Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Skandal Oknum Guru Besar Unpad: Mahasiswi Jadi Sasaran Pesan Tak Pantas, Minta Foto Bikini?

By Aga GustianaKamis, 16 April 2026 09:59 WIB2 Mins Read
Viral kasus oknum guru besar Unpad. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pendidikan tinggi kembali diguncang isu miring. Kali ini, seorang Guru Besar dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tengah menjadi sorotan tajam netizen setelah dugaan tindakan pelecehan terhadap mahasiswi asing mencuat ke publik melalui platform media sosial Threads dan X.

Isu ini meledak setelah akun @draftanakunpad4 mengunggah sejumlah bukti tangkapan layar percakapan yang dinilai sangat jauh dari etika akademik. Terduga pelaku, yang menyandang gelar profesor, disebut-sebut terus-menerus menghubungi korban—seorang peserta program pertukaran mahasiswa—melalui jalur pribadi WhatsApp dan Direct Message (DM).

Kronologi: Dari Permintaan Foto hingga Ajakan Minum

Berdasarkan bukti yang beredar, komunikasi yang dilakukan sang profesor dinilai manipulatif. Salah satu poin yang paling memicu kecaman adalah permintaan pribadi yang dinilai melecehkan, di mana pelaku meminta korban mengirimkan fotonya saat mengenakan bikini di kolam renang.

Meski korban sudah memberikan penolakan tegas dengan alasan privasi, pelaku diduga tidak berhenti. Ia justru mencoba mencairkan suasana dengan dalih yang tak wajar bagi seorang pendidik.

Baca Juga:  Operasi 'Bedah' Kota Dedi Mulyadi: Antara Mempercantik Fasad dan Menepi Nasib Rakyat

Dalam salah satu penggalan percakapan, pelaku bahkan menyarankan agar korban menenggak minuman beralkohol supaya merasa lebih “rileks”. Tak berhenti di situ, pelaku juga meminta pihak ketiga untuk memotret korban secara diam-diam saat sedang berenang.

Baca Juga:  137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!

Korban Melawan: Blokir Akun dan Lapor Kampus

Merasa keselamatannya terancam dan tidak nyaman selama berada di Indonesia, mahasiswi asing tersebut akhirnya mengambil langkah berani. Sebelum meninggalkan tanah air, ia memblokir seluruh akses komunikasi pelaku di Instagram.

Tak sekadar menghindar, korban juga melaporkan pelecehan ini kepada pihak fakultas melalui salah satu dosen pendamping dengan melampirkan seluruh bukti percakapan sebagai penguat laporan.

Respons Institusi dan Reaksi Publik

Langkah awal kabarnya telah diambil oleh pihak Unpad. Terduga pelaku disebut telah didepak dari keterlibatannya dalam program pertukaran mahasiswa internasional. Korban sendiri secara sadar mengizinkan bukti-bukti tersebut diunggah ke publik agar menjadi pembelajaran terkait etika profesional di kampus.

Baca Juga:  Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis

Ironisnya, publik menemukan bahwa pelaku baru saja merayakan momen puncak karier akademiknya. Akun resmi fakultas sempat mengunggah ucapan selamat atas pengukuhan guru besar tersebut pada Selasa, 14 April 2026.

Hingga saat ini, netizen masih menanti pernyataan resmi dan sanksi tegas dari pihak Universitas Padjadjaran terkait dugaan pelanggaran etik berat yang mencoreng marwah akademisi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.