Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri

Kamis, 17 September 2026 06:00 WIB

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 17 September 2026 05:00 WIB

Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak

Kamis, 17 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
  • Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak
  • Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Rekomendasi Kuliner Legendaris Garut: 4 Tempat Makan Ikonik yang Wajib Dicoba
  • Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia
  • Persib Bungkam FC Seoul 1-0, Maung Bandung Langsung Kuasai Puncak Grup E ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

By SusanaMinggu, 12 Juli 2026 12:06 WIB3 Mins Read
Gedung Sate. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengendara yang biasa melintas di kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu kini harus menyesuaikan rute perjalanan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup permanen akses Jalan Diponegoro yang membelah area depan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, Kota Bandung.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak Jumat (10/7/2026) seiring dimulainya proyek penataan kawasan halaman Gedung Sate sebagai salah satu ikon pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Penutupan jalan ini tidak hanya mengubah arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Bandung, tetapi juga memengaruhi mobilitas ribuan pengendara yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Jalan Diponegoro Ditutup Permanen

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar, menegaskan bahwa penutupan Jalan Diponegoro bukan bersifat sementara.

Menurutnya, akses kendaraan di depan Gedung Sate akan ditutup untuk selamanya sebagai bagian dari penataan kawasan yang sedang berlangsung.

Dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, masyarakat diminta mulai membiasakan diri menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah.

Baca Juga:  Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?

Rute Alternatif dari Arah Timur

Bagi pengendara yang datang dari Jalan Supratman maupun Jalan Cilaki, kini tidak lagi diperbolehkan melintas lurus di depan Gedung Sate menuju kawasan Gasibu.

Seluruh arus kendaraan dialihkan menuju Jalan Sentot Alibasyah.

Pada jalur baru tersebut, pemerintah membagi arus kendaraan menjadi dua lajur utama:

  • Lajur kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang akan menuju Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati).
  • Lajur kiri digunakan bagi kendaraan yang mengarah ke Jalan Majapahit dan kawasan Gedung DPRD Jawa Barat.

Rute Alternatif dari Arah Barat

Sementara itu, pengendara yang datang dari kawasan Jalan Trunojoyo, Jalan Aria Jipang, maupun sekitar Gedung DPRD Jawa Barat dan hendak menuju Jalan Supratman atau Jalan Cisangkuy juga harus mengikuti jalur baru.

Pengendara diwajibkan masuk terlebih dahulu ke Jalan Majapahit, kemudian berbelok ke kanan menuju Jalan Surapati, sebelum akhirnya dapat memasuki Jalan Sentot Alibasyah.

Baca Juga:  Gedung Sate Jadi Lautan Biru, Dipadati Ribuan Bobotoh Jelang Kedatangan Persib

Rekayasa lalu lintas ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan meski akses utama di depan Gedung Sate telah ditutup.

Waspadai Titik Crossing Baru

Dishub Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati karena pola lalu lintas baru menciptakan sejumlah titik pertemuan arus kendaraan atau crossing.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di persimpangan arus kendaraan dari Jalan Sentot Alibasyah dengan kendaraan yang turun dari Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati).

Untuk mengantisipasi kepadatan serta membantu pengendara beradaptasi dengan rekayasa lalu lintas baru, petugas Dishub disiagakan di beberapa lokasi strategis.

Petugas ditempatkan di:

  • Persimpangan Jalan Sentot Alibasyah.
  • Persimpangan Jalan Majapahit.

Keberadaan petugas diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan sekaligus membantu pengendara yang masih belum memahami perubahan jalur.

Pengendara Masih Beradaptasi

Pada hari-hari pertama penerapan rekayasa lalu lintas, sejumlah pengguna jalan mengaku masih kebingungan mengikuti marka dan petunjuk arah yang baru.

Baca Juga:  Lautan Manusia Padati Gedung Sate, Kemeriahan Kirab Milangkala Tatar Sunda Sukses Hipnotis Warga Bandung

Salah satunya Deli Rahman (26), warga Kiaracondong, yang mengaku harus memperlambat laju kendaraannya saat melintasi kawasan tersebut.

Ia mengatakan sempat kebingungan ketika hendak menuju kawasan Aria Jipang dari arah Jalan Supratman karena harus menyesuaikan dengan pengalihan arus kendaraan.

Masyarakat Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk memperkirakan waktu tempuh lebih awal sebelum melintasi kawasan Gedung Sate dan Gasibu.

Selama masa adaptasi rekayasa lalu lintas, pengendara juga disarankan memanfaatkan jalur alternatif lain di luar kawasan tersebut apabila memungkinkan guna menghindari kepadatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Dengan penutupan permanen Jalan Diponegoro, pola lalu lintas di pusat Kota Bandung dipastikan berubah. Karena itu, masyarakat diharapkan memperhatikan rambu-rambu, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta selalu mengutamakan keselamatan berkendara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gedung Sate
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.