Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB
Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Kamis, 30 Juli 2026 20:39 WIB

Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi

Kamis, 30 Juli 2026 20:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal
  • Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

By Aga GustianaJumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB2 Mins Read
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Dok: FIFA).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana besar terkait privatisasi atau penjualan saham ajang terakbar sepak bola sejagat mendadak memanaskan situasi global. Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya angkat suara untuk meluruskan polemik tersebut, dengan memastikan bahwa kebijakan ini nantinya bakal mendistribusikan pemasukan segar ke setiap asosiasi negara guna mendongkrak prestasi si kulit bundar.

Berdasarkan investigasi media terkemuka The Times, orang nomor satu di tubuh otoritas sepak bola dunia itu memang tengah mematangkan rencana pelepasan saham turnamen akbar tersebut. Konsep dasarnya, FIFA bakal merangkul seluruh federasi anggota untuk bertindak sebagai pemegang saham, yang kemudian dipadukan lewat sinergi strategis bersama pihak eksternal.

Seluruh mega proyek ini nantinya akan dinaungi oleh korporasi anyar berlabel FIFAForward Enterprise (FFE), di mana kendali mutlak tetap dipegang penuh oleh FIFA. Pihak swasta dipersilakan masuk, tentunya dengan pengawasan berlapis yang melibatkan firma asal Amerika Serikat, Thrive Eternal, selaku pemimpin konsorsium investor.

Kendati demikian, pintu masuk bagi investor swasta ini tidak dibuka seluas-luasnya untuk publik maupun investor ritel eceran. Sasaran utama FIFA mengerucut pada institusi keuangan raksasa serta para pemodal strategis dengan skala global.

Kendati menawarkan potensi keuntungan finansial yang masif, gagasan komersialisasi ini langsung disambut gelombang penolakan keras. UEFA muncul sebagai kubu terdepan yang paling vokal mengecam rencana penjualan saham turnamen paling prestisius di muka bumi itu, karena dinilai merusak esensi sportivitas murni.

Bahkan, ancaman serius dilayangkan oleh UEFA yang siap memboikot gelamatan Piala Dunia apabila otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut nekat merealisasikannya. Bagi mereka, kemurnian ajang empat tahunan ini harus steril dari segala macam intervensi bisnis korporasi.

Merespons hiruk-pikuk yang bergejolak, Gianni Infantino memberikan penjelasan resmi lewat laman Instagram pribadinya. Walau menghindari penggunaan frasa “penjualan saham” secara frontal, makna dari pesannya terbaca secara gamblang.

“FIFA Forward Enterprise adalah sebuah proposal, peluang, dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA dan Dewan FIFA,” bukanya.

“Jika disetujui, ini akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA, mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA dengan mengkomersialkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, untuk kepentingan Asosiasi Anggota FIFA, membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan,” paparnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA Gianni Infantino Piala Dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal

Batal Nikah? Rumor Pernikahan Cristiano Ronaldo-Georgina Rodriguez Akhirnya Terungkap

Persebaya ke Semifinal! El Clasico Indonesia Persib vs Persija Masih Bisa Terjadi

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Cek Jadwal Lengkap Piala AFF 2026 di Sini!

Klasemen Terbaru Piala Presiden 2026: Persib dan Persebaya Nyaman di Puncak

Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.