Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Sabtu, 20 Juni 2026 05:00 WIB

Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya

Sabtu, 20 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
  • Serbu Reward Akhir Pekan! Klaim Kode Redeem FF Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

By Aga GustianaJumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB3 Mins Read
Anggota DPR RI Komisi X, Ledia Hanifa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Daya saing produk kuliner lokal di pasar internasional ternyata bukan hanya soal rasa, melainkan sejauh mana pengemasan mampu menjaga standar kualitas dan keamanan. Hal ini menjadi sorotan utama Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa, saat membuka pelatihan bagi pelaku UMKM di Kampus ASM Ariyanti, Kota Bandung, akhir April kemarin.

Ledia menekankan bahwa para pengusaha kecil harus mulai bergeser dari pola pikir tradisional ke arah yang lebih profesional. Menurutnya, pemahaman mengenai teknik pengolahan pangan yang benar adalah kunci utama untuk naik kelas.

Bukan Sekadar Bungkus, Tapi Soal Keamanan

Dalam arahannya, legislator asal Fraksi PKS ini mengingatkan bahwa orientasi produk pangan saat ini tidak boleh berhenti pada status halal saja. Aspek kelayakan secara menyeluruh atau thayyib harus menjadi standar baru bagi UMKM.

“Selama ini orientasi kita sering kali hanya pada aspek halal, padahal produk pangan juga harus thayyib, yakni baik secara keseluruhan. Maka pengemasan menjadi salah satu faktor penting karena berpengaruh pada kualitas produk, keamanan pangan, hingga distribusi,” ujar Ledia di hadapan para peserta.

Baca Juga:  Warning Keras Wali Kota Bandung: Jual Beli Kursi SPMB Bisa Berujung Penjara!

Beliau memaparkan fakta di lapangan di mana banyak produk UMKM berkualitas tinggi gagal menembus ritel modern atau pasar ekspor hanya karena urusan kemasan. Sebagai contoh, ada pengusaha camilan yang terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk beralih ke kemasan kaleng demi memenuhi standar pengiriman ke luar negeri, karena kemasan plastik dianggap tidak memadai.

Baca Juga:  Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

“Sering kali hal seperti ini dianggap sepele, padahal kemasan sangat menentukan daya saing produk. Produk yang baik harus didukung kemasan yang mampu menjaga kualitas, aman, informatif, dan sesuai standar pasar,” tambahnya.

Edukasi Konsumen Melalui Label

Selain fisik kemasan, aspek keterbukaan informasi pada label produk juga tak luput dari pembahasan. Ledia mendorong pelaku usaha untuk mematuhi regulasi perlindungan konsumen dengan mencantumkan detail komposisi, nilai gizi, hingga informasi potensi alergen secara transparan.

Acara yang turut menggandeng peneliti utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Asep Nurhikmat ini, diharapkan menjadi titik balik bagi UMKM di Bandung. Peserta diajak mendalami hasil riset terkini mengenai pengolahan pangan agar produk mereka memiliki masa simpan yang lebih lama tanpa merusak cita rasa.

Baca Juga:  Perusakan Rumah di Cimenyan Bandung Hebohkan Warga, Polisi Klarifikasi Isu Ulah Ormas

Jangan Cuma Jadi Teori

Di akhir sesi, Ledia memberikan pesan kuat agar para pelaku usaha tidak takut bereksperimen dalam mencari kemasan yang paling cocok bagi karakteristik unik produk masing-masing.

“Tidak ada satu jenis kemasan yang paling baik untuk semua produk. Setiap produk memiliki karakteristik berbeda, sehingga perlu dicoba dan disesuaikan. Ilmu yang didapat hari ini jangan hanya disimpan, tetapi harus dipraktikkan agar UMKM kita benar-benar bisa berkembang,” tutupnya.

Melalui edukasi intensif ini, diharapkan produk lokal Bandung tidak hanya jago kandang, tetapi mampu bersaing secara head-to-head di kancah nasional maupun global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Ledia Hanifa Pengemasan Pangan Tips Ekspor UMKM UMKM Naik Kelas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.