Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan

Kamis, 30 April 2026 04:00 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru

Kamis, 30 April 2026 03:00 WIB

Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?

Kamis, 30 April 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
  • Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekolah Rakyat di Jabar Terapkan Kurikulum Khusus Gapura Panca Waluya

By Aga GustianaSabtu, 16 Agustus 2025 18:54 WIB3 Mins Read
Sekolah Rakyat di Cimahi
MPLS di Sekolah Raykat di Cimahi. (Foto: Dok Humas Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Dinas Sosial Jabar, Kota Cimahi, Jumat (15/8/2025).

MPLS tahun ajaran 2025/2026 ini diikuti 100 siswa jenjang SMP dan SMA. Kegiatan akan berlangsung selama dua pekan ke depan dengan berbagai agenda pembekalan.

Kurikulum Berbasis Budaya Lokal

Dalam sambutannya, Herman menjelaskan bahwa sekolah rakyat di Jabar memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain. Di Jawa Barat, siswa mendapatkan tambahan muatan lokal berupa Gapura Panca Waluya, konsep pendidikan berbasis budaya Sunda yang pernah digagas di era Gubernur Dedi Mulyadi.

“Khusus di Jabar kurikulum sekolah rakyat akan kami berikan tambahan muatan lokal yaitu tentang Gapura Panca Waluya,” ujar Herman.

Baca Juga:  Jangan Terlewat! Simak Rangkaian West Java Festival 2024 yang Dimulai Hari Ini

Gapura Panca Waluya mengajarkan lima nilai utama dalam pembentukan karakter, yakni cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (pintar), dan singer (sigap).

Dukungan Uang Saku untuk Siswa

Selain pendidikan karakter, Pemprov Jabar juga menyiapkan dukungan finansial bagi siswa. Untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Cimahi, telah dianggarkan Rp20 juta sebagai bekal uang saku.

“Bekal juga sudah kami siapkan, mereka juga kan ingin jajan, namanya juga anak-anak. Atas arahan Pak Gubernur sebesar Rp20 juta untuk anak-anak di sekolah rakyat Dinsos Jabar di Cimahi ini,” kata Herman.

Perluasan Sekolah Rakyat

Saat ini terdapat 100 sekolah rakyat di Indonesia, dengan 13 unit di antaranya berada di Jawa Barat. Total siswa dari 13 sekolah tersebut mencapai 1.380 orang, terdiri dari 75 siswa SD, 675 siswa SMP, dan 630 siswa SMA.

Baca Juga:  Masjid Ikon Ditinggal Negara: Polemik Penghentian Dana Masjid Raya Bandung

Herman mengungkapkan, Pemprov Jabar sedang menyiapkan tambahan tiga sekolah rakyat baru yang ditargetkan bisa beroperasi tahun ini.

“Ada tambahan lagi tiga sekolah rakyat sedang dipersiapkan, semoga secepatnya beroperasi. Dengan begitu kami menargetkan 16 sekolah rakyat beroperasi seluruhnya tahun ini,” jelasnya.

Fasilitas Lengkap dan Asrama Nyaman

Herman memastikan setiap sekolah rakyat di Jabar dilengkapi fasilitas memadai, mulai dari meja, kursi, peralatan belajar, laptop, sarana olahraga, hingga ruang laboratorium. Siswa juga tinggal di asrama representatif yang diharapkan membuat mereka nyaman.

Baca Juga:  Anggota Geng Motor Pelaku Penyerangan Remaja di Cimahi Berhasil Ditangkap, Tiga Masih Buron

“Fasilitasnya lengkap, satu sekolah ada bangku, meja, kursi, alat belajar, olahraga, laptop, ruang laboratorium, dan asrama yang representatif. Saya jamin anak-anak akan betah,” tegasnya.

Peran Penting Tenaga Pendidik

Herman menitip pesan khusus kepada tenaga pendidik agar memberikan perhatian penuh bagi siswa.

“Saya titip ke pendidik harus betul-betul memberikan kasih sayang dan motivasi. Satu sampai dua hari mungkin masih ingat rumah, tapi selanjutnya akan betah tinggal di sini, apalagi disiapkan menu yang baik,” katanya.

Adapun jumlah tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Cimahi mencapai 50 orang, terdiri dari kepala sekolah, guru, wali asrama, dan wali asuh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi Herman Suryatman MPLS Pemprov Jabar Sekda Jabar Sekolah Rakyat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Intip Kemeriahan ‘Sehari di Giri Prianka’: Kolaborasi Strategis Podomoro Park Bandung dan BRI untuk Hunian Impian

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.