arkeolog yang mulai menyentuh struktur batu andesit di kedalaman empat meter, dunia seolah diingatkan kembali pada sebuah narasi besar: bahwa Nusantara bukan sekadar titik di peta, melainkan pusat peradaban purba yang mungkin jauh lebih megah dari yang pernah kita bayangkan.

Penemuan Situs Candi Adan-adan tidak hanya memicu debat ilmiah, tetapi juga menghidupkan kembali diskusi hangat di jagat maya. Banyak yang mengaitkan temuan ini dengan pandangan para tokoh budayawan hingga fenomena klaim sejarah yang sempat viral di masa lalu.

Visi Cak Nun: Antara Intuisi dan Kenyataan

Jauh sebelum video ekskavasi Situs Adan-adan viral, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dalam berbagai forum Maiyah sering menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah “bangsa tertua” di dunia. Baginya, kemegahan Nusantara masa lalu sengaja “disimpan” oleh alam agar tidak rusak oleh tangan-tangan yang belum siap menghargainya.

Sentimen ini rupanya diamini oleh banyak orang yang mengikuti jejak pemikiran beliau. Di kolom komentar media sosial, seorang netizen menuliskan kekagumannya terhadap ketepatan pandangan tersebut:

Baca Juga:  Viral Kembali! Ramalan Cak Nun 13 Tahun Lalu Soal Konflik Iran-Israel Bikin Warganet Merinding

“Ada yg sadar?? cak nun seakan tahu apa yg akan terjadi d Indonesia beberapa tahun ke depan.,” tulisnya, menyiratkan bahwa penemuan di Kediri ini bukanlah sebuah kebetulan semata.

Misteri Makara yang Melampaui Borobudur

Secara ilmiah, skala Candi Adan-adan memang mengejutkan. Temuan sepasang makara—hiasan hewan mitologi penjaga tangga candi—memiliki ketinggian mencapai 2,1 hingga 2,3 meter. Ukuran ini jauh melampaui makara di Candi Borobudur. Dalam kaidah arsitektur klasik, ukuran makara bersifat proporsional terhadap bangunan utamanya. Jika “penjaga pintunya” saja setinggi itu, maka struktur bangunan induknya diprediksi sangat monumental.

Namun, posisi candi yang terkubur sangat dalam memicu spekulasi lain di masyarakat. Apakah ini murni karena bencana alam, ataukah ada campur tangan manusia untuk melindunginya? Seorang netizen berbagi sudut pandang menarik terkait hal ini:

Baca Juga:  Viral Kembali! Ramalan Cak Nun 13 Tahun Lalu Soal Konflik Iran-Israel Bikin Warganet Merinding

“Masih heran.. Sbnrnya tu candi2 ketutup alami ato sengaja ditutupin? Krn kok hampir smua ketutup.. Dl pernah ngbrol sama kuncen, dia bilang ada yg sngaja ditutupin saat penjajah ke nusantara biar ga di rusak,” ungkapnya.

Teori ini menambah bumbu misteri: bahwa tanah Nusantara mungkin sengaja “menyembunyikan” dirinya sendiri demi bertahan hidup dari penjarahan kolonial.

Saksi Bisu Amukan Kelud dan Narasi Sunda Land

Penelitian geologi menemukan lebih dari 10 lapisan material vulkanik Gunung Kelud yang menutupi situs ini hingga kedalaman 4 meter. Meski bukti ilmiah menunjuk pada bencana alam, penemuan candi raksasa ini juga membangkitkan kembali ingatan publik pada tokoh kontroversial lainnya, seperti almarhum Lord Rangga, yang sering bicara soal tatanan dunia lama.

Meski sempat dianggap lelucon, bagi sebagian orang, penemuan bukti fisik kemegahan masa lalu ini seolah menyusun kepingan teka-teki sejarah yang selama ini terpinggirkan.

Baca Juga:  Viral Kembali! Ramalan Cak Nun 13 Tahun Lalu Soal Konflik Iran-Israel Bikin Warganet Merinding

“Ucapan Lord Rangga pelan² mulai terbukti bahwa Sunda Land atau Sunda Empire kerajaan Tertua di Dunia dan bisa merubah Tatanan Dunia,” cetus salah seorang netizen di tengah diskusi mengenai Situs Adan-adan.

Pusat Peradaban yang Kembali Menyapa

Situs ini diprediksi berasal dari era abad ke-9 hingga ke-11 Masehi, menempatkannya di antara kejayaan Mataram Kuno hingga awal Kerajaan Kadiri. Temuan fragmen stupa hexagonal hingga kepala arca Buddha yang halus menunjukkan bahwa Kediri pada masanya adalah pusat intelektual dan spiritual yang luar biasa.

Kini, proses ekskavasi masih dilakukan secara bertahap. Sebagian artefak bahkan dikubur kembali demi konservasi sambil menunggu langkah strategis pemerintah. Namun, satu hal yang pasti: tabir itu sudah mulai tersingkap. Candi Adan-adan bukan sekadar tumpukan batu; ia adalah pesan dari masa lalu yang mengingatkan kita bahwa di bawah kaki kita, tersimpan harga diri bangsa yang pernah menjadi kiblat peradaban dunia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cak Nun Candi Adan-adan Lord Rangga Misteri Kediri Sejarah Nusantara Sunda Land
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ngaku Kebal Hukum karena Anak Perwira, Perempuan yang Viral Gelar ‘Lomba Rasis’ Kini Kena Batunya!

Kemacetan

Bandung Padat Acara! Nobar Persija vs Persib hingga Konser Besar Akhir Pekan Ini

Rafael Situmorang Tegaskan PIP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungutan

Rafael Situmorang Ingatkan Dana PIP Harus Dipakai untuk Sekolah, Bukan Kepentingan Lain

Siap-siap! PIP Cair Akhir Mei, Rafael Situmorang Minta Orang Tua Segera Ke Sekolah

Pangkas Biaya 50%! Rahasia PVJ Bandung Sulap 4 Ton Sampah Jadi Cuan

Terpopuler
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.