bukamata.id – Amblesan jalan yang terjadi di kawasan Jajaway, Dago Atas, Kota Bandung, masih dalam proses penanganan pada Jumat (12/6/2026). Selama perbaikan berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup sehingga kendaraan harus bergantian melintas di area terdampak.
Meski tidak menimbulkan antrean panjang, kondisi tersebut membuat waktu tempuh perjalanan warga menjadi lebih lama dari biasanya.
Ratna (36), seorang pengendara motor yang melintas di lokasi, mengaku kepadatan lalu lintas mulai terasa sejak jalur diberlakukan sistem bergantian.
“Antreannya nggak terlalu lama, tapi tetap bikin perjalanan lebih lama dan jalan jadi macet,” ujar Ratna.
Menurutnya, kondisi di lapangan masih cukup aman karena petugas telah berjaga dan mengatur arus kendaraan yang melintas.
“Masih bisa dilewati, ada petugas juga. Cuma kendaraan harus pelan dan bergantian,” katanya.
Ratna berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.
“Semoga cepat selesai diperbaiki supaya lalu lintas kembali normal,” tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Dimas (22), pengguna jalan yang juga melintas di kawasan Dago Atas. Ia mengatakan dampak yang paling dirasakan adalah bertambahnya waktu perjalanan akibat kendaraan harus mengurangi kecepatan saat melewati lokasi amblesan.
“Waktu perjalanan jadi lebih lama karena kendaraan harus melambat di lokasi,” kata Dimas.
Meski terjadi kepadatan kendaraan, ia menilai kondisi lalu lintas masih relatif terkendali.
“Lumayan padat, tapi masih bergerak dan cukup tertib,” ujarnya.
Dimas berharap pemerintah dapat mempercepat proses perbaikan sekaligus rutin memberikan informasi terbaru terkait kondisi jalan kepada masyarakat.
“Semoga perbaikannya dipercepat dan informasi kondisi jalan lebih sering diperbarui,” pungkasnya.
Sementara itu, pengguna jalan yang hendak menuju kawasan Dago Atas diimbau untuk mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari kepadatan selama proses perbaikan jalan berlangsung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










