bukamata.id – Kabar baik datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 menunjukkan progres signifikan dan segera memasuki tahap pencairan ke rekening penerima.
Status Penyaluran Masuk Tahap SPM di 4 Bank
Hingga akhir April 2026, data pada sistem penyaluran bansos melalui SIKS-NG menunjukkan bahwa proses pencairan PKH dan BPNT periode April–Juni telah memasuki tahap Surat Perintah Membayar (SPM).
Tahap ini sudah terjadi pada empat bank penyalur utama, yaitu:
- Bank Syariah Indonesia
- Bank Rakyat Indonesia
- Bank Mandiri
- Bank Negara Indonesia
Masuknya status SPM menandakan bahwa proses administrasi di tingkat pemerintah pusat telah selesai dan dana siap diproses untuk pencairan.
Tahapan Pencairan Bansos PKH dan BPNT
Meski sudah berstatus SPM, KPM masih perlu menunggu tahapan lanjutan sebelum dana masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
1. SPM (Surat Perintah Membayar)
Tahap administrasi dari pemerintah pusat sebagai dasar pencairan dana melalui KPPN.
2. SI (Standing Instruction)
Tahap pemindahbukuan dari bank ke rekening penerima, yang menandakan dana sudah mulai ditransfer.
Saat ini, berdasarkan pemantauan per 1 Mei 2026, status masih berada di tahap SPM dan belum masuk ke SI, sehingga saldo KKS belum terisi.
Estimasi Pencairan Bansos 2026
Dengan progres yang sudah mencapai tahap SPM, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua diperkirakan akan segera cair dalam waktu dekat.
Estimasi dana masuk ke rekening penerima diprediksi terjadi pada akhir April hingga awal Mei 2026, tergantung proses finalisasi sistem perbankan.
Bantuan Tambahan untuk KPM
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan berupa:
- Beras 20 kg
- Minyak goreng
Bantuan ini menjadi bagian dari program perlindungan sosial untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat penerima manfaat.
Imbauan untuk KPM
KPM diimbau untuk tidak melakukan pengecekan berulang di ATM sebelum status berubah menjadi SI atau saldo masuk ke rekening KKS.
Masyarakat dapat memantau perkembangan melalui pendamping sosial atau kanal resmi daerah masing-masing agar mendapatkan informasi pencairan yang akurat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










