bukamata.id – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menegaskan komitmennya membantu pekerja melalui Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025. Program ini bertujuan meringankan beban ekonomi pekerja dengan penghasilan terbatas dan menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan biaya hidup.
Besaran dan Kriteria Penerima BSU
Setiap pekerja yang memenuhi syarat akan menerima Rp600.000. Adapun kriteria penerima adalah:
- Gaji maksimal Rp3,5 juta atau setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)
- Terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025
- Prioritas bagi pekerja yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
Jadwal dan Saluran Penyaluran
Pencairan BSU tahap pertama telah dimulai 5 Juni 2025 dan berlangsung hingga minggu ketiga Juli 2025. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui:
- Bank Himbara: BNI, BRI, BTN, Mandiri
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
- PT Pos Indonesia
Dana disalurkan langsung ke rekening penerima. Meski belakangan muncul isu penyaluran tahap berikutnya pada September 2025, Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan belum mengonfirmasi kebijakan baru. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, “Sampai sekarang belum ada kebijakan dari Pak Presiden,” dikutip pada Senin, 15 September 2025.
Cara Cek Status Penerima BSU
Pekerja dapat memeriksa status penerimaan BSU secara mandiri melalui situs resmi atau aplikasi, berikut panduannya:
1. Melalui Situs Resmi Kemnaker
- Buka bsu.kemnaker.go.id
- Masukkan NIK KTP
- Isi kode keamanan (captcha)
- Klik Cek Status
- Status penerima, bank penyalur, dan jadwal transfer akan muncul di dashboard
2. Melalui Aplikasi Pospay
- Buka aplikasi Pospay
- Pilih menu “i” di pojok kanan bawah
- Klik ikon kedua dari bawah (ikon tangan)
- Pilih Bantuan Subsidi Gaji/Upah 2025
- Masukkan NIK KTP
- Klik Cek Status Penerima
- Hasil akan menunjukkan apakah terdaftar atau tidak
Pentingnya Memeriksa Status
Memeriksa status penerimaan BSU penting agar pekerja mengetahui:
- Data sudah masuk dan diverifikasi
- Belum terdaftar sehingga perlu koreksi data
- Jadwal pencairan sudah dapat ditindaklanjuti
Pastikan NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan data pemerintah. Ketidaksinkronan data dapat menghambat proses pencairan.
BSU 2025 menjadi salah satu program penting pemerintah untuk membantu pekerja berpenghasilan rendah menghadapi tantangan ekonomi, terutama bagi mereka yang belum pernah menerima bantuan sosial lain.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









