Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Jumat, 30 Oktober 2026 19:50 WIB

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

Jumat, 30 Oktober 2026 19:45 WIB

Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?

Jumat, 30 Oktober 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal
  • Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
  • Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?
  • Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat
  • Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib
  • Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

By Aga GustianaJumat, 12 Juni 2026 19:13 WIB2 Mins Read
Eks Petinggi BGN terseret kasus korupsi program MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut tuntas skandal dugaan rasuah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, korps adhyaksa resmi menambah daftar tersangka dengan menjerat AM, yang menjabat sebagai Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT).

Perusahaan tersebut merupakan vendor yang bertanggung jawab atas pengadaan armada motor listrik bermerek Emmo untuk operasional Badan Gizi Nasional (BGN).

Modus Operansi dan Penetapan Tersangka Baru

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa penetapan status hukum terhadap AM dilakukan setelah tim penyidik mengantongi bukti-bukti yang kuat. Korporasi yang dipimpin AM diduga kuat melakukan penggelembungan harga (mark up) pada unit kendaraan listrik yang disuplai ke pihak BGN.

“Berdasarkan dua alat bukti yang cukup maka tim penyidik menetapkan saudara AM selaku Komisaris PT YAT sebagai tersangka dalam perkara penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG pada BGN,” ujar Syarief Sulaeman Nahdi kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga:  Sidang Korupsi Pasar Cigasong, Jaksa Sebut Nama Mantan Sekda Majalengka

Daftar Tersangka yang Sudah Dijerat Sebelumnya

Sebelum AM terseret, Kejagung telah lebih dulu menetapkan empat orang sebagai tersangka utama dalam sengkarut tata kelola anggaran di lembaga baru tersebut. Berikut adalah daftar pihak-pihak yang telah ditahan:

Baca Juga:  Berantas Korupsi, Pemkot Bandung Diapresiasi KPK
  • Dadan Hindayana (Mantan Kepala BGN)
  • Sony Sonjaya (Mantan Wakil Kepala BGN)
  • Lodewyk Pusung (Mantan Wakil Kepala BGN)
  • Asep Yusuf Somantri / AYS (Pihak swasta/orang dekat Sony Sonjaya)

Gurita Penyimpangan Proyek MBG

Penyidikan kejaksaan mengungkap bahwa penyelewengan dana dalam program prioritas ini tidak hanya terjadi pada satu sektor. Selain dugaan penggelembungan harga motor listrik Emmo, penyidik juga mengendus sejumlah praktik lancung lainnya, meliputi:

  1. Kongkalikong Yayasan: Dugaan keterikatan para tersangka dengan yayasan tertentu yang mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  2. Mark Up Massal Vendor: Indikasi penggelembungan anggaran pada pengadaan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari perangkat tablet komputer, televisi, sepatu, hingga armada transportasi.
Baca Juga:  Kasus Emas Antam: Desakan Penegakan Hukum Profesional dan Transparan

Di tengah bergulirnya kasus ini, tersangka Sony Sonjaya dilaporkan telah mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) miliknya, Sony disebut-sebut telah membeberkan 26 nama lain yang diduga ikut menikmati atau terlibat dalam aliran dana haram tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BGN korupsi MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?

Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.