Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Thom Haye Diduga Kena Pukul? Rekaman Insiden dengan Pemain Bali United Jadi Sorotan

Jumat, 21 Agustus 2026 12:17 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,585 Juta: Ini Daftar Lengkapnya

Jumat, 21 Agustus 2026 11:05 WIB

Sering Bikin Penasaran, Ini Arti Desil 6–10 dan Alasan Tak Jadi Prioritas Bansos

Jumat, 21 Agustus 2026 09:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Thom Haye Diduga Kena Pukul? Rekaman Insiden dengan Pemain Bali United Jadi Sorotan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,585 Juta: Ini Daftar Lengkapnya
  • Sering Bikin Penasaran, Ini Arti Desil 6–10 dan Alasan Tak Jadi Prioritas Bansos
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
  • Bansos BPNT Cair Agustus 2026: Cek NIK KTP Anda, 18 Juta Penerima Siap Terima Bantuan
  • NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti
  • 4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two
  • Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

By Aga GustianaSabtu, 9 Mei 2026 10:06 WIB3 Mins Read
Penemuan Candi Adan-adan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di balik rimbunnya perkebunan dan tenang laku hidup warga Desa Adan-adan, Kecamatan Gurah, Kediri, sebuah rahasia besar perlahan bangkit dari tidur panjangnya. Selama berabad-abad, sebuah mahakarya peradaban terkunci rapat di bawah lapisan abu vulkanik Gunung Kelud yang membatu. Namun kini, seiring dengan cangkul arkeolog yang mulai menyentuh struktur batu andesit di kedalaman empat meter, dunia seolah diingatkan kembali pada sebuah narasi besar: bahwa Nusantara bukan sekadar titik di peta, melainkan pusat peradaban purba yang mungkin jauh lebih megah dari yang pernah kita bayangkan.

Penemuan Situs Candi Adan-adan tidak hanya memicu debat ilmiah, tetapi juga menghidupkan kembali diskusi hangat di jagat maya. Banyak yang mengaitkan temuan ini dengan pandangan para tokoh budayawan hingga fenomena klaim sejarah yang sempat viral di masa lalu.

Visi Cak Nun: Antara Intuisi dan Kenyataan

Jauh sebelum video ekskavasi Situs Adan-adan viral, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dalam berbagai forum Maiyah sering menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah “bangsa tertua” di dunia. Baginya, kemegahan Nusantara masa lalu sengaja “disimpan” oleh alam agar tidak rusak oleh tangan-tangan yang belum siap menghargainya.

Sentimen ini rupanya diamini oleh banyak orang yang mengikuti jejak pemikiran beliau. Di kolom komentar media sosial, seorang netizen menuliskan kekagumannya terhadap ketepatan pandangan tersebut:

“Ada yg sadar?? cak nun seakan tahu apa yg akan terjadi d Indonesia beberapa tahun ke depan.,” tulisnya, menyiratkan bahwa penemuan di Kediri ini bukanlah sebuah kebetulan semata.

Misteri Makara yang Melampaui Borobudur

Secara ilmiah, skala Candi Adan-adan memang mengejutkan. Temuan sepasang makara—hiasan hewan mitologi penjaga tangga candi—memiliki ketinggian mencapai 2,1 hingga 2,3 meter. Ukuran ini jauh melampaui makara di Candi Borobudur. Dalam kaidah arsitektur klasik, ukuran makara bersifat proporsional terhadap bangunan utamanya. Jika “penjaga pintunya” saja setinggi itu, maka struktur bangunan induknya diprediksi sangat monumental.

Namun, posisi candi yang terkubur sangat dalam memicu spekulasi lain di masyarakat. Apakah ini murni karena bencana alam, ataukah ada campur tangan manusia untuk melindunginya? Seorang netizen berbagi sudut pandang menarik terkait hal ini:

“Masih heran.. Sbnrnya tu candi2 ketutup alami ato sengaja ditutupin? Krn kok hampir smua ketutup.. Dl pernah ngbrol sama kuncen, dia bilang ada yg sngaja ditutupin saat penjajah ke nusantara biar ga di rusak,” ungkapnya.

Teori ini menambah bumbu misteri: bahwa tanah Nusantara mungkin sengaja “menyembunyikan” dirinya sendiri demi bertahan hidup dari penjarahan kolonial.

Saksi Bisu Amukan Kelud dan Narasi Sunda Land

Penelitian geologi menemukan lebih dari 10 lapisan material vulkanik Gunung Kelud yang menutupi situs ini hingga kedalaman 4 meter. Meski bukti ilmiah menunjuk pada bencana alam, penemuan candi raksasa ini juga membangkitkan kembali ingatan publik pada tokoh kontroversial lainnya, seperti almarhum Lord Rangga, yang sering bicara soal tatanan dunia lama.

Meski sempat dianggap lelucon, bagi sebagian orang, penemuan bukti fisik kemegahan masa lalu ini seolah menyusun kepingan teka-teki sejarah yang selama ini terpinggirkan.

“Ucapan Lord Rangga pelan² mulai terbukti bahwa Sunda Land atau Sunda Empire kerajaan Tertua di Dunia dan bisa merubah Tatanan Dunia,” cetus salah seorang netizen di tengah diskusi mengenai Situs Adan-adan.

Pusat Peradaban yang Kembali Menyapa

Situs ini diprediksi berasal dari era abad ke-9 hingga ke-11 Masehi, menempatkannya di antara kejayaan Mataram Kuno hingga awal Kerajaan Kadiri. Temuan fragmen stupa hexagonal hingga kepala arca Buddha yang halus menunjukkan bahwa Kediri pada masanya adalah pusat intelektual dan spiritual yang luar biasa.

Kini, proses ekskavasi masih dilakukan secara bertahap. Sebagian artefak bahkan dikubur kembali demi konservasi sambil menunggu langkah strategis pemerintah. Namun, satu hal yang pasti: tabir itu sudah mulai tersingkap. Candi Adan-adan bukan sekadar tumpukan batu; ia adalah pesan dari masa lalu yang mengingatkan kita bahwa di bawah kaki kita, tersimpan harga diri bangsa yang pernah menjadi kiblat peradaban dunia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cak Nun Candi Adan-adan Lord Rangga Misteri Kediri Sejarah Nusantara Sunda Land
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP

Malaysia Kena Imbas Karhutla di Kalimantan, 108 Sekolah Tutup Sementara

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Kasus HIV/AIDS di Kuningan Naik Tiap Tahun: Tembus 1.354 Penderita, Merata di 32 Kecamatan

BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Cek Penerima Bansos Pakai NIK KTP, 18,25 Juta KPM Terdata

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.