Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Selasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

By Aga GustianaSelasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB2 Mins Read
Ilustrasi kebakaran. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Teka-teki di balik terbakarnya gedung Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hingga kini belum terkuak. Insiden berdarah dingin yang melahap bangunan tempat penyimpanan arsip vital pertanahan pada Rabu (14/10/2026) malam tersebut terus memantik perhatian masyarakat luas.

Di tengah memanasnya berbagai isu pertanahan daerah, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri sebenarnya telah merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak Jumat (16/10/2026). Namun, hingga saat ini hasil uji laboratorium mengenai asal-usul si jago merah belum dipublikasikan secara resmi.

Polisi Periksa Deretan Saksi, Imbau Publik Jaga Kondusivitas

Guna meredam bola liar yang bergulir di tengah masyarakat, Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Muh Asim, menegaskan bahwa aparat kepolisian masih bekerja keras mengungkap tabir di balik musibah ini. Pihaknya mengimbau publik untuk tidak mendahului hasil pemeriksaan forensik.

“Jangan berasumsi dulu, kami masih proses penyelidikan oleh Puslabfor Polri,” kata Muh Asim saat diwawancarai, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:  Pelajaran Kebakaran TPA Sarimukti, Warga Bandung Raya Dipaksa Kelola Sampah Mandiri

Muh Asim membeberkan bahwa penyidik telah menggali keterangan dari berbagai pihak terkait, meliputi internal BPN Karawang, jajaran Pemkab, jajaran BPBD, hingga personel Pemadam Kebakaran yang bertugas saat kejadian.

Baca Juga:  WNA Tiongkok Nyaris Frustasi, Tas Berisi Uang Rp1,3 Miliar Raib Digasak Maling di Pintu Tol Karawang

“Kami mengimbau kepada masyarakat maupun pihak-pihak lain untuk tidak berasumsi atau membuat asumsi negatif terkait musibah di ATR/BPN ini. Saat ini kami sedang fokus melaksanakan pengecekan secara mendalam agar hasilnya clean and clear,” ujarnya.

DPRD Minta Pengusutan Transparan: Murni Musibah atau Ada Unsur Kesengajaan?

Lambatnya kepastian mengenai penyebab kebakaran tak pelak memicu sorotan tajam dari kalangan wakil rakyat. Sekretaris Komisi I DPRD Karawang, Khoerudin, mendesak aparat kepolisian untuk membongkar kasus ini secara cermat dan terbuka guna mengikis kecurigaan publik.

“Yang jelas, poinnya satu, pengusutan kasus kebakaran kantor BPN harus dibuka secara terang-benderang. Jangan sampai simpang siur dan banyak asumsi liar, karena masyarakat kaget, publik juga kaget,” kata Khoerudin, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga:  Jembatan Bailey Cicangor Ambles Lagi, Warga Karawang Kecewa dan Tagih Janji Dedi Mulyadi

Rasa penasaran publik kian beralasan mengingat sebelum insiden ini terjadi, terdapat gejolak dari warga Poponcol, Kelurahan Karawang Kulon, yang menuntut kepastian pembagian Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak 2025.

Kondisi tersebut mendorong Khoerudin melemparkan pertanyaan krusial terkait motif di balik terbakarnya gedung arsip tersebut.

“Apakah ini murni musibah atau memang menghilangkan jejak. Ini harus dijawab,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bpn Karawang kebakaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.