Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 17:16 WIB

Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ

Jumat, 14 Agustus 2026 17:02 WIB

Debut di Asia, Borneo FC Langsung Dipercaya Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League

Jumat, 14 Agustus 2026 16:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun
  • Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ
  • Debut di Asia, Borneo FC Langsung Dipercaya Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League
  • Bukan Sekadar HP! Honor Robot Phone Meluncur Mengusung Gimbal Mekanik Terkecil di Dunia
  • Buruan! 10 Promo Makan Murah HUT RI ke-81 di Bandung, Ada Buy 1 Get 1
  • Al Qadsiah Manuver Serius Boyong Tijjani Reijnders dari Manchester City
  • Kabar Gembira Warga Bandung! Bandara Husein Sastranegara Resmi Buka Lagi, Rute Luar Negeri Siap Menyusul
  • Pertama Kali, Upacara HUT RI ke-81 Jabar Digelar di Halaman Gedung Sate
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun

By Aga GustianaJumat, 14 Agustus 2026 17:16 WIB3 Mins Read
Ilustrasi APBN. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 diproyeksikan mencetak rekor baru dalam sejarah keuangan negara. Ketua DPR RI Puan Maharani membocorkan bahwa besaran alokasi belanja yang bakal dipaparkan oleh Presiden Prabowo Subianto diperkirakan hampir menembus angka Rp 4.000 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan saat memimpin Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Parlemen, Senayan.

“APBN Tahun 2027, yang sebentar lagi akan disampaikan oleh Bapak Presiden, bisa jadi APBN kita sudah mendekati besaran belanja Rp 4.000-an triliun,” kata dia dalam Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu tak menampik betapa fantastisnya estimasi angka dalam postur anggaran nasional tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa instrumen APBN sejatinya merupakan manifestasi keputusan politik dalam menyalurkan sumber daya negara ke program-program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Mungkin tidak ada satupun di antara kita yang pernah melihat banyaknya uang sebesar hampir Rp 4.000 triliun. Angka itu begitu besarnya bahkan sangat besar,” tuturnya.

Lonjakan Postur Anggaran dalam Dua Dekade

Guna memberikan gambaran mengenai besarnya kapasitas fiskal Indonesia saat ini, Puan membeberkan dinamika akumulasi APBN selama lebih dari 20 tahun terakhir. Jika ditakar sejak era milenium, porsi belanja negara mengalami lompatan sangat signifikan.

“Pada tahun 2000, APBN berada pada besaran Rp 197 trilliun; tahun 2010 sebesar Rp 1.126 triliun; dalam 10 tahun tersebut, Belanja Negara naik hampir 6 kali lipat. Pada tahun 2026, APBN sebesar Rp 3.842 triliun; naik hampir 20 kali lipat dibanding tahun 2000,”ungkapnya.

Untuk alokasi 2027 kelak, DPR menyoroti sejumlah program strategis yang wajib dituntaskan secara terintegrasi. Fokus pembangunan tersebut mencakup penguatan kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, peningkatan mutu pendidikan serta kesehatan, hilirisasi industri, penyediaan infrastruktur dan perumahan, hingga pemberdayaan ekonomi desa guna menekan angka kemiskinan.

Empat Catatan Kritis DPR untuk RAPBN 2027

Dalam pengawasan serta pembahasan anggaran mendatang, DPR RI menitikberatkan empat prinsip utama yang harus dipenuhi pemerintah:

  1. Penerimaan Negara yang Adil: Pengumpulan pendapatan nasional tidak boleh sampai menggerus daya beli masyarakat maupun mematikan iklim dunia usaha.
  2. Belanja Berkualitas: Penyerapan anggaran harus berorientasi pada hasil nyata (result-oriented) dan tepat sasaran.
  3. Pengelolaan Utang yang Hati-Hati: Rasio defisit serta pembiayaan harus dikendalikan secara rasional demi menjaga keberlanjutan fiskal jangka panjang.
  4. Pemerataan Transfer Daerah: Dana alokasi daerah wajib dipastikan memperkuat sektor pelayanan publik dan ekonomi lokal.

Secara khusus, Puan menyoroti agar pengelolaan utang tidak menjadi bumerang bagi masa depan bangsa.

“Kebijakan hari ini tidak boleh meninggalkan beban yang tidak adil bagi generasi yang akan datang,”lanjutnya.

Ia memungkas dengan menekankan bahwa indikator keberhasilan APBN bukanlah seberapa megah deretan angka yang diumumkan, melainkan sejauh mana postur anggaran itu sanggup menghadirkan perbaikan kesejahteraan nyata di tengah masyarakat.

“Oleh karena itu maka, ukuran keberhasilan kita dalam menyusun APBN adalah sejauh mana kebijakan, program dan anggaran mampu membuka jalan bagi rakyat untuk hidup lebih baik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggaran Belanja Negara APBN 2027 DPR RI Puan Maharani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Pria yang Viral Pukul Wanita di Cimahi Diduga ODGJ

Kabar Gembira Warga Bandung! Bandara Husein Sastranegara Resmi Buka Lagi, Rute Luar Negeri Siap Menyusul

Pertama Kali, Upacara HUT RI ke-81 Jabar Digelar di Halaman Gedung Sate

Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.