Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Senin, 14 September 2026 19:55 WIB

Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi

Senin, 14 September 2026 19:31 WIB

Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea

Senin, 14 September 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan
  • Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap
  • Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa
  • Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

By Aga GustianaJumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB2 Mins Read
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Dok: FIFA).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana besar terkait privatisasi atau penjualan saham ajang terakbar sepak bola sejagat mendadak memanaskan situasi global. Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya angkat suara untuk meluruskan polemik tersebut, dengan memastikan bahwa kebijakan ini nantinya bakal mendistribusikan pemasukan segar ke setiap asosiasi negara guna mendongkrak prestasi si kulit bundar.

Berdasarkan investigasi media terkemuka The Times, orang nomor satu di tubuh otoritas sepak bola dunia itu memang tengah mematangkan rencana pelepasan saham turnamen akbar tersebut. Konsep dasarnya, FIFA bakal merangkul seluruh federasi anggota untuk bertindak sebagai pemegang saham, yang kemudian dipadukan lewat sinergi strategis bersama pihak eksternal.

Seluruh mega proyek ini nantinya akan dinaungi oleh korporasi anyar berlabel FIFAForward Enterprise (FFE), di mana kendali mutlak tetap dipegang penuh oleh FIFA. Pihak swasta dipersilakan masuk, tentunya dengan pengawasan berlapis yang melibatkan firma asal Amerika Serikat, Thrive Eternal, selaku pemimpin konsorsium investor.

Kendati demikian, pintu masuk bagi investor swasta ini tidak dibuka seluas-luasnya untuk publik maupun investor ritel eceran. Sasaran utama FIFA mengerucut pada institusi keuangan raksasa serta para pemodal strategis dengan skala global.

Baca Juga:  Keheningan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Usai Sanksi FIFA, Publik Bertanya: Korban atau Pelaku?

Kendati menawarkan potensi keuntungan finansial yang masif, gagasan komersialisasi ini langsung disambut gelombang penolakan keras. UEFA muncul sebagai kubu terdepan yang paling vokal mengecam rencana penjualan saham turnamen paling prestisius di muka bumi itu, karena dinilai merusak esensi sportivitas murni.

Baca Juga:  Sanksi FIFA Bikin Geger, FAM Malaysia Seret Kasus Naturalisasi ke Pengadilan CAS

Bahkan, ancaman serius dilayangkan oleh UEFA yang siap memboikot gelamatan Piala Dunia apabila otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut nekat merealisasikannya. Bagi mereka, kemurnian ajang empat tahunan ini harus steril dari segala macam intervensi bisnis korporasi.

Merespons hiruk-pikuk yang bergejolak, Gianni Infantino memberikan penjelasan resmi lewat laman Instagram pribadinya. Walau menghindari penggunaan frasa “penjualan saham” secara frontal, makna dari pesannya terbaca secara gamblang.

Baca Juga:  Gegara Suporter Rasis, FIFA Denda PSSI dan Kosongkan Tribun 15 Persen saat Indonesia vs China

“FIFA Forward Enterprise adalah sebuah proposal, peluang, dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA dan Dewan FIFA,” bukanya.

“Jika disetujui, ini akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA, mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA dengan mengkomersialkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, untuk kepentingan Asosiasi Anggota FIFA, membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan,” paparnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA Gianni Infantino Piala Dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa

John Herdman Bongkar Mimpi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia: Juara hingga Piala Dunia 2030

City Menang 1-0, Gol Haaland Malah Jadi Bumerang? Pro Ref Bongkar Kesalahan VAR

Man Utd vs Man City Diprediksi Sengit, Statistik Mengarah ke Duel Penuh Gol!

Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026

Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.