bukamata.id – Aksi jambret di Kota Bandung kembali terjadi dan menimpa seorang wisatawan asal Kalimantan Timur berinisial SYN. Korban kehilangan telepon genggamnya saat berjalan kaki sambil menggunakan Google Maps di kawasan Jalan Lengkong Besar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026) pagi.
Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial setelah dibagikan melalui fitur Instagram Story akun @shinchan_jr, sehingga menarik perhatian warganet.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kejadian berlangsung di depan Jalan Lengkong Besar No. 47, Kelurahan Cikawao, sekitar pukul 05.25 WIB.
Kronologi Wisatawan Dijambret Saat Gunakan Google Maps
Kapolsek Lengkong, AKP Aldy Lazuardy, menjelaskan, korban baru keluar dari hotel tempatnya menginap untuk mencari apotek. Karena belum mengetahui lokasi tujuan, korban berjalan kaki sambil memegang ponsel untuk melihat petunjuk arah melalui aplikasi Google Maps.
Namun, saat berada di Jalan Lengkong Besar, seorang pria yang mengendarai sepeda motor matik berwarna putih tiba-tiba mendekati korban.
“Setelah berjalan menuju ke apotek, tiba-tiba korban dipepet oleh satu orang laki-laki menggunakan motor matic warna putih dan langsung mengambil ponsel yang sedang digenggam,” ujar AKP Aldy, Kamis (30/7/2026).
Pelaku kemudian langsung melarikan diri usai berhasil merampas ponsel korban.
Korban Sempat Berteriak dan Mengejar Pelaku
Korban yang terkejut spontan berteriak meminta pertolongan sambil mengejar pelaku.
Meski sempat berusaha mengejar, pelaku berhasil kabur menggunakan sepeda motor dan menghilang dari lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, korban kehilangan ponsel Samsung S22 dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp12,5 juta.
Polisi Selidiki Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Menindaklanjuti laporan sekaligus viralnya peristiwa tersebut di media sosial, jajaran Polsek Lengkong langsung melakukan penyelidikan.
Kanit Reskrim Polsek Lengkong, Iptu Guntur Putra Butar Butar, mengatakan petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan serta mencari petunjuk.
“Kami mengumpulkan bahan keterangan soal peristiwa kejadian tersebut sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat yang memasang CCTV di sekitar tempat kejadian,” ujarnya.
Saat ini, polisi tengah memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku beserta kendaraan yang digunakan.
Polisi Imbau Masyarakat Lebih Waspada
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan dan pengguna jalan, agar lebih berhati-hati saat menggunakan telepon genggam di ruang publik, terutama pada waktu-waktu yang tergolong rawan.
Penggunaan ponsel untuk navigasi sebaiknya dilakukan di lokasi yang aman atau berhenti sejenak agar tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan jalanan.
Polisi juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan pelaku.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










