Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?

Jumat, 1 Mei 2026 21:11 WIB

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Jumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Jumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
  • UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk
  • Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap
  • Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa
  • Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

By Aga GustianaJumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB3 Mins Read
Anggota DPR RI Komisi X, Ledia Hanifa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Daya saing produk kuliner lokal di pasar internasional ternyata bukan hanya soal rasa, melainkan sejauh mana pengemasan mampu menjaga standar kualitas dan keamanan. Hal ini menjadi sorotan utama Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa, saat membuka pelatihan bagi pelaku UMKM di Kampus ASM Ariyanti, Kota Bandung, akhir April kemarin.

Ledia menekankan bahwa para pengusaha kecil harus mulai bergeser dari pola pikir tradisional ke arah yang lebih profesional. Menurutnya, pemahaman mengenai teknik pengolahan pangan yang benar adalah kunci utama untuk naik kelas.

Bukan Sekadar Bungkus, Tapi Soal Keamanan

Dalam arahannya, legislator asal Fraksi PKS ini mengingatkan bahwa orientasi produk pangan saat ini tidak boleh berhenti pada status halal saja. Aspek kelayakan secara menyeluruh atau thayyib harus menjadi standar baru bagi UMKM.

“Selama ini orientasi kita sering kali hanya pada aspek halal, padahal produk pangan juga harus thayyib, yakni baik secara keseluruhan. Maka pengemasan menjadi salah satu faktor penting karena berpengaruh pada kualitas produk, keamanan pangan, hingga distribusi,” ujar Ledia di hadapan para peserta.

Baca Juga:  Raih Suara Tertinggi di Dapil Jabar I dari PKS, Ledia Hanifa: Kalau Masuk Alhamdulillah

Beliau memaparkan fakta di lapangan di mana banyak produk UMKM berkualitas tinggi gagal menembus ritel modern atau pasar ekspor hanya karena urusan kemasan. Sebagai contoh, ada pengusaha camilan yang terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk beralih ke kemasan kaleng demi memenuhi standar pengiriman ke luar negeri, karena kemasan plastik dianggap tidak memadai.

“Sering kali hal seperti ini dianggap sepele, padahal kemasan sangat menentukan daya saing produk. Produk yang baik harus didukung kemasan yang mampu menjaga kualitas, aman, informatif, dan sesuai standar pasar,” tambahnya.

Baca Juga:  Ledia Hanifa Ungkap Kunci Sukses Pemajuan Budaya Lokal di Era Digital

Edukasi Konsumen Melalui Label

Selain fisik kemasan, aspek keterbukaan informasi pada label produk juga tak luput dari pembahasan. Ledia mendorong pelaku usaha untuk mematuhi regulasi perlindungan konsumen dengan mencantumkan detail komposisi, nilai gizi, hingga informasi potensi alergen secara transparan.

Acara yang turut menggandeng peneliti utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Asep Nurhikmat ini, diharapkan menjadi titik balik bagi UMKM di Bandung. Peserta diajak mendalami hasil riset terkini mengenai pengolahan pangan agar produk mereka memiliki masa simpan yang lebih lama tanpa merusak cita rasa.

Baca Juga:  Penutupan Bandung Zoo Picu Kekacauan: Bayi Satwa Jadi Korban

Jangan Cuma Jadi Teori

Di akhir sesi, Ledia memberikan pesan kuat agar para pelaku usaha tidak takut bereksperimen dalam mencari kemasan yang paling cocok bagi karakteristik unik produk masing-masing.

“Tidak ada satu jenis kemasan yang paling baik untuk semua produk. Setiap produk memiliki karakteristik berbeda, sehingga perlu dicoba dan disesuaikan. Ilmu yang didapat hari ini jangan hanya disimpan, tetapi harus dipraktikkan agar UMKM kita benar-benar bisa berkembang,” tutupnya.

Melalui edukasi intensif ini, diharapkan produk lokal Bandung tidak hanya jago kandang, tetapi mampu bersaing secara head-to-head di kancah nasional maupun global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Ledia Hanifa Pengemasan Pangan Tips Ekspor UMKM UMKM Naik Kelas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Dorong Transparansi, bank bjb Terapkan bjb CLEAN di Lingkungan Kerja

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.