Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB

Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton

Jumat, 14 Agustus 2026 20:14 WIB

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 19:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
  • Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor Terjang Ponpes di KBB, Seorang Santriwati Tertimbun saat Berwudhu

By SusanaSenin, 27 Oktober 2025 10:46 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kali ini, musibah menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Attohiriyah yang berlokasi di Kampung Pasir Buleud, Desa Cinengah, Kecamatan Cirongga, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa memilukan itu menyebabkan seorang santriwati bernama Nuri binti Pudin (15) meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga menjelang sore hari.

Kronologi Kejadian Longsor di Ponpes Attohiriyah

Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, hujan dengan intensitas tinggi membuat struktur tanah di sekitar pesantren menjadi labil.

“Tebing di belakang pondok pesantren roboh kemudian menimpa bangunan utama,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Saat kejadian, korban diketahui sedang berwudhu untuk persiapan salat Maghrib. Namun tiba-tiba, dinding bangunan tempatnya berada ambruk akibat tertimpa material longsor.

“Korban sempat dievakuasi ke puskesmas untuk mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ungkap Asep.

BPBD Siagakan Tim Darurat dan Bantuan Logistik

Selain menewaskan satu santriwati, longsor juga menyebabkan kerusakan berat pada ruang belajar santri di pesantren tersebut. Meski begitu, santri lainnya dilaporkan selamat dan kini berada di tempat aman.

BPBD Kabupaten Bandung Barat segera menurunkan tim asesmen ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Kami langsung kirim tim ke lokasi, berkoordinasi dengan aparat desa, serta menyiapkan logistik dan kebutuhan darurat bagi para santri dan pengelola pondok pesantren,” kata Asep.

Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi karena dikhawatirkan masih ada potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang masih labil setelah diguyur hujan.

Imbauan Waspada Bencana di Musim Hujan

Asep mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

“Intensitas hujan tinggi seperti sekarang membuat potensi longsor meningkat. Kami mengimbau warga segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar permukiman,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengantisipasi potensi bencana serupa di wilayah rawan longsor Bandung Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPBD Bandung Barat Longsor Bandung Barat Ponpes Attohiriyah santriwati meninggal dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.