Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar

Jumat, 30 Oktober 2026 06:00 WIB

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Jumat, 30 Oktober 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar
  • Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet
  • Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!

By SusanaRabu, 8 April 2026 15:14 WIB3 Mins Read
Video ibu tiri vs anak tiri viral di TikTok. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena video viral bertajuk “Ibu Tiri vs Anak Tiri” kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Konten yang sebelumnya disebut berlatar kebun sawit kini muncul versi lanjutan yang diklaim sebagai “Part 2” dengan latar dapur.

Namun di balik rasa penasaran publik, muncul peringatan serius terkait keamanan digital dan potensi penipuan online yang mengintai pengguna internet.

Dari Kebun Sawit ke Dapur, Narasi yang Dipertanyakan

Narasi yang beredar mengaitkan dua lokasi berbeda, kebun sawit dan dapur seolah menjadi satu rangkaian cerita utuh. Namun, hasil penelusuran menunjukkan banyak kejanggalan dalam video tersebut.

Perbedaan kualitas gambar, pakaian, hingga latar belakang membuat dugaan bahwa potongan video itu bukan bagian dari satu alur yang sama.

Banyak pihak menilai label “Part 2” hanya digunakan sebagai strategi clickbait untuk memancing rasa penasaran dan meningkatkan klik.

Adegan Dapur yang Sengaja Dipotong

Baca Juga:  Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya

Dalam cuplikan yang beredar, terlihat seorang perempuan sedang melakukan aktivitas memasak di dapur. Situasi terlihat normal hingga muncul sosok pria dari arah belakang.

Momen tersebut menjadi titik yang kemudian dipotong dan disebarkan secara terpisah, sehingga menimbulkan berbagai tafsir di kalangan warganet.

Pola seperti ini dinilai sebagai teknik umum dalam konten viral, yakni:

  • Judul sensasional
  • Situasi ambigu
  • Potongan video menggantung

Tujuannya adalah mendorong pengguna untuk mencari “versi lengkap” dari video tersebut.

Diduga Bukan dari Indonesia

Meski sempat dikaitkan dengan konteks lokal, tidak ditemukan unsur yang menguatkan bahwa video tersebut berasal dari Indonesia.

Tidak ada bahasa, simbol, maupun identitas budaya yang mengarah pada lokasi dalam negeri. Sebaliknya, terdapat indikasi penggunaan bahasa asing yang memperkuat dugaan bahwa video tersebut berasal dari luar negeri.

Narasi “ibu tiri dan anak tiri” diduga sengaja dipilih karena lebih mudah memicu emosi dan rasa penasaran publik Indonesia.

Baca Juga:  Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar

Bahaya di Balik Link “Full Video”

Ancaman terbesar dari fenomena ini bukan pada isi video, melainkan tautan yang beredar dengan klaim “full video”.

Banyak link yang tersebar justru mengarah pada situs berbahaya yang dapat mencuri data pengguna.

Risiko yang mengintai antara lain:

  • Phishing: pencurian akun media sosial dan data pribadi
  • Malware: peretasan perangkat tanpa disadari
  • APK berbahaya: pencurian OTP, SMS, hingga akses rekening bank

Modus ini memanfaatkan rasa penasaran dan FOMO (fear of missing out) pengguna internet.

Risiko Hukum bagi Penyebar Link

Selain ancaman digital, penyebaran konten dan link semacam ini juga berpotensi melanggar hukum.

Risiko tersebut tidak hanya berlaku bagi pembuat konten, tetapi juga bagi siapa saja yang ikut menyebarkan, baik melalui media sosial maupun aplikasi pesan.

Artinya, tindakan forward atau share link tanpa verifikasi dapat berujung pada konsekuensi hukum.

Baca Juga:  Ini 24 Platform Legal Alternatif LK21 untuk Nonton Film di 2025

Ciri-Ciri Link Berbahaya yang Harus Diwaspadai

Agar tidak terjebak, berikut tanda-tanda umum link berbahaya:

  • Akun anonim tanpa identitas jelas
  • Tautan pendek yang mencurigakan
  • Banyak iklan pop-up
  • Diminta mengunduh file seperti .apk, .exe, atau .rar

Jika menemukan ciri tersebut, sebaiknya segera hindari dan jangan diklik.

Bijak di Tengah Arus Viral

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa tidak semua konten viral di media sosial bisa dipercaya. Banyak di antaranya yang sengaja dibuat untuk memancing emosi dan klik pengguna.

Di era digital saat ini, satu klik yang salah tidak hanya berisiko kehilangan data pribadi, tetapi juga dapat berdampak pada keamanan finansial.

Karena itu, literasi digital dan kewaspadaan menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam konten manipulatif yang terus berkembang di internet.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral terbaru hoaks internet Ibu Tiri vs Anak Tiri keamanan digital link video viral phishing online video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.