Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 20:07 WIB

Dari Sopir Perusahaan hingga ‘Bestie’ Jackie Chan, Perjalanan Karier Iko Uwais Tembus Panggung Film Dunia

Minggu, 23 Agustus 2026 19:53 WIB

Kebakaran Hebat Lahap Desa Adat Sade Lombok, 150 Rumah Warga Hangus dalam Sekejap

Minggu, 23 Agustus 2026 18:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat
  • Dari Sopir Perusahaan hingga ‘Bestie’ Jackie Chan, Perjalanan Karier Iko Uwais Tembus Panggung Film Dunia
  • Kebakaran Hebat Lahap Desa Adat Sade Lombok, 150 Rumah Warga Hangus dalam Sekejap
  • Jangan Salah! Ini Cara Cek PKH Tahap 3 2026 Lewat HP, Status Bansos hingga Desil DTSEN
  • Bukan Sekadar Menang! Saddil Ramdani Beberkan Misi Besar Persib vs Manila Digger
  • Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?
  • Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik
  • 72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terganjal Aturan Kawasan Kumuh, DPRD Jabar Desak Perluasan Jangkauan Bantuan Rutilahu

By Aga GustianaKamis, 12 Februari 2026 14:34 WIB2 Mins Read
Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau program bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Foto: Ist
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Jawa Barat menghadapi tantangan regulasi yang cukup pelik. Meski bantuan terus bergulir, aturan mengenai klasifikasi “kawasan kumuh” dianggap menjadi penghalang bagi warga kurang mampu lainnya yang juga membutuhkan hunian layak.

Hal ini terungkap saat Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, pada Rabu (11/2/2026). Dalam kunjungannya, para legislator melihat langsung bagaimana bantuan tersebut terealisasi di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Prasetyawati, menilai pembangunan di lapangan sudah berjalan dengan semestinya. Menariknya, keterbatasan lahan di wilayah padat penduduk memaksa pemilik rumah melakukan inovasi bangunan.

“Pelaksanaannya berjalan baik, hanya saja karena keterbatasan lahan, pembangunan cenderung dilakukan dengan penambahan ke atas atau menjadi dua lantai,” ujarnya.

Baca Juga:  Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Persoalan Batasan Wilayah Administratif

Prasetyawati memberikan catatan khusus mengenai tingginya permintaan warga yang belum bisa terpenuhi. Saat ini, program Rutilahu masih sangat terpaku pada lokasi yang secara administratif terdaftar sebagai kawasan perumahan kumuh.

Baca Juga:  Purbaya Balas Tantangan Dedi Mulyadi: Cek Saja Sendiri, Jangan Nyuruh Saya Kerja

Padahal, di kota besar seperti Cimahi dan Bandung, sebaran rumah tidak layak tidak melulu berada di area kumuh tersebut. Banyak warga di wilayah luar kawasan kumuh yang kondisinya memprihatinkan namun terhambat aturan untuk menerima manfaat.

“Ada masukan dari pihak kelurahan agar ketentuan tersebut dapat ditinjau ulang, sehingga program RUTILAHU tidak hanya difokuskan pada kawasan kumuh. Dengan begitu, rumah warga yang kondisinya tidak layak huni meskipun berada di luar kawasan kumuh tetap dapat memperoleh bantuan,” katanya.

Komitmen Memperluas Cakupan Bantuan

Mendengar keluhan dari akar rumput, Komisi IV menegaskan akan membawa persoalan regulasi ini ke tingkat yang lebih serius. Tujuannya jelas: agar standar kesejahteraan warga Jawa Barat tidak terkotak-kotak oleh batasan administratif semata.

Baca Juga:  Tim Kampanye Daerah Jabar Prabowo-Gibran Resmi Dibentuk, Ridwan Kamil Optimis Satu Putaran

Prasetyawati berjanji bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan agar skema bantuan rumah ini lebih fleksibel dan tepat sasaran bagi siapa saja yang membutuhkan, tanpa terikat batasan wilayah kumuh saja.

“Tentu kami terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan taraf hidup masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi DPRD Jabar jawa barat Rutilahu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mesin Politik Mulai Dipanaskan! PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat

Kebakaran Hebat Lahap Desa Adat Sade Lombok, 150 Rumah Warga Hangus dalam Sekejap

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Salah! Ini Cara Cek PKH Tahap 3 2026 Lewat HP, Status Bansos hingga Desil DTSEN

Bukan Asli Ajaran Nabi? Konser Diberi Izin Tapi Maulid Dilarang, Ada Apa dengan Arab Saudi?

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.