bukamata.id – Derasnya arus modernisasi menuntut institusi pendidikan Islam untuk terus berbenah. Menjawab tantangan tersebut, Keluarga Alumni Cipasung (KAC) mengambil langkah strategis dengan menghelat forum bertajuk Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI).
Acara yang dipusatkan di Grand Sunshine Hotel, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Selasa (20/10/2026), ini sukses menarik perhatian sekitar 150 delegasi. Para peserta hadir dari berbagai Majelis Pimpinan Cabang (MPC) lintas wilayah, mulai dari Kabupaten dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, hingga Garut.
Menyelaraskan Modernisasi dan Tradisi
Mengangkat tema besar “Peran Keluarga Alumni Cipasung untuk Pendidikan Islam”, agenda ini menghadirkan figur penting di kancah nasional sekaligus Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat (MPP) KAC, KH. Cucun Ahmad Syamsurijal.
Dalam pemaparannya, Wakil Ketua DPR RI tersebut menyoroti pentingnya titik temu antara kemajuan teknologi dan pelestarian warisan moral pesantren agar lembaga pendidikan Islam tidak tergerus zaman.
“Pesantren harus mampu beradaptasi dan mengimbangi perkembangan zaman. Namun, dalam proses tersebut, kita tidak boleh meninggalkan budaya pesantren yang sudah baik. Tradisi keilmuan, akhlak, adab, kemandirian, serta nilai-nilai keislaman yang telah diwariskan para ulama harus tetap dipertahankan,” tegas Cucun di hadapan ratusan hadirin.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa esensi pembaruan di lingkungan pesantren bukanlah melunturkan identitas lama, melainkan mengawinkan kearifan lokal keagamaan dengan instrumen kebutuhan era modern demi melahirkan generasi yang berdaya saing global tanpa kehilangan akar karakternya.
Konsolidasi Organisasi dan Kolaborasi Strategis
Perhelatan akbar ini secara resmi dibuka oleh Ketua Korwil MPW KAC Jawa Barat, H. Dadan Ramdani, didampingi oleh Sekretaris Jenderal MPP KAC, H. Acep Sumarna.
H. Dadan menekankan bahwa forum silaturahmi semacam ini berfungsi sebagai motor penggerak konsolidasi internal. Kekuatan jejaring yang solid diyakini mampu melahirkan dampak masif bagi kemajuan sektor pendidikan Islam di akar rumput.
Suasana diskusi kian kaya dengan hadirnya materi dari tokoh senior alumni Cipasung, H. Tedi. Sesi tersebut mengupas tuntas strategi penguatan kelembagaan, pemetaan peluang sinergi lintas sektoral, hingga optimalisasi program pemberdayaan masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, Sekjen MPP KAC, H. Acep Sumarna, menegaskan komitmen penuh para alumni untuk terus mengawal kemajuan pendidikan Islam secara berkelanjutan.
“Keluarga Alumni Cipasung berkomitmen menjadi mitra yang andal dalam menjaga agar pendidikan Islam di tanah air tetap maju, tetap relevan, dan tidak pernah kehilangan akar tradisinya yakni pesantren. Kami alumni Cipasung siap berkontribusi nyata dalam pendidikan Islam maupun aspek kehidupan lainnya,” pungkas Acep.
Melalui forum NGOPI ini, para alumni Cipasung berharap seluruh gagasan yang lahir tidak berhenti sebagai wacana seremonial saja, melainkan segera bertransformasi menjadi aksi nyata yang solutif bagi kemaslahatan umat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











