Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

Rabu, 13 Mei 2026 19:51 WIB

Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!

Rabu, 13 Mei 2026 19:34 WIB

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

Rabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
  • 13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta
  • 7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan
  • Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda
  • Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra
  • Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor Terjang Ponpes di KBB, Seorang Santriwati Tertimbun saat Berwudhu

By SusanaSenin, 27 Oktober 2025 10:46 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kali ini, musibah menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Attohiriyah yang berlokasi di Kampung Pasir Buleud, Desa Cinengah, Kecamatan Cirongga, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa memilukan itu menyebabkan seorang santriwati bernama Nuri binti Pudin (15) meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga menjelang sore hari.

Kronologi Kejadian Longsor di Ponpes Attohiriyah

Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, hujan dengan intensitas tinggi membuat struktur tanah di sekitar pesantren menjadi labil.

Baca Juga:  Jejak Ramalan Hard Gumay di Balik Tragedi Longsor Pasirlangu Bandung Barat

“Tebing di belakang pondok pesantren roboh kemudian menimpa bangunan utama,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Saat kejadian, korban diketahui sedang berwudhu untuk persiapan salat Maghrib. Namun tiba-tiba, dinding bangunan tempatnya berada ambruk akibat tertimpa material longsor.

“Korban sempat dievakuasi ke puskesmas untuk mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ungkap Asep.

BPBD Siagakan Tim Darurat dan Bantuan Logistik

Selain menewaskan satu santriwati, longsor juga menyebabkan kerusakan berat pada ruang belajar santri di pesantren tersebut. Meski begitu, santri lainnya dilaporkan selamat dan kini berada di tempat aman.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah Ancam KBB! BPBD Siaga 24 Jam, 51 Rumah Masuk Zona Merah

BPBD Kabupaten Bandung Barat segera menurunkan tim asesmen ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Kami langsung kirim tim ke lokasi, berkoordinasi dengan aparat desa, serta menyiapkan logistik dan kebutuhan darurat bagi para santri dan pengelola pondok pesantren,” kata Asep.

Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi karena dikhawatirkan masih ada potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang masih labil setelah diguyur hujan.

Baca Juga:  Geger Batu Raksasa Jatuh dari Gunung Batu Lembang, BPBD Pastikan Bukan Akibat Sesar

Imbauan Waspada Bencana di Musim Hujan

Asep mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

“Intensitas hujan tinggi seperti sekarang membuat potensi longsor meningkat. Kami mengimbau warga segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar permukiman,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengantisipasi potensi bencana serupa di wilayah rawan longsor Bandung Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPBD Bandung Barat Longsor Bandung Barat Ponpes Attohiriyah santriwati meninggal dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.