bukamata.id – Masa depan Bojan Hodak bersama Persib Bandung tampaknya berada di ujung jalan. Dalam waktu dekat, pelatih asal Kroasia itu kabarnya akan diizinkan untuk membuka pembicaraan dengan klub lain maupun PSSI terkait kemungkinan karier barunya.
Pelatih berusia 53 tahun tersebut pertama kali bergabung dengan Persib di Liga 1 musim 2023/2024, menggantikan Luis Milla yang mundur lebih awal. Saat itu, banyak pendukung Persib—Bobotoh—masih ragu terhadap kemampuan Hodak, karena nama Milla sudah terlanjur melekat di hati mereka.
Namun, Bojan Hodak membungkam semua keraguan itu dengan prestasi luar biasa. Di bawah asuhannya, Maung Bandung tampil solid dan berhasil merebut gelar juara Liga 1 2023/2024, sekaligus mengembalikan kejayaan klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.
Atas pencapaian itu, manajemen Persib memperpanjang kontrak Hodak hingga 31 Mei 2026.
Keputusan itu terbukti tepat. Musim berikutnya, pelatih berpengalaman yang pernah menangani PSM Makassar dan Timnas U-19 Malaysia itu kembali membawa Persib menjadi juara Liga 1 2024/2025.
Bukan hanya di kompetisi domestik, Persib kini juga menunjukkan taringnya di ajang Asia, tepatnya di AFC Champions League Two 2025/2026, dengan performa yang cukup impresif.
Kontrak Tersisa Enam Bulan, Hodak Mulai Dilirik Klub dan PSSI
Meski sukses besar, masa kerja Bojan Hodak bersama Persib kini tinggal enam bulan lagi. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda manajemen akan memperpanjang kontraknya.
Sesuai regulasi, pelatih maupun pemain yang kontraknya tinggal enam bulan terakhir sudah diperbolehkan bernegosiasi dengan klub lain, efektif mulai 1 Desember 2025. Jika tidak ada kesepakatan baru dari Persib, maka Hodak bebas mencari tantangan baru untuk musim 2026/2027.
Situasi ini pun menjadi perhatian banyak pihak. Sejumlah klub dalam dan luar negeri disebut mulai melirik jasa Bojan Hodak. Bahkan, PSSI dikabarkan ikut mengamati perkembangan situasi pelatih berkepala plontos itu.
Bojan Hodak Masuk Radar Timnas Indonesia?
Kursi pelatih timnas Indonesia saat ini tengah kosong setelah Patrick Kluivert resmi hengkang. Kondisi itu membuat banyak nama beredar sebagai calon pengganti, dan salah satunya adalah Bojan Hodak.
Di berbagai platform media sosial, sejumlah pendukung sepak bola nasional menilai Hodak layak menangani skuad Garuda.
Alasannya jelas: ia telah membuktikan kapasitasnya di sepak bola Indonesia, baik ketika menukangi PSM Makassar maupun saat membawa Persib meraih dua gelar juara berturut-turut di Liga 1.
Meski begitu, hingga kini PSSI belum mengumumkan siapa pelatih baru timnas Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sempat menyebutkan bahwa ada lima kandidat kuat yang sedang dipertimbangkan, namun belum satu pun nama yang dibuka ke publik.
Akankah Bojan Hodak Bertahan atau Menerima Tantangan Baru?
Dengan sisa kontrak yang makin menipis dan banyaknya tawaran yang mungkin datang, masa depan Bojan Hodak kini menjadi salah satu topik paling hangat di sepak bola nasional.
Apakah Persib akan mempertahankan arsitek kejayaan mereka itu, atau justru melepaskannya ke tim lain — bahkan mungkin ke timnas Indonesia?
Waktu yang akan menjawab. Namun yang pasti, kiprah Bojan Hodak selama dua musim terakhir telah meninggalkan jejak besar di sejarah Persib Bandung dan Liga 1 Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









