bukamata.id – Langkah pemulihan pascabencana di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, terus menunjukkan sinyal positif. Usai diterjang bencana tanah longsor yang merusak infrastruktur dan lahan produktif, fokus utama kini tertuju pada kebangkitan ekonomi warga setempat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Dalam upaya mempercepat pemulihan mata pencaharian warga, PT PLN Indonesia Power UBP Saguling menyalurkan bantuan bernilai guna tinggi berupa 286 liter pupuk organik cair (POC) khusus untuk para petani terdampak.
Tak cuma sektor pertanian, aksesibilitas lingkungan pun turut diperbaiki. Jalan pemukiman sepanjang kurang lebih 300 meter yang sempat rusak dihantam longsor kini kembali ditata rapi menggunakan material paving block khusus.
Solusi Lingkungan: Olah Eceng Gondok Jadi Pupuk dan Paving Block
Hal yang paling menarik perhatian dalam aksi tanggap bencana ini terletak pada asal-usul bahan bakunya. Baik pupuk cair maupun material paving block yang diserahkan seluruhnya memanfaatkan eceng gondok—tanaman gulma perairan yang kerap memicu masalah lingkungan di kawasan waduk dan sungai.
Melalui sentuhan teknologi dan pemberdayaan, eceng gondok diubah menjadi produk berdaya guna tinggi:
- Pupuk Organik Cair (POC): Membantu mengembalikan kesuburan tanah dan memicu pertumbuhan tanaman budidaya warga pascatertimbun material longsor.
- Paving Block Eceng Gondok: Menjadi alternatif perkerasan jalan yang ramah lingkungan untuk memperlancar jalur mobilitas hasil panen warga.
Langkah ini membuktikan bahwa penanganan pascabencana tak sebatas menyalurkan bahan pangan pokok, melainkan mengembalikan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Sinergi Bersama Pemerintah Daerah
Aksi penyerahan bantuan produktif ini digalang secara langsung oleh jajaran manajemen, Srikandi PLN Indonesia Power UBP Saguling, serta Tim Community Development. Prosesi penyerahan berlangsung hangat bersama kelompok petani terdampak dan warga sekitar.
Momen tersebut juga dilaksanakan secara beriringan dengan agenda penyaluran bantuan pangan darurat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.
Lewat kolaborasi sektor produktif dan perbaikan infrastruktur jalan ini, warga Pasirlangu diharapkan dapat secara bertahap menata kembali kehidupan sosial dan roda perekonomian mereka tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan masa tanggap darurat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











