bukamata.id – Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate, menegaskan Les Bleus tidak memiliki rasa takut menghadapi Spanyol pada laga semifinal Piala Dunia 2026. Meski mengakui La Furia Roja merupakan salah satu tim terbaik di turnamen, pemain Liverpool itu memastikan Prancis tetap percaya diri memburu tiket ke partai final.
Pertandingan Spanyol vs Prancis akan digelar pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua kandidat kuat juara yang sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen.
Konate: Prancis Hormati Spanyol, Tapi Tidak Takut
Menjelang laga semifinal, Konate menegaskan rasa hormat kepada kualitas Spanyol tidak berarti Prancis akan tampil dengan rasa gentar.
Menurutnya, tim asuhan Didier Deschamps akan mempersiapkan pertandingan semaksimal mungkin demi mengamankan tempat di final.
“Anda tidak boleh takut kepada siapa pun. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya berpihak kepada kami,” ujar Konate dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Pemain berusia 27 tahun itu menilai kekuatan Spanyol tidak hanya bergantung pada satu pemain. Karena itu, Prancis akan mewaspadai seluruh lini permainan La Furia Roja.
Tak Hanya Lamine Yamal, Spanyol Punya Banyak Pemain Berbahaya
Konate mengakui Lamine Yamal menjadi salah satu pemain yang paling menonjol sepanjang Piala Dunia 2026. Namun, ia menegaskan fokus Prancis tidak hanya tertuju kepada wonderkid Barcelona tersebut.
Menurutnya, Spanyol memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu menjadi pembeda di setiap pertandingan.
“Spanyol adalah tim yang luar biasa dengan banyak pemain berkualitas. Jadi kami tidak akan hanya fokus kepada satu pemain, meskipun Lamine adalah pemain hebat,” katanya.
Maxence Lacroix Siap Redam Ancaman Lamine Yamal
Pernyataan senada disampaikan bek Prancis lainnya, Maxence Lacroix. Ia mengatakan seluruh pemain Les Bleus menghormati kualitas Spanyol, tetapi tetap optimistis mampu mengamankan kemenangan.
“Saya tidak akan mengatakan takut, tetapi kami sadar dengan kualitas mereka. Mereka memenangkan hampir semua pertandingan, jadi kami menghormati mereka. Mereka memiliki banyak pemain berkualitas, tetapi kami ingin menang,” ujar Lacroix.
Lacroix secara khusus menyoroti ancaman yang dibawa Lamine Yamal dari sektor sayap kanan. Pemain berusia 18 tahun itu dinilai menjadi salah satu motor serangan Spanyol berkat kecepatan, kreativitas, serta kemampuan melewati lawan.
“Lamine adalah pemain yang sangat bagus dan dia sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu menyulitkan banyak tim di Piala Dunia ini. Kami akan melakukan pekerjaan yang diperlukan untuk menghentikannya,” tegasnya.
Duel Dua Raksasa Eropa Perebutkan Tiket Final
Semifinal Spanyol vs Prancis dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di Piala Dunia 2026.
Spanyol datang dengan performa luar biasa. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil solid sepanjang turnamen dan hanya kebobolan satu gol sejak fase grup hingga perempat final. Catatan tersebut menjadi bukti kokohnya lini pertahanan La Furia Roja dalam upaya memburu gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.
Di sisi lain, Prancis juga datang dengan modal besar sebagai juara dunia 2018 dan finalis Piala Dunia 2022. Pengalaman bermain di laga-laga besar menjadi kekuatan tersendiri bagi Les Bleus dalam menghadapi tekanan pertandingan semifinal.
Selain itu, duel ini juga menjadi ajang pembalasan bagi Prancis setelah sempat menelan kekalahan dari Spanyol pada semifinal Euro 2024 serta pertemuan di UEFA Nations League musim lalu.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim, laga Spanyol kontra Prancis diprediksi berlangsung ketat sejak menit pertama. Pemenang pertandingan ini akan melangkah ke final dan selangkah lebih dekat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









