Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok

Sabtu, 1 Agustus 2026 13:30 WIB

Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:58 WIB

Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Keheningan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Usai Sanksi FIFA, Publik Bertanya: Korban atau Pelaku?

By Aga GustianaSabtu, 25 Oktober 2025 13:31 WIB3 Mins Read
Skandal naturalisasi Timnas Malaysia mengguncang Asia Tenggara
7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setelah FIFA menjatuhkan larangan satu tahun dan denda hampir CHF 2.000 (sekitar Rp41,6 miliar) kepada Timnas Malaysia, suasana di sepak bola negeri jiran mendadak sunyi.

Sanksi tersebut dijatuhkan akibat pelanggaran aturan naturalisasi yang melibatkan tujuh pemain: Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, Facundo Garces, dan Gabriel Palmero.

Namun hingga kini, tidak satu pun dari mereka mengeluarkan pernyataan resmi. Media lokal New Straits Times (NST) bahkan menyebut situasi ini sebagai “keheningan yang menakutkan”.

Sejak pengumuman hukuman itu, baik para pemain maupun pihak klub belum menunjukkan sikap atau langkah konkret untuk menanggapi keputusan FIFA.

Baca Juga: FAM Kirim Akta Kelahiran ke FIFA dalam Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi

Diam Seribu Bahasa, Publik Mulai Bertanya

Ketiadaan reaksi dari pihak pemain memunculkan beragam spekulasi.bSebagian publik menilai mereka bisa jadi korban dari sistem yang bermasalah, sementara yang lain menduga para pemain ikut terlibat dalam pelanggaran administrasi yang dilakukan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Menurut sejumlah pakar hukum olahraga yang dikutip NST, para pemain kemungkinan disarankan untuk tidak berkomentar terlebih dahulu, karena tengah mempersiapkan langkah hukum terhadap FAM.

FIFA menuding federasi tersebut telah memalsukan dokumen kewarganegaraan, sementara pihak klub masih menimbang apakah akan menuntut kompensasi atas kerugian akibat absennya para pemain selama satu musim penuh.

“Belum ada laporan resmi yang diajukan, tetapi diskusi di kalangan klub terus berkembang. Ada kemungkinan tuntutan kompensasi terhadap FAM akan diajukan,” tulis NST, dikutip dari Soha.vn.

“Langkah tersebut dapat memperburuk tekanan finansial terhadap sepak bola Malaysia.”

Baca Juga: Heboh! FAM Akhirnya Bocorkan Sosok Pelapor Skandal Naturalisasi Malaysia ke FIFA

Klub Rugi Besar, FAM di Ujung Tanduk

FIFA telah memastikan bahwa ketujuh pemain tersebut tidak memiliki asal-usul Malaysia sebagaimana tercantum dalam dokumen resmi FAM.

Akibatnya, beberapa klub kehilangan pemain yang telah mereka kontrak dan investasikan dalam jangka panjang.

Bukan hanya performa yang terganggu, tetapi juga stabilitas finansial dan reputasi liga turut terdampak.

Peringatan bagi Sepak Bola Asia Tenggara

Pakar sepak bola Malaysia, Datuk Dr. Pekan Ramli, menyebut sanksi ini sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba mengambil jalan pintas dalam proses naturalisasi.

“Jika mereka sadar melakukan kesalahan namun tetap diam, maka ini adalah konsekuensi yang harus diterima,” ujarnya.

“Setiap hukuman membawa pesan moral: jangan mencari keuntungan dengan melanggar aturan.”

Menurutnya, meski citra para pemain tercoreng, peluang untuk menebus kesalahan masih terbuka.

Selama mereka mampu menunjukkan itikad baik dan bekerja keras, bukan tidak mungkin klub-klub lokal kembali memberikan kesempatan.

Baca Juga: FAM Terancam Rogoh Kocek Miliaran Jika Bawa Kasus Naturalisasi Malaysia ke CAS

Menanti Keputusan Banding FIFA

Baik FAM maupun tujuh pemain yang terlibat kini menunggu hasil banding resmi dari FIFA, yang dijadwalkan diumumkan pada 30 Oktober mendatang.

Sementara itu, sejumlah klub tengah mempertimbangkan gugatan balik terhadap FAM, terutama terkait kerugian kontraktual dan reputasi akibat keputusan FIFA.

Meski berada dalam situasi sulit, baik federasi maupun para pemain disebut masih “berada di perahu yang sama”.

Mereka sama-sama menunggu kepastian hukum yang akan menentukan masa depan sepak bola Malaysia ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Facundo Garces FAM FIFA Hector Hevel Joey Figueiredo Rodrigo Holgado Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026

Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam

Erick Thohir Blak-blakan Dukung Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026

Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.