Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Kamis, 5 November 2026 20:31 WIB

Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!

Kamis, 5 November 2026 19:03 WIB

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Kamis, 5 November 2026 18:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka
  • Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!
  • Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
  • Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan
  • Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bukan Sekadar Masalah Kamera! Ini Awal Mula Pecahnya Perang Seablings vs Knetz yang Viral

By Aga GustianaSenin, 16 Februari 2026 18:47 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Seablings vs Knetz. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lini masa media sosial, khususnya platform X, baru-baru ini diguncang oleh fenomena “Perang Seablings”. Konflik digital skala besar ini mempertemukan netizen Asia Tenggara (SEA) yang menamai diri mereka Seablings dengan netizen Korea Selatan atau yang akrab disapa Knetz.

Bukan sekadar adu komentar biasa, perseteruan ini berkembang menjadi perdebatan panas yang menyinggung harga diri bangsa, perbedaan budaya, hingga isu rasisme yang melintasi batas negara.

Pemicu Utama: Pelanggaran Aturan di Konser DAY6

Ketegangan ini bermula dari konser grup band asal Korea Selatan, DAY6, yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 31 Januari 2026. Sejumlah penggemar asal Korea Selatan (fansite) kedapatan membawa kamera profesional berlensa tele ke dalam area konser.

Padahal, pihak promotor telah melarang keras penggunaan alat tersebut demi kenyamanan penonton dan hak cipta. Aksi “kucing-kucingan” fansite ini direkam oleh penonton lokal hingga viral. Kritik pedas pun dilayangkan oleh netizen Malaysia yang merasa aturan tersebut dilecehkan.

Sebuah akun X, @kc****, menjelaskan duduk perkaranya:

“Perkara awalnya tuh krn pas konser DAY6 di KL, si fansite bawa kamera pro & lensa tele pdhl barang yg dilarang sama promotor konser. Ke foto sama penonton MY. Fansitenya ngamuk, ngancem pake UU ITE. Sempet war kecil, tp akhirnya dia ngetwit minta maaf.”

Meski sudah ada permintaan maaf, api konflik justru makin berkobar setelah foto wajah oknum pelanggar tersebut tersebar. Pihak Knetz menuding aksi tersebut sebagai doxing, dan sejak saat itu, komentar rasis mulai bertebaran.

Eskalasi Konflik: Dari Isu Konser ke Serangan Rasial

Alih-alih mereda, perdebatan bergeser ke arah yang sangat sensitif. Sebagian oknum netizen Korea mulai menyerang identitas fisik hingga status ekonomi masyarakat Asia Tenggara.

Salah satu komentar bernada ejekan yang memicu kemarahan berbunyi:

“Kecoa-kecoa Asia Tenggara (perempuan), plis enyah saja sana. Kenapa enggak dukung penyanyi negara kalian sendiri, kenapa malah dukung penyanyi Korea?”

Tak berhenti di situ, serangan juga menyasar musisi lokal Indonesia. Girl group No na diejek karena menggunakan latar persawahan dalam video klipnya, yang dianggap sebagai simbol kemiskinan oleh sebagian oknum. Bahkan, aktor Baskara Mahendra pun tak luput dari komentar negatif terkait identitas nasionalnya.

Counter-Attack Seablings: Adu Prestasi dan Humor +62

Menanggapi penghinaan tersebut, netizen Asia Tenggara tidak tinggal diam. Mereka meluncurkan serangan balik yang elegan dengan memamerkan bukti bahwa musisi Korea sendiri justru mengagumi talenta Asia Tenggara.

Momen kolaborasi rapper Korea, LOCO, dengan penyanyi Indonesia, Feby Putri, dalam lagu “No Where” kembali diungkit. Netizen menyoroti pujian akun-akun Korea terhadap vokal Feby:

“Orang ini penyanyi-penulis lagu Indonesia. Suaranya benar-benar gila,” tulis akun @JH***.

Bahkan LOCO secara terbuka menyatakan kekagumannya:

“Saya sudah lama ingin bekerja sama dengan musisi Indonesia, dan saya sangat terkesan dengan suara Feby Putri sehingga saya menghubunginya langsung.”

Selain pamer prestasi, netizen Indonesia juga menggunakan senjata andalannya: humor. Salah satu netizen merangkum strategi ini dengan jenaka: “Orang Indo emang ga pengen menang debat. Pengen bikin kesal aja wkwkkw”.

Solidaritas Regional: Lahirnya Nama ‘Seablings’

Konflik ini justru memicu lahirnya persatuan antara netizen Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, hingga Vietnam. Mereka menggunakan istilah Seablings—singkatan dari South East Asia Siblings (Saudara Asia Tenggara).

Hashtag #Seablings menjadi simbol kekuatan regional untuk melawan narasi rasis. Meski panas, penting diingat bahwa tidak semua netizen Korea setuju dengan perilaku rasis tersebut. Banyak dari mereka yang menyayangkan konflik ini dan berharap hubungan lintas budaya tetap terjaga dengan baik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!

Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.