Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Pastikan Seluruh Anak di Kota Bandung Kebagian Bangku Sekolah pada Tahun Ajaran Baru

By Mulki AlbarSenin, 13 Juli 2026 11:05 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan seluruh anak di Kota Bandung telah mendapatkan bangku sekolah pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Kepastian tersebut disampaikan saat meninjau pelaksanaan MPLS di SDN 047 Balonggede, Senin (13/7/2026).

Farhan mengatakan, tahun ini terdapat sekitar 22 ribu siswa baru yang masuk ke SD Negeri dan sekitar 19 ribu siswa baru di SMP Negeri. Selain itu, sekitar 10 ribu siswa lainnya diterima di sekolah swasta.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai MPLS untuk anak-anak SD Negeri, SMP Negeri, serta sekolah swasta. Dari total yang ada di Kota Bandung, ada 22 ribu anak masuk SD Negeri, sekitar 19 ribu masuk SMP Negeri, dan sekitar 10 ribuan lagi masuk sekolah swasta,” ujar Farhan.

Ia menegaskan seluruh peserta didik, khususnya dari kelompok desil 1 hingga desil 5, telah memperoleh akses pendidikan baik di sekolah negeri maupun swasta.

Baca Juga:  Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

“Dari sekian banyak itu, yang desil 1 sampai desil 5 sudah masuk ke semua sekolah, baik negeri maupun swasta. Jadi Alhamdulillah hari ini tidak ada satu pun anak-anak di Kota Bandung yang tidak mendapatkan kursi di sekolah masing-masing,” tegasnya.

Menurut Farhan, total peserta didik baru di Kota Bandung mencapai sekitar 51 hingga 52 ribu anak. Dari jumlah tersebut, sekitar 43 ribu tertampung di sekolah negeri, sedangkan sekitar 10 ribu lainnya diarahkan ke sekolah swasta yang juga mendapatkan dukungan melalui program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP).

Ia menambahkan, penambahan sekolah baru ke depan bukan semata-mata untuk menambah daya tampung, melainkan mengatasi wilayah yang masih menjadi titik blind spot atau belum memiliki akses sekolah yang memadai.

Baca Juga:  Sambut KUHP Baru 2026, Pemkot Bandung dan Kejari Tingkatkan Kolaborasi Hukum

“Kalau sekolah baru, itu bukan karena daya tampungnya kurang, tetapi karena masih ada beberapa lokasi yang menjadi blind spot. Bahkan di wilayah Bandung Wetan masih ada titik seperti itu,” katanya.

Farhan juga memastikan pelaksanaan MPLS tahun ini berlangsung tanpa praktik perploncoan. Menurutnya, kegiatan MPLS hanya difokuskan untuk pengenalan lingkungan sekolah selama lima hari.

“Tidak boleh ada perploncoan sama sekali. MPLS hanya lima hari untuk orientasi dan pengenalan sekolah,” ujarnya.

Sementara bagi anak-anak yang belum mengikuti pendidikan formal, Pemkot Bandung akan mengarahkan mereka ke Sekolah Rakyat maupun Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) agar tetap memperoleh hak pendidikan.

Baca Juga:  Tantangan bagi Wali Kota Bandung Ciptakan 15.000 Lapangan Kerja di Tengah Banjir Pengangguran

“Bagi yang tidak melanjutkan sekolah, kita arahkan ke Sekolah Rakyat atau PKBM kesetaraan. Ada kasus anak usia 10 tahun di Pagarsih yang belum pernah sekolah, akhirnya kita arahkan ke PKBM,” tuturnya.

Selain memastikan akses pendidikan, Pemerintah Kota Bandung juga terus memperkuat upaya pencegahan perundungan di sekolah melalui pelatihan guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) bersama psikolog. Program pendidikan penguatan karakter dengan pendekatan bela negara yang melibatkan instruktur TNI dan Polri juga kembali diterapkan setiap hari Jumat bagi siswa kelas IX SMP.

“Kita ingin mencegah budaya kekerasan dan bullying sejak awal. Anak-anak usia remaja sedang mencari jati diri, sehingga perlu didampingi agar tidak salah arah,” pungkas Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.