Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bansos beras

Bansos Beras Juli 2026 Mulai Disalurkan, Simak Syarat dan Cara Cek Penerima

Kamis, 9 Juli 2026 13:08 WIB
pembunuhan

Kasus Pembunuhan saat Perayaan Persib Juara di Bandung Belum Tuntas, Dua Pelaku Masih Buron

Kamis, 9 Juli 2026 13:04 WIB

Igor Tolic Bocorkan Persib Masih Datangkan Pemain Baru, Siapa Rekrutan Berikutnya?

Kamis, 9 Juli 2026 12:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Beras Juli 2026 Mulai Disalurkan, Simak Syarat dan Cara Cek Penerima
  • Kasus Pembunuhan saat Perayaan Persib Juara di Bandung Belum Tuntas, Dua Pelaku Masih Buron
  • Igor Tolic Bocorkan Persib Masih Datangkan Pemain Baru, Siapa Rekrutan Berikutnya?
  • Update Kode Redeem FF Hari Ini 9 Juli 2026, Kesempatan Dapat Emote dan Skin Gratis
  • Spanyol vs Belgia Piala Dunia 2026, De Bruyne Terancam Kembali Jadi Cadangan?
  • Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss, Prancis Hadapi Maroko
  • Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir
  • Bukan Trofi! Ini Target Utama Persib di Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 9 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terganjal Aturan Kawasan Kumuh, DPRD Jabar Desak Perluasan Jangkauan Bantuan Rutilahu

By Aga GustianaKamis, 12 Februari 2026 14:34 WIB2 Mins Read
Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau program bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Foto: Ist
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Jawa Barat menghadapi tantangan regulasi yang cukup pelik. Meski bantuan terus bergulir, aturan mengenai klasifikasi “kawasan kumuh” dianggap menjadi penghalang bagi warga kurang mampu lainnya yang juga membutuhkan hunian layak.

Hal ini terungkap saat Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, pada Rabu (11/2/2026). Dalam kunjungannya, para legislator melihat langsung bagaimana bantuan tersebut terealisasi di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Prasetyawati, menilai pembangunan di lapangan sudah berjalan dengan semestinya. Menariknya, keterbatasan lahan di wilayah padat penduduk memaksa pemilik rumah melakukan inovasi bangunan.

“Pelaksanaannya berjalan baik, hanya saja karena keterbatasan lahan, pembangunan cenderung dilakukan dengan penambahan ke atas atau menjadi dua lantai,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Deklarasikan Jabar Anteng untuk Pemilu 2024 yang Aman dan Netral

Persoalan Batasan Wilayah Administratif

Prasetyawati memberikan catatan khusus mengenai tingginya permintaan warga yang belum bisa terpenuhi. Saat ini, program Rutilahu masih sangat terpaku pada lokasi yang secara administratif terdaftar sebagai kawasan perumahan kumuh.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

Padahal, di kota besar seperti Cimahi dan Bandung, sebaran rumah tidak layak tidak melulu berada di area kumuh tersebut. Banyak warga di wilayah luar kawasan kumuh yang kondisinya memprihatinkan namun terhambat aturan untuk menerima manfaat.

“Ada masukan dari pihak kelurahan agar ketentuan tersebut dapat ditinjau ulang, sehingga program RUTILAHU tidak hanya difokuskan pada kawasan kumuh. Dengan begitu, rumah warga yang kondisinya tidak layak huni meskipun berada di luar kawasan kumuh tetap dapat memperoleh bantuan,” katanya.

Komitmen Memperluas Cakupan Bantuan

Mendengar keluhan dari akar rumput, Komisi IV menegaskan akan membawa persoalan regulasi ini ke tingkat yang lebih serius. Tujuannya jelas: agar standar kesejahteraan warga Jawa Barat tidak terkotak-kotak oleh batasan administratif semata.

Baca Juga:  Maju Pilkada Cimahi 2024, Ngatiyana-Adhitia Yudhistira Tak Gentar Hadapi Koalisi Gemuk

Prasetyawati berjanji bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan agar skema bantuan rumah ini lebih fleksibel dan tepat sasaran bagi siapa saja yang membutuhkan, tanpa terikat batasan wilayah kumuh saja.

“Tentu kami terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan taraf hidup masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bantuan Rumah Cimahi DPRD Jabar jawa barat Rutilahu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

pembunuhan

Kasus Pembunuhan saat Perayaan Persib Juara di Bandung Belum Tuntas, Dua Pelaku Masih Buron

Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir

Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!

Fantastis! Polisi Temukan Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar di Sebuah Rumah Mewah di Sentul

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Penerima PKH dan BPNT Berubah di Juli 2026? Simak Jadwal Pencairan, Nominal, dan Cara Cek Bansos

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Juli 2026 Mulai Cair! Cek Kategori Desil 1-10, Jangan Sampai Salah Status

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Viral Cristiano Ronaldo Ucapkan Bismillah Saat Eksekusi Penalti Lawan Kroasia
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.