Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Targetkan Angkot Cerdas Gantikan Trayek Usang di Kota Bandung

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 9 Juli 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, resmi mencanangkan penghapusan trayek angkot lama yang sudah berlaku sejak tahun 1984.

Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi transportasi publik Bandung menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

“Kalau kita mau bilang ‘hapus’, maka harus ada penggantinya. Nah, pengganti itulah yang sedang dibicarakan, termasuk dasar hukumnya,” kata Farhan di Universitas Islam Bandung (Unisba), Rabu (9/7/2025).

Trayek Lama Dinilai Tidak Efisien

Farhan menyebut, sebagian besar trayek angkot konvensional sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Banyak kendaraan tidak layak jalan, jumlah penumpang menurun, dan kalah saing dengan transportasi daring atau pribadi.

Baca Juga:  Farhan Apresiasi Anak Muda Kristen Bandung Jaga Semangat Persatuan Sumpah Pemuda

Hadirkan Angkot Cerdas Berbasis Listrik dan Digital

Sebagai solusinya, Pemkot Bandung akan menghadirkan “angkot cerdas” berbasis kendaraan listrik.

Rute akan dibagi per kecamatan dengan sistem grid, dan sistem pembayaran dilakukan secara digital serta terintegrasi dengan skema Bus Rapid Transit (BRT).

“Misalnya dari Coblong ke Sumur Bandung, kamu transit dulu di batas wilayah seperti Cikapayang, lalu lanjut naik angkot wilayah berikutnya,” jelas Farhan.

Tarif dan Skema Pembayaran Angkot Cerdas

Farhan menyampaikan bahwa tarif awal angkot cerdas dipatok Rp7.000. Setelah itu, tarif akan berkurang 1,5 persen untuk setiap perpindahan angkot selama dalam waktu satu jam dari tap pertama.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Koperasi Angkot Dilibatkan Sejak Awal

Menanggapi kekhawatiran para sopir, Farhan menegaskan bahwa koperasi angkot tidak disingkirkan, justru dilibatkan sejak awal. Bahkan, beberapa koperasi telah mengajukan proposal pengadaan kendaraan listrik.

“Idenya datang dari mereka juga. Jadi bukan dikesampingkan, tapi diajak bareng-bareng,” ujarnya.

Kritik terhadap Sepeda Motor sebagai Transportasi Umum

Farhan juga menyentil maraknya sepeda motor yang digunakan sebagai angkutan umum ilegal di Bandung.

“Motor itu bukan angkutan umum. Narik penumpang pakai motor itu melanggar undang-undang,” tegasnya.

Baca Juga:  Farhan Pertimbangkan Kenaikan Pajak Restoran dan PBB di Kota Bandung, Tapi Tak Ingin Bebani Warga

Kajian Hukum dan Subsidi Masih Diproses

Meskipun kajian teknis angkot cerdas telah selesai, program ini masih menunggu evaluasi dari sisi politik dan hukum.

Pemkot Bandung juga tengah menghitung skema subsidi yang diajukan, yakni sekitar Rp150 miliar per tahun, lebih rendah dibanding subsidi BRT yang mencapai Rp380 miliar.

Angkot Cerdas Dinilai Sebagai Solusi Ideal

Farhan yakin program ini akan menciptakan solusi yang menguntungkan semua pihak.

“Kalau sistem angkotnya rapi dan modern, semua orang senang. Itu target kita,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.