Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP

Kamis, 3 September 2026 05:00 WIB

5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat

Kamis, 3 September 2026 04:00 WIB

PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini

Kamis, 3 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP
  • 5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat
  • PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
  • Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga
  • Super League 2026/27 Punya Aturan Baru? Ini Batas Pemain Asing yang Boleh Tampil
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSabtu, 11 April 2026 16:55 WIB2 Mins Read
Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terus menyita perhatian publik. Insiden yang dialami seorang ibu muda, Nina Salehah, itu memicu kekhawatiran masyarakat, terutama bagi para orang tua yang tengah atau akan menjalani proses persalinan.

Sejumlah warga yang ditemui di sekitar rumah sakit mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Mereka menilai, keselamatan serta kepastian identitas bayi merupakan hal krusial yang tidak boleh diabaikan dalam pelayanan kesehatan.

Winda, salah seorang warga, mengaku khawatir insiden serupa dapat kembali terjadi jika tidak ada perbaikan sistem yang serius.

“Mudah-mudahan gak keulang lagi, karena akan beresiko. Kaget, namanya juga anak bukan mainan. Kalau sampai ketuker kan berarti kurang teliti,” ujarnya pada Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:  Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

Menurutnya, kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pihak rumah sakit untuk meningkatkan ketelitian, khususnya dalam penanganan bayi baru lahir.

Senada dengan itu, warga lainnya, Angga, menilai insiden tersebut sebagai bentuk kelalaian yang tidak bisa dianggap ringan.

“Kalau kata kita sih itu ceroboh sampai bisa hampir tertukar begitu. Kasian orangtuanya, kasian juga anaknya,” katanya.

Baca Juga:  Bobotoh Korban Jatuh di Flyover Pasupati Berjuang di RSHS, Keluarga Mohon Doa

Ia menekankan bahwa peristiwa seperti ini bukan kesalahan kecil, sehingga perlu ada tindakan tegas terhadap pihak yang lalai.

“Kalau bayi sampai tertukar itu bukan masalah kecil. Jadi kalau cuma sanksi ringan, menurut saya belum cukup. Harus ada evaluasi yang menyeluruh,” tambahnya.

Selain evaluasi internal, masyarakat juga mendorong adanya investigasi menyeluruh yang hasilnya disampaikan secara terbuka kepada publik.

Langkah ini dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga:  Refleksi Hari Lahir Pancasila: Wali Kota Bandung Ajak Warga Jadikan Pancasila "Ideologi Hidup"

Warga berharap, rumah sakit tidak hanya berhenti pada permintaan maaf, tetapi juga melakukan pembenahan sistem secara serius, terutama dalam prosedur pendataan dan penyerahan bayi kepada keluarga.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga menyangkut rasa aman dan kepercayaan.

Masyarakat pun berharap, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk memperkuat sistem, meningkatkan pengawasan, dan memastikan setiap pasien terutama bayi mendapat perlindungan maksimal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP

PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.