bukamata.id – Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa skor akhir bukanlah prioritas utama, yang terpenting adalah Persib Bandung meraih kemenangan.
Filosofi ini, menurut pelatih asal Kroasia tersebut, diterapkan tanpa memedulikan apakah kemenangan diraih melalui permainan indah atau tidak.
Seperti terlihat saat Persib mengalahkan Persita Tangerang 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Maung Bandung mampu memaksimalkan peluang minim menjadi gol melalui sundulan Andrew Jung.
Meski kurang agresif saat menyerang, pertahanan Persib terbukti tangguh. Fakta mencatat Persib menjadi tim dengan pertahanan terbaik, hanya kebobolan 11 gol dari 21 pertandingan.
“Saya tidak melihat gol, saya membutuhkan kemenangan. Kami kebobolan paling sedikit dari lima tim di papan atas kalau tidak salah,” ujar Bojan Hodak.
Menang Tipis tapi Efektif
Meski Persib jarang menang dengan skor lebih dari 1-2 gol, filosofi “yang penting menang” berhasil menjaga Maung Bandung tetap di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026.
Filosofi ini sejalan dengan aturan head to head dalam regulasi penentuan peringkat Super League musim ini. Persib sejauh ini unggul head to head atas dua dari tiga tim pesaing terdekat.
- Pada putaran pertama, Persib mengalahkan Borneo FC 3-1 dan Persija Jakarta 1-0 di kandang.
- Head to head dengan kedua tim tersebut akan tergantung hasil pertemuan di putaran kedua.
- Sementara head to head dengan Malut United imbang, karena kedua tim saling mengalahkan 2-0.
Filosofi “yang penting menang” Bojan Hodak membuktikan bahwa efektivitas dan konsistensi pertahanan mampu membawa Persib Bandung menguasai puncak klasemen Super League meski jarang menang dengan skor besar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











