Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Perkuat Pencegahan Bullying dan Kesehatan Mental Siswa di Tahun Ajaran Baru

By Mulki AlbarSenin, 13 Juli 2026 11:36 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung memperkuat upaya pencegahan bullying dan menjaga kesehatan mental siswa seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Berbagai langkah disiapkan, mulai dari pelatihan guru bimbingan konseling (BK), penguatan pendidikan karakter, hingga kajian penambahan jam pelajaran olahraga di sekolah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pencegahan perundungan menjadi salah satu perhatian utama Pemkot Bandung agar budaya kekerasan tidak berkembang di lingkungan sekolah.

“Untuk pengawasan bullying, tahun lalu kita sudah mulai melakukan pelatihan kepada para guru BP oleh para psikolog. Nanti kita evaluasi apakah efektif, karena kita ingin mencegah berkembangnya budaya kekerasan atau bully sejak awal,” ujar Farhan saat ditemui di SDN 047 Balonggede, Senin (13/7/2026).

Selain itu, Pemkot Bandung kembali menjalankan program pendidikan penguatan karakter bagi siswa kelas IX dengan pendekatan bela negara yang melibatkan instruktur dari TNI dan Polri setiap hari Jumat.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan Penataan Kawasan Bandara Husein dan Teras Cihampelas

Menurut Farhan, program tersebut telah dimulai sejak 2025 sebagai upaya membentuk karakter remaja yang sedang berada pada fase pencarian jati diri.

“Anak-anak remaja ini lagi rentan-rentannya. Mereka mencari identitas, mencari kelompok tertentu. Kita pastikan mereka tidak tersesat,” katanya.

Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga dipadukan dengan pendekatan psikologi modern. Karena itu, Pemkot Bandung akan mengevaluasi efektivitas pelatihan guru BK sekaligus mengkaji peran psikolog klinis yang saat ini tersedia di 12 puskesmas.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Temukan Klaster TBC di Pelindung Hewan

“Agama sudah pasti masuk karena itu bagian dari program kita. Tapi yang pasti sekarang pendidikan karakter juga harus dikombinasikan dengan psikologi modern,” ucapnya.

Di sisi lain, Farhan mengungkapkan pemerintah juga tengah mengkaji penambahan frekuensi pelajaran olahraga menjadi tiga kali dalam sepekan melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Menurutnya, kebijakan tersebut didorong oleh hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang menunjukkan masih tingginya kerentanan anak terhadap masalah kesehatan mental, seperti stres dan depresi, serta meningkatnya risiko penyakit akibat pola hidup kurang aktif.

Baca Juga:  Usai Kasus Siswi Magang, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan di Setiap Dinas

“Anak-anak perlu bergerak minimal 30 sampai 60 menit setiap hari. Kita mulai mengadopsi konsep seperti FIFA Active karena hasil cek kesehatan gratis menunjukkan anak-anak kita rentan terhadap kesehatan mental dan juga peningkatan konsumsi gula, lemak, serta karbohidrat yang bisa mengakibatkan diabetes jangka panjang,” jelasnya.

Farhan berharap berbagai program tersebut mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik dari sisi karakter, kesehatan fisik, maupun kesehatan mental.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan pendidikan karakter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.