bukamata.id – Pemain muda Persikad Depok, Bil’asqan Hi Tenang, mengalami gegar otak (kontusio cerebri) akibat benturan keras saat pertandingan Pegadaian Championship 2025/26 melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (4/10/2025).
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh dokter tim Persikad, Ririn Budiarti. Menurutnya, pemain berusia 19 tahun itu mengalami cedera kepala cukup serius dengan indikasi memar pada otak (kontusio cerebri) dan perdarahan subdural hematoma.
“Bili saat ini dalam kondisi stabil dan sadar penuh, tapi masih membutuhkan perawatan intensif. Perdarahan di otaknya bisa ditangani dengan pengobatan tanpa perlu operasi,” ujar Ririn, dikutip dari laman resmi Pegadaian Championship, Senin (6/10/2025).
Benturan keras itu terjadi pada menit akhir pertandingan ketika Bil’asqan berduel udara dengan bek asing PSPS, Jeferson de Sousa Ferreira. Sikutannya mengenai kepala Bil’asqan hingga membuatnya terjatuh dan tak bergerak selama beberapa detik di lapangan.
Situasi sempat menegangkan sebelum akhirnya sang pemain dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Pelatih Persikad Depok, Ridwan Saragih, memastikan kondisi anak asuhnya kini berangsur membaik.
“Kami bersyukur Bili sudah sadar penuh. Saat ini ia masih dalam perawatan intensif dan membutuhkan pemantauan medis,” kata Ridwan, Minggu (5/10/2025).
Meski insiden tersebut sempat membuat cemas, laga berakhir dengan kemenangan Persikad Depok 1-0 lewat gol penalti Enzo Celestine. Seluruh tim pun memberikan dukungan penuh untuk kesembuhan Bil’asqan.
“Kami semua berharap Bili cepat pulih. Dia masih sangat muda dan punya masa depan panjang di sepak bola,” tambah Ridwan.
Klub memastikan akan terus memantau kondisi Bil’asqan hingga benar-benar pulih sebelum diperbolehkan kembali berlatih bersama tim utama.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










