bukamata.id – Peta persaingan bursa transfer sepak bola Indonesia mulai memanas. Pangeran Biru dikabarkan sedang memonitor situasi Maxwell Souza, striker asing milik sang rival, Persija Jakarta. Pemain asal Brasil tersebut sukses mencuri perhatian publik pada musim perdananya di Liga Indonesia Super League 2025-2026 lewat gelontoran 15 gol serta kreasi 4 assist dari total 30 laga yang ia lakoni.
Statistik impresif ini menjadikannya komoditas panas yang dinilai cocok untuk mempertajam lini depan Persib Bandung. Kendati demikian, lampu hijau kepindahan sang pemain sepenuhnya berada di bawah kendali sang juru taktik.
Sinyal Ketertarikan dari Manajemen Maung Bandung
Bos Persib Bandung sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, tidak menampik adanya kabar ketertarikan Maxwell Souza untuk menyeberang ke kubu Bandung. Meski begitu, pria yang akrab disapa Pak Haji ini kembali menyerahkan segala keputusan teknis kepada pelatih kepala, Bojan Hodak.
“Mudah-mudahan saja bisa bergabung karena dia (Maxwell) juga (rumornya) tertarik kepada Persib. Siapa pun juga pemain profesional dari mana pun tidak tertutup ya,” kata Umuh Muchtar saat ditemui, menegaskan peluang terbuka bagi Maxwell.
Lebih lanjut, faktor kelanjutan masa depan kursi kepelatihan di dalam tim juga disebut-sebut bakal memengaruhi kebijakan belanja pemain ini.
“Nanti terserah Bojan ya. Bojan juga apa masih bisa terus atau tidak,” menunjukkan bahwa masa depan pelatih juga menjadi faktor penting dalam keputusan transfer ini.
Efek Domino Kedatangan Maxwell Souza di Skuad Utama
Secara taktikal, Maxwell Souza bukanlah penyerang biasa. Pemain yang sempat mencicipi atmosfer Serie A Brasil sebanyak tujuh kali ini dikenal sebagai versatile player yang fasih bermain di sektor sayap kanan, kiri, ataupun dipasang sebagai ujung tombak tunggal. Fleksibilitas inilah yang berpotensi mendongkrak daya gedor Persib.
Namun di sisi lain, jika manajemen sukses mendaratkan Maxwell, posisi penyerang sayap saat ini yang dihuni oleh Uilliam Barros dipastikan bakal terancam. Walau Uilliam punya kelebihan dalam membantu transisi bertahan, produktivitasnya di lini depan tengah mandek. Ia tercatat mengalami paceklik gol yang cukup lama semenjak terakhir kali menyumbang gol di pekan ke-23, saat Persib menggulung Madura United dengan skor telak 5-0.
Kondisi tersebut memicu spekulasi di kalangan bobotoh mengenai potensi perombakan legiun asing, di mana posisi Uilliam bisa saja terdepak dari susunan pemain utama.
Menanti Ketegasan Taktis Jelang Berakhirnya Kontrak Pelatih
Rencana perburuan pemain baru ini berjalan beriringan dengan tanda tanya seputar masa depan Bojan Hodak. Kontrak arsitek taktik asal Kroasia tersebut diketahui akan usai pada Mei 2026. Alhasil, manajemen Persib dituntut bergerak cermat agar profil pemain baru yang didatangkan selaras dengan rencana jangka panjang klub maupun skema pelatih yang menjabat nanti.
Umuh Muchtar kembali menggarisbawahi bahwa pihak manajemen tidak akan melakukan intervensi terhadap komposisi tim dan sepenuhnya mengikuti arahan wilayah teknis.
“Semua keputusan ada di tangan pelatih, kami hanya mendukung apa pun yang terbaik untuk Persib,” jelasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










