Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat

Rabu, 21 Oktober 2026 20:45 WIB

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 20:02 WIB

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 19:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
  • Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman
  • Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api
  • Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor Terjang Ponpes di KBB, Seorang Santriwati Tertimbun saat Berwudhu

By SusanaSenin, 27 Oktober 2025 10:46 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kali ini, musibah menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Attohiriyah yang berlokasi di Kampung Pasir Buleud, Desa Cinengah, Kecamatan Cirongga, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa memilukan itu menyebabkan seorang santriwati bernama Nuri binti Pudin (15) meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga menjelang sore hari.

Kronologi Kejadian Longsor di Ponpes Attohiriyah

Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, hujan dengan intensitas tinggi membuat struktur tanah di sekitar pesantren menjadi labil.

Baca Juga:  Tragedi Longsor di Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi, 4 Jenazah Masih Misterius

“Tebing di belakang pondok pesantren roboh kemudian menimpa bangunan utama,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Saat kejadian, korban diketahui sedang berwudhu untuk persiapan salat Maghrib. Namun tiba-tiba, dinding bangunan tempatnya berada ambruk akibat tertimpa material longsor.

“Korban sempat dievakuasi ke puskesmas untuk mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ungkap Asep.

BPBD Siagakan Tim Darurat dan Bantuan Logistik

Selain menewaskan satu santriwati, longsor juga menyebabkan kerusakan berat pada ruang belajar santri di pesantren tersebut. Meski begitu, santri lainnya dilaporkan selamat dan kini berada di tempat aman.

Baca Juga:  Jejak Ramalan Hard Gumay di Balik Tragedi Longsor Pasirlangu Bandung Barat

BPBD Kabupaten Bandung Barat segera menurunkan tim asesmen ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Kami langsung kirim tim ke lokasi, berkoordinasi dengan aparat desa, serta menyiapkan logistik dan kebutuhan darurat bagi para santri dan pengelola pondok pesantren,” kata Asep.

Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi karena dikhawatirkan masih ada potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang masih labil setelah diguyur hujan.

Baca Juga:  Basarnas Ungkap Luas Longsor Gunung Burangrang Capai 26 Hektare

Imbauan Waspada Bencana di Musim Hujan

Asep mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

“Intensitas hujan tinggi seperti sekarang membuat potensi longsor meningkat. Kami mengimbau warga segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar permukiman,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengantisipasi potensi bencana serupa di wilayah rawan longsor Bandung Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Longsor Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.