Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Laga Hidup Mati! Timnas Indonesia Ditantang Singapura, Mampukah Ulangi Keajaiban Piala AFF 2020?

Jumat, 7 Agustus 2026 15:05 WIB

Ratukan Istri dengan 30 ART Hingga Dituduh Pamer Mewah, Ini Sumber Kekayaan Ustaz Riza Muhammad yang Bikin Geger!

Jumat, 7 Agustus 2026 14:40 WIB

Kode Redeem FC Mobile 7 Agustus 2026 Keluar! Klaim 1.000 Gems dan 100 Rank Up Tokens Gratis

Jumat, 7 Agustus 2026 14:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Laga Hidup Mati! Timnas Indonesia Ditantang Singapura, Mampukah Ulangi Keajaiban Piala AFF 2020?
  • Ratukan Istri dengan 30 ART Hingga Dituduh Pamer Mewah, Ini Sumber Kekayaan Ustaz Riza Muhammad yang Bikin Geger!
  • Kode Redeem FC Mobile 7 Agustus 2026 Keluar! Klaim 1.000 Gems dan 100 Rank Up Tokens Gratis
  • Jadwal Lengkap Persib di Dewata Challenge Series 2026, Ujian Baru Lawan Sabah FC
  • Persebaya Kantongi Rp8,5 Miliar Usai Juara Piala Presiden 2026, Persib Dapat Berapa?
  • Kasus Pohon Jalan Riau Naik ke Ranah Pidana, Videotron Disegel dan ASN Ikut Diperiksa
  • Bukan Kecewa, Adam Alis Justru Bangga Lihat Perjuangan Persib hingga Final Piala Presiden
  • Punya KTP? Begini Cara Cek BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, Dana Rp600 Ribu Menanti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Kirim Akta Kelahiran ke FIFA dalam Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi

By Aga GustianaRabu, 22 Oktober 2025 11:14 WIB3 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi menyerahkan dokumen akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi yang sebelumnya dituduh menggunakan dokumen palsu kepada FIFA sebagai bagian dari proses banding.

Kasus ini bermula setelah badan sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain Malaysia karena dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi. FAM disebut menggunakan berkas tidak sah untuk mendaftarkan mereka agar bisa tampil dalam laga internasional.

Para pemain yang dimaksud adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Ketujuh pemain itu diketahui memperkuat skuad Malaysia saat menghadapi Vietnam dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Akibat pelanggaran tersebut, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan kepada seluruh pemain serta denda sebesar CHF 2.000 atau sekitar Rp41 juta per orang.

Tak hanya itu, FAM juga harus menanggung denda senilai sekitar Rp7,3 miliar. Sanksi ini diumumkan FIFA melalui laman resminya pada 26 September 2025.

Proses Banding ke FIFA

Kini, kasus tersebut memasuki tahap baru. Mengutip laporan Harian Metro, anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM, Datuk Mohd Hisamudin Yahaya, mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan seluruh dokumen pendukung, termasuk akta kelahiran para pemain, ke FIFA untuk proses banding.

“Kami telah mengirimkan (dokumen termasuk akta kelahiran) ke FIFA, tunggu tanggapan mereka (Komite Banding FIFA) pada 30 Oktober,” ujar Hisamudin.

FAM disebut akan menunggu hasil keputusan banding tersebut hingga akhir Oktober 2025.

Sementara itu, pengacara olahraga internasional yang mewakili FAM, Serge Vittoz, memastikan bahwa banding resmi sudah diajukan pada pertengahan bulan ini.

“Situasi saat ini adalah bahwa keputusan awal dikeluarkan pada bulan September. Dalam jangka waktu yang ditentukan, kami mengajukan banding resmi pada 14 Oktober,” jelas Vittoz.

“Kami diberitahu bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober oleh Komite Banding. Kemungkinan besar akan diberitahukan kepada pihak-pihak terkait pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya,” tambahnya.

Langkah Lanjutan Jika Banding Ditolak

Apabila keputusan Komite Banding FIFA tidak berpihak kepada Malaysia, FAM masih memiliki peluang untuk melanjutkan kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS).

“Setelah keputusan Komite Banding, jika FAM atau para pemain tidak puas, mereka dapat mengajukan banding ke CAS. Namun, proses di tingkat tersebut akan memakan waktu lebih lama,” kata Vittoz.

Ia juga menegaskan bahwa pihak FAM akan mengikuti seluruh prosedur sesuai aturan FIFA.

“FAM sepenuhnya menghormati proses hukum dan disiplin FIFA dan percaya bahwa semua fakta akan diperiksa secara objektif sebelum keputusan akhir dibuat,” ujarnya.

Kasus tujuh pemain naturalisasi ini menjadi salah satu isu terpanas dalam sepak bola Asia Tenggara tahun ini. Keputusan FIFA pada 30 Oktober mendatang akan menjadi penentu apakah FAM berhasil membuktikan keabsahan dokumen para pemainnya atau justru harus menerima hukuman penuh yang sudah dijatuhkan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banding FIFA FAM FIFA kasus pemalsuan dokumen Malaysia Pemain Naturalisasi sepak bola Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Laga Hidup Mati! Timnas Indonesia Ditantang Singapura, Mampukah Ulangi Keajaiban Piala AFF 2020?

Persebaya Kantongi Rp8,5 Miliar Usai Juara Piala Presiden 2026, Persib Dapat Berapa?

59 Kali Bentrok, Siapa Lebih Unggul? Bongkar Rekor Panas Indonesia vs Singapura

Hubungan Memanas, UEFA Bersikeras Lanjutkan Pemboikotan Turnamen Resmi FIFA

Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Simak Jadwal Duel Krusial Timnas Indonesia Kontra Singapura

Masa Kelam Berakhir! Mykhailo Mudryk Comeback Bela Chelsea Usai Sanksi Doping Dicabut

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.