Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Rabu, 21 Oktober 2026 06:00 WIB

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Rabu, 21 Oktober 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Rabu, 21 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
  • Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun
  • 15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

By Aga GustianaKamis, 14 Mei 2026 10:23 WIB2 Mins Read
Pertemuan antara Abizar Machmud dengan Menteri Lingkungan Hidup, Bapak Jumhur Hidayat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam Jawa Barat kini memasuki babak baru. Pertemuan strategis antara Ketua Asosiasi Kreator Konten Jawa Barat, Abizar Machmud, dengan Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai merangkul kekuatan digital untuk mengawal isu ekologi.

Pertemuan ini menyoroti bahwa di era informasi saat ini, menjaga bumi bukan lagi sekadar urusan birokrasi, melainkan misi kolektif yang memerlukan sentuhan kreatif agar pesan pelestarian sampai ke jantung masyarakat.

Mengubah Konten Menjadi Aksi Ekologis

Sebagai pemimpin komunitas digital terbesar di Tanah Barat, Abizar Machmud memandang bahwa influencer dan pembuat konten memiliki “senjata” ampuh berupa pengaruh di media sosial. Edukasi mengenai manajemen limbah, restorasi sungai, hingga kampanye hijau kini tidak lagi kaku, melainkan bisa dikemas menjadi tren yang diminati anak muda.

Tantangan di Jawa Barat memang tergolong masif, mengingat statusnya sebagai provinsi berpopulasi terpadat. Isu-isu krusial seperti:

  • Polusi udara di wilayah urban.
  • Krisis pengelolaan sampah rumah tangga.
  • Degradasi lahan hijau dan pencemaran daerah aliran sungai.
Baca Juga:  Edan! 41 Ribu Anak di Jawa Barat Main Judi Online, Transaksi Capai Rp49,8 Miliar

Semua masalah tersebut membutuhkan pendekatan lintas sektor agar solusi yang ditawarkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

Kolaborasi Menuju Budaya Baru

Dalam diskusinya, Abizar menegaskan komitmen penuh asosiasinya untuk mendampingi pemerintah sebagai mitra strategis. Ia percaya bahwa narasi lingkungan harus bertransformasi menjadi gaya hidup yang keren dan mudah diadopsi.

Baca Juga:  Daftar Tokoh Perempuan Calon Anggota Kabinet Prabowo: Ada Veronica Tan hingga Isyana

“Asosiasi Kreator Konten Jawa Barat siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan kampanye positif terkait pelestarian lingkungan,” tegas Abizar Machmud.

Ia menambahkan bahwa agar gerakan ini berhasil, cara penyampaiannya harus revolusioner.

“Gerakan menjaga lingkungan harus dikemas secara kreatif, menarik, dan mudah diterima masyarakat agar mampu menjadi budaya bersama,” ujarnya.

Menyelaraskan Visi Asta Cita

Semangat kolaborasi ini merupakan manifestasi dari visi besar Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya jelas: membangun kualitas hidup manusia Indonesia sembari menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Baca Juga:  UMP Jabar Hanya Naik 3,57 Persen, Bey: Saya Harap Buruh Tidak Mogok Kerja

Dengan menjadikan Jawa Barat sebagai laboratorium kolaborasi antara pemerintah dan kreator konten, diharapkan lahir standar baru dalam partisipasi publik. Visi besarnya adalah mencetak generasi yang bangga akan lingkungan yang bersih dan hijau, sekaligus memastikan pembangunan ekonomi tidak mengorbankan masa depan bumi.

Sinergi ini membuktikan satu hal penting: masa depan Indonesia yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika semua pihak bergerak dalam irama yang sama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.