bukamata.id – Menjelang penutupan bursa transfer Super League 2025/2026, nama Ragnar Oratmangoen menjadi sorotan publik sepak bola nasional.
Penyerang Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa itu dikabarkan diminati oleh tiga klub besar Tanah Air, yaitu Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya.
Isu ini mencuat di detik-detik akhir bursa, memicu spekulasi luas terkait masa depan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Ketiga klub peminat merupakan kekuatan utama Super League dengan ambisi besar pada musim mendatang.
Minim Menit Bermain di Belgia Jadi Pemicu
Ketertarikan klub-klub Indonesia terhadap Ragnar tidak lepas dari kondisinya di FCV Dender, Belgia. Sepanjang musim ini, Ragnar tercatat hanya bermain 10 kali dengan total 266 menit dan satu gol.
Jumlah ini dianggap minim bagi pemain Timnas Indonesia yang perlu menjaga ritme dan kebugaran jelang agenda internasional.
Minimnya kesempatan tampil memunculkan spekulasi bahwa Ragnar mulai mempertimbangkan opsi untuk pindah klub demi jam terbang lebih konsisten.
Persija, Persib, dan Persebaya Mengintai
Kabar ketertarikan tiga klub ini pertama kali ramai setelah akun-akun pemantau transfer mengaitkan nama Ragnar dengan klub-klub tersebut. Akun @gossindo_ menyebut Persebaya dan Persib tengah memantau situasi, sementara @sasanafootball.id mengaitkannya dengan Persija Jakarta.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub maupun dari Ragnar, meski derasnya rumor menunjukkan komunikasi atau penjajakan kemungkinan telah berlangsung.
Nilai Taktis dan Fleksibilitas Posisi
Ragnar dikenal memiliki fleksibilitas tinggi. Meski sering bermain di sayap kiri, ia juga mampu diplot sebagai penyerang tengah, gelandang serang, hingga gelandang bertahan. Fleksibilitas ini menjadikannya pilihan menarik bagi klub yang ingin menambah kualitas tanpa merombak komposisi tim.
Selain aspek teknis, Ragnar membawa nilai strategis sebagai pemain Timnas Indonesia dengan pengalaman Eropa. Estimasi nilai transfernya mencapai Rp10,43 miliar, sementara kontraknya dengan FCV Dender berlaku hingga Juni 2026, yang membuat proses transfer tidak sederhana dan membutuhkan kesiapan finansial serta strategi klub.
Menanti Kepastian di Fase Akhir Bursa
Hingga penutupan bursa transfer, masa depan Ragnar Oratmangoen masih menjadi tanda tanya. Pilihannya terbuka antara bertahan di Eropa atau kembali ke Indonesia untuk menit bermain lebih stabil.
Dinamika ini menunjukkan bahwa Super League semakin kompetitif dan menjadi opsi menarik bagi pemain Timnas Indonesia. Keputusan Ragnar di akhir bursa diprediksi dapat memengaruhi peta persaingan musim 2025/2026 secara signifikan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











