Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Sepak Bola! Argentina vs Inggris Kembali Bentrok, Sejarah Kelam Jadi Sorotan

Senin, 13 Juli 2026 15:25 WIB

Tamparan Keras buat Kita! Hewan 1 Ton Ini Dihargai di Luar Negeri, Kenapa di Indonesia Malah Tragis?

Senin, 13 Juli 2026 15:09 WIB

Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi

Senin, 13 Juli 2026 14:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Sepak Bola! Argentina vs Inggris Kembali Bentrok, Sejarah Kelam Jadi Sorotan
  • Tamparan Keras buat Kita! Hewan 1 Ton Ini Dihargai di Luar Negeri, Kenapa di Indonesia Malah Tragis?
  • Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi
  • Luka Menalo Langsung Jatuh Hati pada Bandung! Rekrutan Baru Persib Puji Keramahan Warga
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Fish It Terbaru Juli 2026 Hadiah Potion hingga Cave Crystal Gratis
  • Spanyol Dihantui Cedera Jelang Hadapi Prancis, Bisakah Nico Williams Tampil Sejak Menit Awal?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi

By Aga GustianaSenin, 13 Juli 2026 14:36 WIB2 Mins Read
Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15: Polisi Buru Pelaku, Identitas Dikantongi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut ancaman teror bom yang mengguncang SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Selain menyisir lokasi kejadian, tim penyidik kini tengah berupaya memburu pelaku setelah berhasil mengidentifikasi siapa pengirim pesan singkat tersebut.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menegaskan bahwa pengejaran pelaku menjadi prioritas utama untuk mengungkap motif di balik aksi yang meresahkan dunia pendidikan ini.

“Itu yang kami jelas kami cari, pelaku dan motifnya. Apalagi untuk (keamanan) anak sekolah tentunya ya,” ujar Nurma saat ditemui di lokasi kejadian.

Guna memperkuat bukti hukum, tim kepolisian kini intensif mengumpulkan rekaman CCTV dari berbagai sudut, baik di area sekitar lingkungan sekolah maupun di dalam kawasan SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.

Baca Juga:  Tinjau MPLS di Kuningan, Bey Wanti-wanti Pelajar Tak Terjerumus Judi Online

“Yang jelas kami cari CCTV, kemudian saksi-saksi siapa yang bisa kami mintain keterangan tentunya ya,” tutur Nurma.

Ia menambahkan, pengembangan penyelidikan terus dilakukan dengan teliti. “Iya, jadi lagi kami kembangkan, lagi kami cek. Nanti kami kumpulkan ya, untuk semuanya pasti kami cari untuk barang bukti tentunya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tinjau MPLS di SMP Negeri 1 Sumedang, Yudia Ramli Harap Tak Ada Lagi Perpeloncoan

Dalam proses pengamanan, tim gabungan yang terdiri dari Densus 88 dan unit Gegana telah melakukan sterilisasi selama empat jam penuh. Empat anjing pelacak (K-9) juga diturunkan untuk memastikan tidak ada bahan peledak yang tertinggal. Sejauh ini, tim gabungan belum menemukan benda mencurigakan apa pun di area sekolah.

Salah satu guru SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Subekti, menceritakan suasana saat pesan ancaman tersebut diterima. Saat itu, warga sekolah sedang melaksanakan upacara bendera. Pihak sekolah sengaja tetap melanjutkan kegiatan agar siswa tidak panik sebelum akhirnya berkoordinasi dengan pihak berwajib.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat di Jabar Terapkan Kurikulum Khusus Gapura Panca Waluya

“Karena lagi upacara ya, tetap kami mengkondisikan biar tetap stabil, tenang. Sambil saya juga harus lapor RT, kemudian lapor Polsek,” kenang Subekti.

Setelah upacara berakhir, pihak sekolah segera memulangkan siswa kepada orang tua yang menunggu di depan gerbang. Keputusan untuk menghentikan seluruh kegiatan belajar mengajar pun diambil setelah kepolisian tiba di lokasi.

“Setelah anak-anak pulang, kemudian guru juga keluar, sterilkan, semuanya. Habis itu sudah selesai, kami sedang menunggu info berikutnya,” pungkas Subekti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita Jakarta Jagakarsa MPLS SDN Srengseng Sawah 15 Teror Bom
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

Kepala SPPG Rancamulya Meninggal Dunia, Tinggalkan Surat Menyayat Hati

Farhan Ungkap Penyebab Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Kini Kondisinya Berangsur Pulih

Farhan Perkuat Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental Siswa di Tahun Ajaran Baru

Farhan Pastikan Seluruh Anak di Kota Bandung Kebagian Bangku Sekolah pada Tahun Ajaran Baru

Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?

Terpopuler
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.