Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

By Aga GustianaSenin, 29 September 2025 08:53 WIB3 Mins Read
Jika Sesar Lembang aktif akan mengakibatkan bencana besar yang terdampak ke beberapa wilayah.
Peta wilayah terdampak Sesar Lembang. (Foto: Dok BMKG)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ancaman gempa besar dari Sesar Lembang kembali menjadi perhatian serius. Patahan aktif sepanjang 29 kilometer yang berada hanya sekitar 10 km di utara Kota Bandung ini berpotensi memicu gempa dengan kekuatan magnitudo 6,5 hingga 7. Jika terjadi, dampaknya bisa merusak infrastruktur vital dan mengancam jutaan penduduk di Bandung Raya dan sekitarnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), aktivitas sesar ini dapat menimbulkan guncangan dengan intensitas VII–VIII MMI, setara dengan getaran kuat hingga sangat kuat yang berpotensi menyebabkan kerusakan sedang hingga berat.

Mengapa Sesar Lembang Sangat Berbahaya?

Periset bidang Geologi Gempa Bumi BRIN, Mudrik R. Daryono, menegaskan bahwa Sesar Lembang adalah patahan geser aktif yang terus bergerak.

“Bukti nyata bisa dilihat dari pergeseran Sungai Cimeta yang telah bergeser sejauh 120 meter, bahkan di beberapa lokasi mencapai 460 meter,” ujar Mudrik, Minggu (27/9/2025).

Baca Juga:  Makan Malam Romantis dengan Harga Murah di Bandung? Ini Tiga Tempat yang Bisa Dikunjungi

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Sesar Lembang Bergerak Setiap Tahun

Ia menjelaskan, pergeseran itu didominasi oleh gerakan mendatar sekitar 80–100 persen, dengan sedikit pergeseran vertikal. Penelitian terbaru mencatat sesar ini bergeser sekitar 1,9 hingga 3,4 milimeter per tahun.

“Pergeseran sebesar itu menjadi bukti nyata bahwa di masa lalu pernah terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 6,5 hingga 7,” tambahnya.

Daerah Paling Rawan Jika Sesar Lembang Aktif

Berdasarkan kajian BMKG dan BRIN, wilayah yang berisiko jika Sesar Lembang memicu gempa dibagi dalam tiga zona:

  • Zona Merah (Risiko Tinggi): Kota Cimahi (Cimahi Selatan, Cimahi Utara), Kabupaten Bandung Barat (Lembang, Parongpong, Cisarua), dan Bandung Utara (Dago, Ciumbuleuit, Cidadap).
  • Zona Kuning (Risiko Sedang): Kota Bandung bagian tengah dan selatan (Lengkong, Buahbatu, Gedebage), serta Kabupaten Bandung (Soreang, Banjaran).
  • Zona Hijau (Risiko Rendah): Kabupaten Sumedang (Jatinangor) dan Garut bagian utara.
Baca Juga:  PJ Gubernur Jabar Serukan Penguatan Transportasi Publik di Bandung Raya

Baca Juga: Bandung di Atas Retakan, Urgensi Siaga Hadapi Sesar Lembang

Selain kerusakan bangunan, potensi longsor juga tinggi, khususnya di wilayah pegunungan seperti Lembang dan Parongpong.

Jejak Gempa Purba dan Ancaman Masa Depan

Hasil penelitian paleoseismologi mengungkap Sesar Lembang pernah memicu beberapa gempa besar di masa lalu. Peristiwa terbaru tercatat pada abad ke-15, sementara jejak terlama ditemukan sekitar 19 ribu tahun lalu.

“Jika mengacu pada siklus ulang gempa besar, maka secara teoritis gempa besar berikutnya dapat terjadi paling lambat sekitar tahun 2170. Artinya, secara waktu, perkiraan siklus ini sudah relatif dekat dengan masa sekarang,” jelas Mudrik.

Baca Juga:  4 Rumah Makan Sunda di Lembang, Cocok Buat Botram Bareng Keluarga

Ia juga menegaskan, ilmu kebumian belum mampu memastikan kapan gempa besar itu akan terjadi. “Karena itulah, sikap paling bijak yang bisa dilakukan adalah tetap waspada dan menyiapkan langkah mitigasi sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga: Potensi Gempa Sesar Lembang 6,5-7 Magnitudo, BMKG Ungkap Wilayah yang Terdampak Signifikan

Mitigasi dan Kewaspadaan Masyarakat

BRIN bersama BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah terus melakukan pemetaan, riset, serta edukasi publik. Tujuannya agar masyarakat Bandung Raya tidak panik, melainkan lebih siap menghadapi potensi gempa.

Dengan langkah mitigasi yang tepat—mulai dari memperkuat bangunan, memahami jalur evakuasi, hingga latihan kesiapsiagaan—risiko bencana dapat ditekan meskipun ancaman gempa besar dari Sesar Lembang tidak bisa dihindari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Bandung Raya BMKG BRIN Cimahi Gempa Jawa Barat Lembang Sesar Lembang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.