Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB

Selasa, 4 Agustus 2026 21:35 WIB

Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija

Selasa, 4 Agustus 2026 20:30 WIB

Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet

Selasa, 4 Agustus 2026 20:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB
  • Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija
  • Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet
  • Singgung Aturan FIFA, Pelatih Persib Layangkan Kritik Keras Terkait Jadwal Piala Presiden 2026
  • Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?
  • Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final
  • Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai
  • Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB

By Mulki AlbarSelasa, 4 Agustus 2026 21:35 WIB3 Mins Read
PT Pegadaian (Persero) terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Financial Literacy on The Way. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Pegadaian (Persero) secara masif terus menggenjot literasi keuangan di kalangan generasi muda Indonesia. Melalui program bertajuk Financial Literacy on The Way – Finansial Mandiri Dimulai Hari Ini, korporasi pelat merah ini menyambangi Kampus ITB Jatinangor untuk membekali para mahasiswa dengan kesadaran finansial sekaligus fondasi karakter antikorupsi.

Langkah strategis ini tidak sekadar mengenalkan beragam instrumen investasi emas, melainkan menanamkan nilai-nilai integritas agar para intelektual muda siap menghadapi kerasnya dunia profesional dengan prinsip keuangan yang sehat dan jujur.

Penyuluh Anti Korupsi PT Pegadaian (Persero), Didik Bintoro Seputro, menegaskan bahwa literasi mengelola uang harus berjalan beriringan dengan prinsip moral yang lurus. Kecakapan finansial dinilai tidak akan bernilai positif jika diperoleh melalui jalan pintas yang menyalahi aturan.

“Pegadaian sekarang memang sedang fokus kepada generasi milenial dan Gen Alpha. Kita ingin memperkenalkan produk-produk Pegadaian, tetapi juga dibalut dengan integritas. Kalau tidak dipupuk dari sekarang, kemampuan mengelola keuangan percuma kalau hasil yang didapat dengan cara-cara yang tidak baik,” ujar Didik di Kampus ITB Jatinangor.

Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa integritas yang ditanamkan bukan sekadar menghafal aturan normatif, melainkan membentuk habitus berpikir agar generasi penerus bangsa terbiasa meraih pencapaian dengan cara yang sah dan transparan.

“Kalau tidak dibiasakan dari sekarang, nanti ketika masuk dunia kerja mereka bisa saja melakukan apa pun demi mencapai tujuan. Itu yang ingin kita cegah,” imbuhnya.

Di sisi lain, Didik juga memastikan bahwa tata kelola operasional di tubuh Pegadaian kini semakin diperketat guna menjaga kepercayaan publik. Sistem pengawasan berlapis—mulai dari prosedur verifikasi berbasis aplikasi digital hingga transparansi penaksiran nilai barang jaminan—terus dioptimalkan untuk menutup celah kecurangan.

“Kalau di Pegadaian sekarang sudah mulai semakin transparan. Verifikasi sudah diperjelas dengan berbagai aplikasi dan dokumentasi. Penaksiran juga dilakukan sesuai kondisi sebenarnya, tidak dikurangi maupun dilebihkan,” tegasnya seraya memastikan keamanan investasi di bawah payung hukum pemerintah.

Mulai Berinvestasi Sejak Mahasiswa Tanpa Tunggu Mapan

Sementara itu, Sales Business to Business Senior PT Pegadaian (Persero) Area Tasikmalaya, Muhammad Razhi, menyoroti pentingnya edukasi finansial dini bagi kalangan akademisi. Menurutnya, masih banyak mahasiswa yang abai merancang ketahanan finansial masa depan karena merasa belum memiliki penghasilan tetap.

Padahal, bekal finansial dan modal usaha harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum mereka resmi mengenakan toga kelulusan dan terjun ke dunia kerja.

“Kebanyakan mahasiswa belum memikirkan masa depan mereka. Padahal ketika lulus nanti mereka membutuhkan modal, baik untuk bekerja maupun membangun usaha. Karena itu kita dorong mulai investasi dari sekarang,” ucap Razhi.

Ia merekomendasikan emas sebagai instrumen investasi paling ramah pemula karena memiliki tingkat risiko yang rendah serta fleksibilitas modal yang tinggi. Prinsip dasar investasi yang ia tawarkan pun sangat sederhana namun aplikatif bagi kaum muda.

“Jangan menunggu mapan dulu baru investasi, tetapi mulai investasi dulu supaya bisa mapan di kemudian hari,” pesannya.

Di samping menyiapkan dana masa depan, masifnya edukasi finansial ini diakui sebagai benteng pelindung agar mahasiswa tidak terperosok ke dalam jerat investasi bodong, maraknya judi online (judol), serta cengkeraman pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan.

“Kalau mereka bisa mengelola keuangan dengan baik, harapannya mereka tidak mudah tergoda judi online ataupun pinjaman online ilegal,” kata Razhi.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Pegadaian aktif menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menggelar program mandiri secara nasional, termasuk menyukseskan Gerakan Cerdas Keuangan Nasional (Gencarkan) hingga ke wilayah pelosok. Mengakhiri pemaparannya, Razhi mengajak para mahasiswa untuk mulai melirik emas sebagai instrumen simpanan jangka panjang yang ramah di kantong mahasiswa.

“Kita bisa mulai investasi emas dari Rp10 ribu saja. Prosesnya sederhana, cukup membeli, menyimpan dalam jangka waktu tertentu, lalu dijual ketika harganya sudah naik. Yang terpenting, pilih tempat investasi yang aman dan terpercaya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Investasi Emas ITB Jatinangor literasi keuangan pegadaian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet

Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Saldo DANA Gratis Menanti! Ini Link DANA Kaget 4 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya dengan Mudah

Logo HUT RI ke-81 Tahun 2026 Resmi, Ini Link Download dan Makna di Baliknya

Cek HP Sekarang! Bansos PIP Agustus 2026 Cair, Simak Rincian Nominal dan Cara Klaimnya

Kode Redeem FF

Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 4 Agustus 2026: Peti Senjata, Emote, Diamond Royale Menanti!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.