bukamata.id – Isu tambahan babak play-off menuju Piala Dunia 2026 kembali mencuat di tengah dinamika persiapan turnamen global tersebut. Kabar ini beredar luas setelah muncul spekulasi terkait potensi perubahan peserta akibat situasi geopolitik.
Menanggapi hal tersebut, PSSI memilih bersikap hati-hati dan menunggu kepastian resmi dari FIFA.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan hingga saat ini belum ada dokumen resmi dari FIFA terkait isu tersebut.
“Saya belum menerima konfirmasi tertulis dari FIFA, jadi tidak ingin berspekulasi terhadap hal yang belum pasti,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Isu Play-Off Tambahan dan Situasi Global
Sebelumnya, sejumlah media Eropa mengabarkan adanya kemungkinan tambahan babak play-off yang melibatkan tim dari kawasan Eropa dan Asia.
Spekulasi ini muncul seiring situasi global yang disebut dapat memengaruhi keikutsertaan beberapa negara, termasuk Iran. Namun, Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan bahwa Iran tetap akan berpartisipasi.
“Iran akan tetap datang. Kami berharap situasi global semakin kondusif saat turnamen berlangsung,” ujarnya.
PSSI Siapkan FIFA Matchday Juni 2026
Di sisi lain, PSSI juga mulai mempersiapkan agenda FIFA Matchday pada Juni 2026.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah calon lawan, meski belum bisa diumumkan secara resmi.
“Sudah ada komunikasi, tetapi masih tahap awal. Kami menunggu kepastian tertulis sebelum mengumumkan siapa lawannya,” kata Erick.
Ia menargetkan kepastian lawan bisa diumumkan sebelum awal Mei 2026, mengingat padatnya jadwal kompetisi di berbagai negara.
Target Hadirkan Tim Besar ke Indonesia
Selain FIFA Matchday, PSSI juga berencana menghadirkan tim besar ke Indonesia pada akhir tahun, seperti yang pernah dilakukan saat menghadapi Argentina.
Tak hanya itu, agenda lain seperti AFF dan kemungkinan turnamen FIFA ASEAN juga tengah dipersiapkan.
Fokus pada Kekompakan Timnas
Terkait komposisi pemain, Erick memastikan belum ada tambahan pemain baru melalui jalur naturalisasi.
Saat ini, fokus tim pelatih, termasuk Coach John Herdman, adalah membangun kekompakan skuad yang sudah ada.
“Kami memberi waktu kepada pelatih untuk membangun tim dan beradaptasi. Saat ini belum ada rencana naturalisasi tambahan,” tegasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










