Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Kamis, 14 Mei 2026 13:10 WIB

Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar

Kamis, 14 Mei 2026 12:58 WIB

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Kamis, 14 Mei 2026 12:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?
  • Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar
  • Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
  • PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Lama Menghilang, Dado Akhirnya Kembali dan Bantu Persib Tumbangkan Persija
  • Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Gegara Suporter Rasis, FIFA Denda PSSI dan Kosongkan Tribun 15 Persen saat Indonesia vs China

By SusanaMinggu, 11 Mei 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Foto: gbk.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi memberikan sanksi kepada PSSI akibat dugaan perilaku diskriminatif yang dilakukan oleh sebagian suporter Indonesia dalam pertandingan melawan Bahrain pada 25 Maret 2025.

Keputusan ini disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, dalam pernyataan resminya pada Minggu (11/5/2025).

Arya menjelaskan bahwa FIFA telah mengirimkan surat yang mengacu pada Pasal 18 FIFA Disciplinary Code (FDD) 2338, yang mengatur soal pelanggaran berkaitan dengan diskriminasi.

“FIFA menyatakan bahwa PSSI dianggap bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif suporter saat laga kontra Bahrain. Mereka merujuk pada FDD 2338 Pasal 18,” kata Arya.

Baca Juga:  Mees Hilgers Dipastikan Absen Saat Indonesia Hadapi Bahrain, Kembali ke Belanda untuk Pemulihan

Menurut laporan pemantauan FIFA, aksi tak pantas ini terjadi pada menit ke-80 di sektor 19 tribun stadion, melibatkan sekitar 200 suporter yang berada di tribun utara dan selatan. Mereka dilaporkan meneriakkan slogan dengan nada rasis dan xenofobia, yang bertentangan dengan prinsip inklusivitas FIFA.

Untuk diketahui, rasisme merupakan tindakan mendiskriminasi orang lain berdasarkan ras atau warna kulit. Sedangkan xenofobia adalah bentuk ketakutan atau kebencian terhadap orang asing atau pihak dari luar kelompok.

Baca Juga:  Ekstrem, Timnas China Latihan 100 Menit Nonstop Jelang Lawan Indonesia

Atas insiden ini, FIFA menjatuhkan dua bentuk sanksi:

  1. Denda finansial sebesar hampir Rp400 juta.
  2. Pembatasan jumlah penonton sebesar 15% dari total kapasitas stadion, khususnya di area belakang gawang (tribun utara dan selatan).

PSSI juga diminta menyerahkan rencana penempatan penonton kepada FIFA paling lambat 10 hari sebelum pertandingan berikutnya.

Meski begitu, FIFA memberikan dispensasi. Tribun yang ditutup masih dapat digunakan jika ditempati oleh kelompok khusus seperti pelajar, keluarga, perempuan, atau komunitas yang mendukung kampanye anti-diskriminasi, dengan syarat mereka membawa spanduk edukatif bertema kesetaraan.

Baca Juga:  Ngamuk di Medsos, Andik Vermansyah Singgung Erick Thohir dan LIB: Liga Bobrok!

Tak hanya sanksi, FIFA juga meminta PSSI menyusun program edukasi menyeluruh untuk memerangi segala bentuk diskriminasi dalam sepak bola nasional.

Arya menekankan bahwa momen ini harus menjadi refleksi bersama.

“Ini jadi pelajaran penting. Tak boleh ada rasisme, ujaran kebencian, atau xenofobia dalam sepak bola. Semua pihak, termasuk suporter, harus terlibat dalam upaya edukasi dan literasi,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

China FIFA PSSI rasis sanksi Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions

Persib Bandung

7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan

Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra

Jelang Lawan Persib, PSM Makassar Diterpa Isu Panas: Pelatih Diduga Sudah Tak Aktif

Exco PSSI Tanggapi Dugaan Insiden Rizky Ridho dan Beckham Putra di Laga Panas Persija vs Persib

Tottenham Gagal Menang, Zona Degradasi Makin Dekat Usai Ditahan Leeds 1-1

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.