Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Sabtu, 31 Oktober 2026 05:00 WIB

Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota

Sabtu, 31 Oktober 2026 04:00 WIB

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

Sabtu, 31 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4
  • Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota
  • Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
  • Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi

By SusanaJumat, 1 Mei 2026 15:54 WIB2 Mins Read
Video Tasya Gym Bandar Batang viral di media sosial. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena pencarian video viral bertajuk “Bandar Membara Bergetar” terus meningkat di media sosial dan memicu perhatian aparat penegak hukum.

Kasus yang terjadi di Kabupaten Batang ini kini resmi naik ke tahap penyidikan setelah ditemukan indikasi adanya unsur pidana dalam peredaran konten tersebut.

Polisi Ungkap Dugaan Penyebaran Konten

Kanit PPA Polres Batang, Maulidya Nur Maharanti, memastikan bahwa proses hukum terus berjalan.

“Perkara sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan karena alat bukti awal mengarah pada tindak pidana,” ujarnya.

Polisi menduga dua pemeran berinisial SE (26) dan TA (19) tidak hanya merekam video, tetapi juga berpotensi terlibat dalam penyebaran konten tersebut.

Baca Juga:  Hati-Hati! Link Video Rok Hijau Viral Disebut Banyak Mengandung Malware

Dugaan Jual-Beli Konten Masih Didalami

Menurut pihak kepolisian, terdapat indikasi awal adanya praktik distribusi atau jual-beli konten, meskipun belum ditemukan bukti transaksi secara langsung.

“Indikasi ke arah jual-beli sudah ada, namun sejauh ini belum ditemukan transaksi yang benar-benar terjadi,” jelas Maulidya.

Polisi Lakukan Digital Forensik

Untuk mengungkap lebih jauh, aparat melakukan pemeriksaan melalui digital forensik terhadap perangkat milik para terduga.

Ponsel yang digunakan menjadi fokus utama untuk menelusuri aktivitas digital, termasuk pembuatan dan penyebaran video.

Baca Juga:  Heboh! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Muncul Part 2, Benarkah Ada Versi 7 Menit?

“Kami lakukan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap handphone untuk mengetahui aktivitas digital di dalamnya,” tambahnya.

Kronologi: Berawal dari Rekaman Pribadi

Kasus ini bermula dari rekaman pribadi yang dibuat di sebuah penginapan di wilayah Batang. Video tersebut diduga awalnya hanya untuk konsumsi pribadi, namun kemudian bocor dan menyebar luas di berbagai platform digital.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana konten privat dapat dengan cepat menjadi konsumsi publik di era media sosial.

Polisi Ingatkan Ancaman Hukum UU ITE

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan atau menyimpan konten tersebut.

Baca Juga:  Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten

Tindakan tersebut dapat melanggar hukum dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Siapa pun yang menyebarkan atau membagikan ulang konten seperti ini bisa terjerat pidana,” tegas Maulidya.

Ancaman hukumannya mencapai 6 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar.

Imbauan: Jangan Terjebak Rasa Penasaran

Polisi menegaskan bahwa rasa penasaran publik tidak dapat dijadikan alasan untuk mengakses atau menyebarkan konten ilegal.

Masyarakat diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta menghindari risiko hukum dan pelanggaran privasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

polres batang UU ITE video viral batang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota

Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru

Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.