Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka

Minggu, 28 Juni 2026 15:15 WIB

Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk

Minggu, 28 Juni 2026 14:11 WIB

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya

Minggu, 28 Juni 2026 13:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor Terjang Ponpes di KBB, Seorang Santriwati Tertimbun saat Berwudhu

By SusanaSenin, 27 Oktober 2025 10:46 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kali ini, musibah menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Attohiriyah yang berlokasi di Kampung Pasir Buleud, Desa Cinengah, Kecamatan Cirongga, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa memilukan itu menyebabkan seorang santriwati bernama Nuri binti Pudin (15) meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga menjelang sore hari.

Kronologi Kejadian Longsor di Ponpes Attohiriyah

Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, hujan dengan intensitas tinggi membuat struktur tanah di sekitar pesantren menjadi labil.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah Ancam KBB! BPBD Siaga 24 Jam, 51 Rumah Masuk Zona Merah

“Tebing di belakang pondok pesantren roboh kemudian menimpa bangunan utama,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Saat kejadian, korban diketahui sedang berwudhu untuk persiapan salat Maghrib. Namun tiba-tiba, dinding bangunan tempatnya berada ambruk akibat tertimpa material longsor.

“Korban sempat dievakuasi ke puskesmas untuk mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ungkap Asep.

BPBD Siagakan Tim Darurat dan Bantuan Logistik

Selain menewaskan satu santriwati, longsor juga menyebabkan kerusakan berat pada ruang belajar santri di pesantren tersebut. Meski begitu, santri lainnya dilaporkan selamat dan kini berada di tempat aman.

Baca Juga:  Alami Pergeseran Tanah, 10 Rumah dan 1 Sekolah Rusak di Desa Cibedug KBB

BPBD Kabupaten Bandung Barat segera menurunkan tim asesmen ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Kami langsung kirim tim ke lokasi, berkoordinasi dengan aparat desa, serta menyiapkan logistik dan kebutuhan darurat bagi para santri dan pengelola pondok pesantren,” kata Asep.

Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi karena dikhawatirkan masih ada potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang masih labil setelah diguyur hujan.

Baca Juga:  Update Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 4 Warga Ditemukan Tewas, Puluhan Orang Masih dalam Pencarian

Imbauan Waspada Bencana di Musim Hujan

Asep mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

“Intensitas hujan tinggi seperti sekarang membuat potensi longsor meningkat. Kami mengimbau warga segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar permukiman,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengantisipasi potensi bencana serupa di wilayah rawan longsor Bandung Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPBD Bandung Barat Longsor Bandung Barat Ponpes Attohiriyah santriwati meninggal dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.