Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

Selasa, 15 September 2026 15:39 WIB

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Selasa, 15 September 2026 15:25 WIB

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Perkuat Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental Siswa di Tahun Ajaran Baru

By Mulki AlbarSenin, 13 Juli 2026 11:36 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung memperkuat upaya pencegahan bullying dan menjaga kesehatan mental siswa seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Berbagai langkah disiapkan, mulai dari pelatihan guru bimbingan konseling (BK), penguatan pendidikan karakter, hingga kajian penambahan jam pelajaran olahraga di sekolah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pencegahan perundungan menjadi salah satu perhatian utama Pemkot Bandung agar budaya kekerasan tidak berkembang di lingkungan sekolah.

“Untuk pengawasan bullying, tahun lalu kita sudah mulai melakukan pelatihan kepada para guru BP oleh para psikolog. Nanti kita evaluasi apakah efektif, karena kita ingin mencegah berkembangnya budaya kekerasan atau bully sejak awal,” ujar Farhan saat ditemui di SDN 047 Balonggede, Senin (13/7/2026).

Selain itu, Pemkot Bandung kembali menjalankan program pendidikan penguatan karakter bagi siswa kelas IX dengan pendekatan bela negara yang melibatkan instruktur dari TNI dan Polri setiap hari Jumat.

Baca Juga:  Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Menurut Farhan, program tersebut telah dimulai sejak 2025 sebagai upaya membentuk karakter remaja yang sedang berada pada fase pencarian jati diri.

“Anak-anak remaja ini lagi rentan-rentannya. Mereka mencari identitas, mencari kelompok tertentu. Kita pastikan mereka tidak tersesat,” katanya.

Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga dipadukan dengan pendekatan psikologi modern. Karena itu, Pemkot Bandung akan mengevaluasi efektivitas pelatihan guru BK sekaligus mengkaji peran psikolog klinis yang saat ini tersedia di 12 puskesmas.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Resmi Bentuk BPBD 2025, Waspadai Ancaman Sesar Lembang

“Agama sudah pasti masuk karena itu bagian dari program kita. Tapi yang pasti sekarang pendidikan karakter juga harus dikombinasikan dengan psikologi modern,” ucapnya.

Di sisi lain, Farhan mengungkapkan pemerintah juga tengah mengkaji penambahan frekuensi pelajaran olahraga menjadi tiga kali dalam sepekan melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Menurutnya, kebijakan tersebut didorong oleh hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang menunjukkan masih tingginya kerentanan anak terhadap masalah kesehatan mental, seperti stres dan depresi, serta meningkatnya risiko penyakit akibat pola hidup kurang aktif.

Baca Juga:  Pawai Juara Persib Dongkrak Okupansi Hotel hingga Nyaris 100 Persen

“Anak-anak perlu bergerak minimal 30 sampai 60 menit setiap hari. Kita mulai mengadopsi konsep seperti FIFA Active karena hasil cek kesehatan gratis menunjukkan anak-anak kita rentan terhadap kesehatan mental dan juga peningkatan konsumsi gula, lemak, serta karbohidrat yang bisa mengakibatkan diabetes jangka panjang,” jelasnya.

Farhan berharap berbagai program tersebut mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik dari sisi karakter, kesehatan fisik, maupun kesehatan mental.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan pendidikan karakter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.