Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Densus 88 Geledah Kontrakan Pedagang Es Teh Usai Ledakan Dadaha

By SusanaMinggu, 12 Juli 2026 21:25 WIB3 Mins Read
Ilustrasi ledakan. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah rumah kontrakan di Kampung Gunung Koneng RT 02 RW 13, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (12/7/2026).

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyelidikan lanjutan terkait insiden ledakan yang terjadi di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha pada Sabtu (11/7/2026) malam.

Operasi tersebut melibatkan personel Densus 88, Satbrimob Polda Jawa Barat, serta Polres Tasikmalaya Kota dengan pengamanan ketat di sekitar lokasi.

Sejak pukul 13.30 WIB, aparat langsung memasang garis polisi (police line) dan melakukan sterilisasi menggunakan Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat. Kehadiran puluhan personel bersenjata lengkap pun mengundang perhatian warga yang memadati area sekitar lokasi.

Rumah Kontrakan Diduga Milik Terduga Terkait Ledakan Dadaha

Rumah yang digeledah diketahui merupakan tempat tinggal seorang pria berinisial AAS, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang es teh.

Nama AAS disebut muncul dalam rangkaian penyelidikan kasus ledakan di kawasan Dadaha.

Baca Juga:  Didominasi Kendaraan Pribadi, Arus Balik H+5 di Garut Menuju Bandung Ramai Lancar

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan bermula dari perselisihan antara seorang pedagang jagung berinisial S dengan pedagang tahu gejrot berinisial E.

Situasi memanas setelah AAS, yang disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan pedagang jagung tersebut, datang ke lokasi.

Tak lama kemudian terdengar suara ledakan keras dari bagian belakang kawasan Dadaha yang membuat pedagang dan warga panik serta berlarian menyelamatkan diri.

Polisi Temukan Barang Diduga Bahan Bom Rakitan

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pembuatan bom rakitan.

Barang-barang yang diamankan di antaranya pupuk KCL, belerang, bubuk aluminium, kabel, baterai, alat kontrol alarm, hingga aluminium yang diduga digunakan sebagai antena.

Seluruh barang bukti tersebut kini masih didalami oleh penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan ledakan di Dadaha.

Warga Mengaku Terkejut

Penggeledahan yang dilakukan aparat membuat warga sekitar terkejut.

Baca Juga:  Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?

Salah seorang tetangga, Syarif (71), mengaku tidak menyangka rumah kontrakan di lingkungannya didatangi aparat antiteror.

“Terkejut, soalnya orangnya kurang bermasyarakat, tidak ada komunikasi, jarang sama masyarakat, tertutup. Kalau istrinya sering sesekali berinteraksi sama masyarakat,” ujarnya.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti tujuan penggeledahan tersebut.

“Saya belum tahu, masih belum jelas ini maksudnya apa, tapi terkejut sekali dengan adanya polisi datang ke sini,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Ade Mumu, mengatakan AAS baru sekitar dua bulan mengontrak rumah tersebut.

Menurutnya, AAS merupakan warga Kota Tasikmalaya yang berasal dari Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Polisi Amankan Tiga Orang

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto membenarkan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif atas insiden ledakan tersebut.

Ia menjelaskan, laporan mengenai ledakan diterima dari UPTD Dadaha sekitar pukul 23.00 WIB pada Sabtu malam.

“Saat ini kami masih melaksanakan penyelidikan. Nanti hasilnya akan kami sampaikan,” kata Andi.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Perbarui UMSK 2025, Sektor Baru dan Kenaikan 7 Persen Ditetapkan

Polisi juga telah mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan.

“Tadi pagi kita mengamankan tiga orang, untuk kita mintai keterangan yang bersangkutan terkait peristiwa yang terjadi,” ungkapnya.

Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas maupun status hukum ketiga orang tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Kapolres menegaskan seluruh temuan dan keterangan saksi masih dianalisis secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi lengkap serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Ia memastikan hingga saat ini situasi di Kota Tasikmalaya tetap kondusif dan tidak ada korban jiwa akibat insiden ledakan tersebut.

“Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah seluruh keterangan dan temuan yang kami peroleh dianalisis secara menyeluruh. Hingga saat ini situasi masih kondusif dan tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat yang berwenang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.