Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
gempa

Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 11:23 WIB
ilustrasi gempa

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7: Akses Jalan Flores Putus, Puluhan Gempa Susulan Terjadi

Sabtu, 15 Agustus 2026 11:06 WIB

Jadwal & Link Streaming Persib vs Sabah FC Malam Ini: Ujian Perdana Maung Bandung di Bali

Sabtu, 15 Agustus 2026 10:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT
  • NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7: Akses Jalan Flores Putus, Puluhan Gempa Susulan Terjadi
  • Jadwal & Link Streaming Persib vs Sabah FC Malam Ini: Ujian Perdana Maung Bandung di Bali
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026
  • NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic
  • BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

By Mulki AlbarJumat, 12 Juni 2026 18:49 WIB2 Mins Read
Amblesan jalan di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Amblesan jalan yang terjadi di kawasan Jajaway, Dago Atas, Kota Bandung, masih dalam proses penanganan pada Jumat (12/6/2026). Selama perbaikan berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup sehingga kendaraan harus bergantian melintas di area terdampak.

Meski tidak menimbulkan antrean panjang, kondisi tersebut membuat waktu tempuh perjalanan warga menjadi lebih lama dari biasanya.

Ratna (36), seorang pengendara motor yang melintas di lokasi, mengaku kepadatan lalu lintas mulai terasa sejak jalur diberlakukan sistem bergantian.

“Antreannya nggak terlalu lama, tapi tetap bikin perjalanan lebih lama dan jalan jadi macet,” ujar Ratna.

Menurutnya, kondisi di lapangan masih cukup aman karena petugas telah berjaga dan mengatur arus kendaraan yang melintas.

“Masih bisa dilewati, ada petugas juga. Cuma kendaraan harus pelan dan bergantian,” katanya.

Ratna berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.

“Semoga cepat selesai diperbaiki supaya lalu lintas kembali normal,” tuturnya.

Keluhan serupa disampaikan Dimas (22), pengguna jalan yang juga melintas di kawasan Dago Atas. Ia mengatakan dampak yang paling dirasakan adalah bertambahnya waktu perjalanan akibat kendaraan harus mengurangi kecepatan saat melewati lokasi amblesan.

“Waktu perjalanan jadi lebih lama karena kendaraan harus melambat di lokasi,” kata Dimas.

Meski terjadi kepadatan kendaraan, ia menilai kondisi lalu lintas masih relatif terkendali.

“Lumayan padat, tapi masih bergerak dan cukup tertib,” ujarnya.

Dimas berharap pemerintah dapat mempercepat proses perbaikan sekaligus rutin memberikan informasi terbaru terkait kondisi jalan kepada masyarakat.

“Semoga perbaikannya dipercepat dan informasi kondisi jalan lebih sering diperbarui,” pungkasnya.

Sementara itu, pengguna jalan yang hendak menuju kawasan Dago Atas diimbau untuk mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari kepadatan selama proses perbaikan jalan berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

amblesan jalan Bandung Dago Atas Bandung jalan ambles Jajaway kemacetan Dago lalu lintas bandung perbaikan jalan Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

gempa

Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT

ilustrasi gempa

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7: Akses Jalan Flores Putus, Puluhan Gempa Susulan Terjadi

Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini

El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.