Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Neraka Persib! Bojan Hodak Warning Pemain Jelang 4 Laga Penentu

Kamis, 16 April 2026 11:35 WIB

RSHS Bandung Klarifikasi Insiden Bayi Nyaris Tertukar, Akui Ada Kekeliruan Petugas

Kamis, 16 April 2026 10:29 WIB

Dugaan Skandal Oknum Guru Besar Unpad: Mahasiswi Jadi Sasaran Pesan Tak Pantas, Minta Foto Bikini?

Kamis, 16 April 2026 09:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Neraka Persib! Bojan Hodak Warning Pemain Jelang 4 Laga Penentu
  • RSHS Bandung Klarifikasi Insiden Bayi Nyaris Tertukar, Akui Ada Kekeliruan Petugas
  • Dugaan Skandal Oknum Guru Besar Unpad: Mahasiswi Jadi Sasaran Pesan Tak Pantas, Minta Foto Bikini?
  • Kasus Kekerasan Verbal di FHUI: 16 Mahasiswa Resmi Dinonaktifkan Sementara
  • Harga Emas Antam Hari Ini 16 April 2026: Momen “Serok” Saat Grafik Melandai di Angka Rp 2,8 Jutaan
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
  • Rahasia Persib Bandung Kokoh di Puncak: Barba Targetkan Clean Sheet dan Ukir Sejarah Baru
  • Jangan Sampai Ketinggalan! Kode FF Hari Ini Bisa Bikin Akun Auto Sultan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

RSHS Bandung Klarifikasi Insiden Bayi Nyaris Tertukar, Akui Ada Kekeliruan Petugas

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 16 April 2026 10:29 WIB2 Mins Read
Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait insiden bayi milik Ny. NS yang sempat diserahkan kepada orang lain di ruang NICU.

Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat kekeliruan petugas di tengah situasi pelayanan.

Rachim menjelaskan, bayi Ny. NS awalnya datang ke IGD pada 5 April 2026 dengan kondisi kuning, kemudian dirawat di ruang NICU selama beberapa hari hingga kondisinya membaik dan dinyatakan boleh pulang pada 8 April 2026.

Sebelum proses kepulangan, petugas telah melakukan edukasi serta identifikasi ulang terhadap bayi.

Namun, saat proses serah terima berlangsung, terjadi situasi yang tidak terduga.

“Pada saat petugas akan menyerahkan bayi kepada Ny. NS, yang bersangkutan tidak berada di tempat,” ujarnya.

Baca Juga:  Longsor di TPU Nagrog, Delapan Makam Direlokasi Demi Keamanan

Di saat bersamaan, terdapat dua pasien bayi yang akan dipulangkan dalam satu ruangan, serta terjadi distraksi karena komunikasi dengan keluarga pasien lain.

“Dalam kondisi tersebut, petugas secara tidak sengaja menyerahkan bayi Ny. NS kepada ibu dari pasien lain,” jelasnya.

Rachim menegaskan, kekeliruan tersebut tidak berlangsung lama dan segera disadari oleh petugas sebelum bayi dibawa keluar dari ruang NICU.

“Petugas segera menyadari kekeliruan tersebut dan mengambil kembali bayi dari ibu pasien lain, kemudian menyerahkannya kepada Ny. NS,” katanya.

Baca Juga:  Diduga Lalai Tangani Pasien BPJS, RSUD Cibabat Terancam Sanksi dari Dedi Mulyadi

Ia menambahkan, permasalahan tersebut saat itu telah diselesaikan di lokasi disertai permohonan maaf kepada pihak keluarga.

Setelah kejadian tersebut viral di media sosial, pihak rumah sakit langsung melakukan langkah lanjutan dengan membentuk tim internal dan melakukan klarifikasi kepada keluarga pasien.

Pertemuan antara pihak rumah sakit dan Ny. NS dilakukan pada 9 April 2026.

“Dalam pertemuan tersebut, Ny. NS menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan,” ujar Rachim.

Pihak rumah sakit menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Meski demikian, RSHS mengakui adanya kekeliruan dalam prosedur dan telah mengambil langkah tegas terhadap petugas yang terlibat.

Baca Juga:  Korban Kekerasan Seksual RSHS Temui Gubernur, Dedi Mulyadi Siapkan Hal Ini

“Terkait petugas yang terlibat, kami telah menonaktifkan yang bersangkutan dari pelayanan,” tegasnya.

Selain itu, pihak rumah sakit juga telah melaporkan kejadian ini kepada Kementerian Kesehatan serta membuka diri terhadap evaluasi lebih lanjut.

RSHS juga membantah isu lain yang berkembang di masyarakat terkait dugaan praktik ilegal dalam insiden tersebut.

“Kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar,” kata Rachim.

Ia memastikan, pihak rumah sakit akan terus melakukan perbaikan sistem dan meningkatkan kualitas pelayanan demi menjamin keamanan pasien.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bayi Nyaris Tertukar berita bandung Klarifikasi RSHS pelayanan rumah sakit RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Skandal Oknum Guru Besar Unpad: Mahasiswi Jadi Sasaran Pesan Tak Pantas, Minta Foto Bikini?

Kasus Kekerasan Verbal di FHUI: 16 Mahasiswa Resmi Dinonaktifkan Sementara

Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.