bukamata.id – Persib Bandung harus mengubur rencana mendatangkan striker incaran mereka pada bursa transfer awal tahun ini. Igor Sergeev dipastikan tidak akan berseragam Maung Bandung setelah resmi menandatangani kontrak bersama Persepolis, klub raksasa asal Iran.
Kepastian tersebut mencuat setelah akun Instagram @transfermarkt.co.id mengunggah kabar transfer sang pemain. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa nama Igor Sergeev sempat masuk radar Persib sebagai kandidat penyerang baru, namun akhirnya sang pemain memilih melanjutkan kariernya di Timur Tengah.
“Nama Igor Sergeev sempat beredar sebagai opsi perumoran Persib beberapa pekan ke belakang. Namun, dia resmi berlabuh ke Persepolis per 5 Januari kemarin,” tulis akun @transfermarkt.co.id.
Kegagalan ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi Persib yang tengah berburu sosok penyerang berpengalaman. Sergeev dikenal sebagai striker produktif dengan naluri gol tinggi, baik di level klub maupun tim nasional Uzbekistan.
Musim lalu, penyerang berusia 32 tahun itu tampil impresif bersama Pakhtakor. Berdasarkan data Transfermarkt, Sergeev mencatatkan 25 gol dari 38 pertandingan di berbagai ajang, sebuah statistik yang menunjukkan konsistensinya di lini depan.
Tak hanya tajam di kompetisi domestik, pengalaman Sergeev di level Asia juga tak bisa dipandang sebelah mata. Ia turut membawa Pakhtakor melaju hingga babak 16 besar Liga Champions Asia Elite sebelum langkah mereka dihentikan Al-Hilal.
Meski gagal merekrut Sergeev, Persib sebenarnya masih memiliki kedalaman skuad di sektor penyerang. Nama-nama seperti Uilliam Barros, Andrew Jung, dan Ramon Tanque menjadi andalan Bojan Hodak dalam urusan mencetak gol.
Kontribusi ketiganya pun cukup signifikan. Uilliam Barros sudah mengoleksi sembilan gol di semua kompetisi, disusul Andrew Jung dengan delapan gol, serta Ramon Tanque yang mencatat empat gol.
Namun demikian, absennya Sergeev membuat Persib kehilangan kesempatan menghadirkan sosok striker dengan jam terbang tinggi di kancah Asia. Padahal, Maung Bandung tengah bersiap menghadapi tantangan besar di babak 16 besar ACL Two, kompetisi yang menuntut pengalaman dan ketajaman di level tertinggi.
Situasi ini membuka kemungkinan Persib kembali aktif memantau pasar transfer demi menemukan opsi alternatif yang sepadan sebelum kompetisi internasional dimulai.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











