bukamata.id – Pemerintah memastikan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000 tetap disalurkan pada semester kedua 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pencairan BSU akan berlangsung, meski hingga awal Oktober 2025, jadwal resmi pencairan berikutnya belum diumumkan.
Masyarakat diimbau untuk aktif mengecek status penerima BSU melalui kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) maupun BPJS Ketenagakerjaan agar terhindar dari informasi menyesatkan.
Cara Cek Penerima BSU Rp600.000
1. Melalui Situs Resmi Kemnaker
- Buka situs bsu.kemnaker.go.id.
- Masukkan data diri: NIK KTP, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor HP, alamat email.
- Isi kode keamanan yang muncul dan klik Cek Status.
- Jika lolos, akan muncul notifikasi, dan pencairan dapat dilakukan melalui bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN), Bank Syariah Indonesia, atau PT Pos Indonesia.
2. Melalui Kantor Pos
- Siapkan NIK dan kode QR dari aplikasi Pospay, serta nomor HP aktif untuk verifikasi.
- Datang ke kantor pos, ambil antrean, lakukan verifikasi dokumen dan QR code.
- Dana BSU Rp600.000 akan diberikan secara tunai.
3. Melalui Aplikasi Pospay
- Unduh aplikasi Pospay dari Google Play Store atau App Store.
- Daftar atau login menggunakan nomor ponsel aktif, lalu verifikasi OTP.
- Masuk ke menu Pencairan Bantuan, pilih kategori Bantuan Sosial/BSU, dan masukkan NIK atau nomor kepesertaan.
- Sistem akan menampilkan status penerima BSU.
4. Situs Kemnaker Langsung
- Kunjungi bsu.kemnaker.go.id
- Daftar akun baru atau login jika sudah memiliki akun.
- Notifikasi akan muncul apakah Anda penerima BSU atau bukan.
5. Situs BPJS Ketenagakerjaan
- Kunjungi bpjsketenagakerjaan.go.id
- Masukkan NIK dan data pribadi.
- Sistem akan menampilkan status penerima BSU Rp600.000.
Dengan mengecek melalui link resmi di atas, masyarakat dapat memastikan status penerima BSU Oktober 2025 dengan aman dan tepat waktu.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










