Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 19:22 WIB

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Senin, 29 Juni 2026 19:03 WIB

Tak Mau Buru-buru Soal Mariano Peralta, Persib Minta Bobotoh Nikmati Proses Transfer

Senin, 29 Juni 2026 18:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar
  • Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat
  • Tak Mau Buru-buru Soal Mariano Peralta, Persib Minta Bobotoh Nikmati Proses Transfer
  • Resmi Gabung Persib, Ini Profil Gabriel Mutombo Bek Modern Jebolan Akademi Lyon
  • Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan
  • Taufik Hidayat Sempat Datangi Lembur Pakuan Sebelum Ditangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Ingin Bertemu Gubernur
  • Dedi Mulyadi Pastikan Bantu Pulangkan PMI Asal Cianjur Korban TPPO di Libya, Ingatkan Warga Jangan Berangkat Ilegal
  • Pemprov Jabar Depositkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan YTR, Dedi: Pemerintah Akan Dampingi hingga Sembuh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Gegara Suporter Rasis, FIFA Denda PSSI dan Kosongkan Tribun 15 Persen saat Indonesia vs China

By SusanaMinggu, 11 Mei 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Foto: gbk.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi memberikan sanksi kepada PSSI akibat dugaan perilaku diskriminatif yang dilakukan oleh sebagian suporter Indonesia dalam pertandingan melawan Bahrain pada 25 Maret 2025.

Keputusan ini disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, dalam pernyataan resminya pada Minggu (11/5/2025).

Arya menjelaskan bahwa FIFA telah mengirimkan surat yang mengacu pada Pasal 18 FIFA Disciplinary Code (FDD) 2338, yang mengatur soal pelanggaran berkaitan dengan diskriminasi.

“FIFA menyatakan bahwa PSSI dianggap bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif suporter saat laga kontra Bahrain. Mereka merujuk pada FDD 2338 Pasal 18,” kata Arya.

Baca Juga:  Piala AFF 2024: Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Laos

Menurut laporan pemantauan FIFA, aksi tak pantas ini terjadi pada menit ke-80 di sektor 19 tribun stadion, melibatkan sekitar 200 suporter yang berada di tribun utara dan selatan. Mereka dilaporkan meneriakkan slogan dengan nada rasis dan xenofobia, yang bertentangan dengan prinsip inklusivitas FIFA.

Untuk diketahui, rasisme merupakan tindakan mendiskriminasi orang lain berdasarkan ras atau warna kulit. Sedangkan xenofobia adalah bentuk ketakutan atau kebencian terhadap orang asing atau pihak dari luar kelompok.

Baca Juga:  TC Turki Berakhir, Timnas Indonesia Lanjut Terbang ke Qatar

Atas insiden ini, FIFA menjatuhkan dua bentuk sanksi:

  1. Denda finansial sebesar hampir Rp400 juta.
  2. Pembatasan jumlah penonton sebesar 15% dari total kapasitas stadion, khususnya di area belakang gawang (tribun utara dan selatan).

PSSI juga diminta menyerahkan rencana penempatan penonton kepada FIFA paling lambat 10 hari sebelum pertandingan berikutnya.

Meski begitu, FIFA memberikan dispensasi. Tribun yang ditutup masih dapat digunakan jika ditempati oleh kelompok khusus seperti pelajar, keluarga, perempuan, atau komunitas yang mendukung kampanye anti-diskriminasi, dengan syarat mereka membawa spanduk edukatif bertema kesetaraan.

Baca Juga:  Gelandang Persib Optimis Timnas Indonesia Melaju ke Babak Final Piala Asia U-23

Tak hanya sanksi, FIFA juga meminta PSSI menyusun program edukasi menyeluruh untuk memerangi segala bentuk diskriminasi dalam sepak bola nasional.

Arya menekankan bahwa momen ini harus menjadi refleksi bersama.

“Ini jadi pelajaran penting. Tak boleh ada rasisme, ujaran kebencian, atau xenofobia dalam sepak bola. Semua pihak, termasuk suporter, harus terlibat dalam upaya edukasi dan literasi,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

China FIFA PSSI rasis sanksi Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar

Jangan Ketinggalan! Link Live Streaming Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Kick-off 00.00 WIB

Jerman Terancam? Paraguay Punya Modal Besar Usai Tumbangkan Brasil dan Argentina

Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan

Jangan Sampai Ketinggalan! Siaran Ulang Brasil vs Jepang di TVRI Hari Ini Gratis

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.