Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 23:21 WIB

Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB

Selasa, 4 Agustus 2026 21:35 WIB

Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija

Selasa, 4 Agustus 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB
  • Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija
  • Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet
  • Singgung Aturan FIFA, Pelatih Persib Layangkan Kritik Keras Terkait Jadwal Piala Presiden 2026
  • Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?
  • Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final
  • Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Geger Pembakaran Padepokan STJ Tasikmalaya, Kemenham Jabar Soroti Penistaan Agama hingga Aksi Anarkis

By Aga GustianaKamis, 9 April 2026 16:30 WIB2 Mins Read
Padepokan STJ Tasikmalaya dibakar massa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Insiden pembakaran bangunan di Padepokan Saung Taraju Jumantara (STJ), Kabupaten Tasikmalaya, memicu respons serius dari Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil HAM) Jawa Barat. Tim penanganan pengaduan diterjunkan langsung ke lokasi pada 7-8 April 2026 untuk mengusut tuntas pemicu konflik sekaligus memastikan prinsip perlindungan HAM tetap terjaga.

Ketegangan di Kecamatan Taraju ini bermula dari keresahan warga terkait dugaan penyimpangan ajaran di padepokan tersebut, termasuk isu larangan salat Jumat bagi pengikutnya. Situasi memuncak menjadi aksi spontan perusakan dan pembakaran oleh massa yang merasa geram.

Kepala Kanwil Kemenham Jabar, Hasbullah Fudail, menyatakan bahwa koordinasi ketat dengan Pemkab Tasikmalaya, Kesbangpol, dan FKUB telah dilakukan untuk memitigasi dampak sosial yang lebih luas.

“Penyelesaian permasalahan kerukunan umat beragama dan penganut kepercayaan memerlukan sinergitas dan kolaborasi seluruh instansi termasuk Kanwil HAM Jabar dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya,” tegas Hasbullah.

Verifikasi Lapangan dan Jeritan Keluarga Korban

Dalam kunjungan selama dua hari tersebut, tim melakukan audiensi dengan Forkopimcam serta keluarga korban yang bangunannya hangus terbakar. Meski ada dugaan penistaan agama yang mendasari kemarahan warga, Hasbullah menyayangkan cara-cara anarkis yang diambil sebagai jalan penyelesaian.

“Kami telah melakukan verifikasi ke lapangan serta menerima keterangan langsung dari keluarga korban yang menyayangkan kejadian anarkis tersebut terjadi,” ungkapnya.

Menuntut Kepastian Hukum dan Hak Aman

Kanwil Kemenham Jabar menekankan bahwa kasus ini harus diselesaikan melalui dua jalur utama. Pertama, transparansi penyelidikan terhadap dugaan penistaan agama oleh pihak padepokan. Kedua, penegakan hukum terhadap pelaku perusakan properti demi menjaga muruah hukum.

Poin paling krusial bagi Kemenham Jabar adalah pemulihan kondisi psikologis dan jaminan keselamatan bagi pihak-pihak yang terdampak aksi massa tersebut.

“Hak atas rasa aman penting untuk kemudian dipastikan dan dijamin pemenuhannya karena setiap warga negara termasuk keluarga korban berhak untuk merasa aman dan dalam kondisi yang selamat,” ujar Hasbullah.

Pendekatan Persuasif Cegah Gejolak Susulan

Pihak Kanwil HAM Jabar meminta aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar konflik horizontal tidak kembali pecah.

Hasbullah berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, seraya mengingatkan bahwa stabilitas keamanan di Jawa Barat hanya bisa terwujud jika semua pihak mengedepankan dialog daripada kekerasan.

“Upaya-upaya yang sistematis dan persuasif penting untuk dikedepankan, agar permasalahannya bisa selesai tanpa kemudian menimbulkan kembali gejolak di masyarakat,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hasbullah Fudail Kanwil HAM Jabar Padepokan STJ Saung Taraju Jumantara Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan

Isak Tangis Warnai PHK Massal Pabrik Tekstil di Cimahi, Ratusan Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jabar Peringkat Pertama Nasional Kasus PHK Sepanjang Januari-Juni 2026

Mencekam! Geng Motor Bersenpi dan Sajam Teror Warga Garut, Videonya Viral di Medsos

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.