bukamata.id – Persatuan Islam melalui Dewan Hisbah Pimpinan Pusat (PP) Persis menggelar Safari Bidang Dakwah dan Sosialisasi Hasil Sidang Dewan Hisbah di Gedung Dakwah Maksum Nawawi, Majalengka, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menyampaikan berbagai produk hukum Islam hasil sidang Dewan Hisbah agar dapat dipahami dan dijadikan pedoman oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini diikuti para mubaligh, mubalighat, serta unsur tasykil dari berbagai daerah, mulai dari Majalengka, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Sumedang, hingga Indramayu.
Dewan Hisbah Persis Bahas Isu Ibadah hingga Politik
Ketua Dewan Hisbah PP Persis, KH Zae Nandang, menjelaskan safari dakwah tersebut merupakan agenda rutin untuk menyosialisasikan hasil sidang yang telah ditetapkan PP Persis.
Menurutnya, keputusan-keputusan Dewan Hisbah tidak hanya membahas persoalan ibadah mahdhah, tetapi juga mencakup isu sosial, ekonomi, politik, dan kebangsaan.
“Produk hukum yang merupakan hasil sidang Dewan Hisbah dan kemudian ditetapkan PP Persis, kami sosialisasikan agar umat memahami dan menjadikannya panduan dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa persoalan yang dibahas Dewan Hisbah tidak hanya untuk internal organisasi, tetapi juga menyentuh kepentingan umat Islam secara luas.
“Kami juga membahas situasi politik dan isu-isu publik yang membutuhkan panduan syar’i,” katanya.
Empat Rumpun Keputusan Dewan Hisbah
Dalam kegiatan tersebut, Dewan Hisbah turut memaparkan sejumlah keputusan istinbath terbaru yang dibagi ke dalam empat rumpun besar.
1. Manasik Haji dan Ibadah Safar
Rumpun pertama membahas persoalan ibadah haji dan safar, seperti murur di Muzdalifah, tanazul Mina, hadyu, thawaf ifadhah, hingga pelaksanaan salat musafir pada hari Jumat.
2. Persoalan Zakat
Rumpun kedua berkaitan dengan zakat, termasuk zakat tijarah atau zakat perdagangan serta zakat fitri lintas tempat dan waktu yang kini banyak menjadi persoalan di tengah masyarakat modern.
3. Fikih Jam’iyyah dan Siyasah
Pembahasan ketiga menyentuh hubungan anggota organisasi terhadap pimpinan jam’iyyah, termasuk konsekuensi baiat dalam organisasi.
4. Akidah dan Kemasyarakatan
Sementara rumpun keempat membahas persoalan akidah, adab, dan sosial kemasyarakatan, seperti pandangan mengenai Imam Mahdi dan batasan memuliakan Ahlul Bait.
Dewan Hisbah Tekankan Prinsip Tauqifiyyah dan Rukhsah
KH Zae Nandang menjelaskan seluruh keputusan Dewan Hisbah lahir melalui pendekatan istinbath yang menjaga keseimbangan antara keteguhan terhadap nash syariat dan realitas kehidupan masyarakat.
Dalam bidang ibadah, Dewan Hisbah menempatkan prinsip tauqifiyyah sebagai landasan utama, yakni ibadah tidak boleh diubah tanpa dalil yang jelas.
Meski demikian, syariat tetap memberikan ruang rukhsah atau keringanan dalam kondisi tertentu seperti uzur, masyaqqah, istikrah, maupun kebutuhan mendesak lainnya.
“Rukhsah diberikan selama tidak mengubah substansi ibadah itu sendiri. Jadi syariat tetap memberikan kemudahan tanpa keluar dari prinsip dasar agama,” jelasnya.
Safari Dakwah Persis Bahas Tantangan Dakwah Modern
Selain sosialisasi hasil sidang, kegiatan tersebut juga diisi safari dakwah yang membahas berbagai tantangan dakwah di tengah masyarakat.
Sekretaris Bidang Dakwah PP Persis, Deni Sholehudin, menyebut tantangan dakwah saat ini meliputi keterbatasan sumber daya manusia, media dakwah, hingga problematika sosial umat di daerah.
“Mulai dari keterbatasan sumber daya insani, media dakwah, hingga problematika sosial yang dihadapi umat di daerah,” ungkapnya.
Salah satu fokus utama safari dakwah kali ini adalah pembaruan semangat ketaatan dan penguatan komitmen terhadap baiat jam’iyyah.
Menurutnya, penguatan nilai baiat penting agar organisasi memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai pengaruh eksternal, baik sosial maupun politik.
“Kami mendorong agar semangat ketaatan terhadap baiat benar-benar dihidupkan kembali, sehingga jam’iyyah memiliki pagar yang kuat,” tuturnya.
Melalui safari dakwah ini, PP Persis berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, kualitas dakwah meningkat, serta semangat pengabdian umat kembali tumbuh, terutama di wilayah-wilayah yang relatif terpencil.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










