Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Daftar Penerima PKH dan BPNT Berubah di Juli 2026? Simak Jadwal Pencairan, Nominal, dan Cara Cek Bansos

By SusanaKamis, 9 Juli 2026 05:00 WIB5 Mins Read
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
Ilustrasi Bantuan 2026. (Foto: Pixabay/Ekoanug)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Juli 2026. Memasuki triwulan ketiga, masyarakat mulai mencari informasi mengenai jadwal pencairan, perubahan daftar penerima, hingga cara mengecek status sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pada tahun ini, penyaluran bansos dilakukan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus diperbarui agar bantuan lebih tepat sasaran sesuai kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Belum Ada Tanggal Nasional Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3

Hingga kini, Kementerian Sosial (Kemensos) belum menetapkan satu tanggal pencairan nasional yang berlaku serentak di seluruh Indonesia.

Tahap ketiga merupakan alokasi bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Meski memasuki bulan Juli, hal itu bukan berarti seluruh dana bansos langsung masuk ke rekening penerima secara bersamaan.

Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan berbagai proses administrasi, mulai dari penetapan penerima, pembaruan data DTSEN, penerbitan surat perintah pencairan, kesiapan bank atau kantor pos penyalur, hingga kondisi di masing-masing daerah.

Karena itu, sebagian KPM bisa menerima bantuan lebih awal pada Juli, sementara penerima lainnya baru memperoleh pencairan pada Agustus atau September.

Jadwal Penyaluran PKH dan BPNT 2026

Secara umum, pemerintah membagi penyaluran bansos menjadi empat tahap dalam satu tahun, yakni:

  • Tahap 1: Januari–Maret
  • Tahap 2: April–Juni
  • Tahap 3: Juli–September
  • Tahap 4: Oktober–Desember

Masyarakat diimbau rutin memantau informasi resmi karena waktu pencairan dapat berbeda di setiap wilayah.

Baca Juga:  Catat Tanggalnya! PKH, BPNT, hingga Bantuan Sembako Juli 2026 Segera Disalurkan Pemerintah

Daftar Penerima Bansos Bisa Berubah

Salah satu pertanyaan yang banyak muncul adalah apakah daftar penerima PKH dan BPNT berubah pada Juli 2026.

Jawabannya, bisa berubah.

Hal itu karena pemerintah menggunakan DTSEN yang bersifat dinamis dan terus diperbarui berdasarkan hasil pendataan terbaru.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DTSEN Volume 2 Tahun 2026 kini telah mencakup sekitar 95,3 juta keluarga atau sekitar 289,3 juta individu di Indonesia.

Proses pembaruan tersebut meliputi:

  • Verifikasi lapangan.
  • Pembaruan data kependudukan.
  • Perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga.
  • Penyempurnaan klasifikasi tingkat kesejahteraan.

Akibatnya, ada keluarga yang sebelumnya belum menerima bantuan kini berpeluang masuk sebagai penerima baru. Sebaliknya, penerima lama juga bisa keluar dari daftar apabila kondisi ekonominya dinilai sudah membaik atau data yang dimiliki tidak lagi sesuai.

Penyebab Nama Hilang dari Daftar Penerima

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan status penerima berubah antara lain:

  • Kondisi ekonomi keluarga mengalami perubahan.
  • Posisi desil berubah setelah pemutakhiran data.
  • Data NIK, KK, atau identitas tidak sesuai dengan Dukcapil.
  • Perubahan anggota keluarga akibat kelahiran, kematian, perceraian, atau pindah domisili.
  • Ditemukan data ganda.
  • Komponen penerima PKH sudah tidak memenuhi syarat.
  • Hasil verifikasi lapangan menunjukkan data tidak sesuai.
  • Adanya usulan maupun sanggahan dari pemerintah daerah atau masyarakat.

Perlu diketahui, kategori desil tidak bisa diubah sendiri oleh masyarakat. Apabila terdapat kekeliruan data, pembaruan hanya dapat dilakukan melalui pemerintah desa, kelurahan, Dinas Sosial, atau aplikasi resmi Cek Bansos.

Baca Juga:  Kabar Baik untuk KPM! Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Segera Cair, Ada Bantuan Hingga Rp600 Ribu

Siapa yang Berhak Menerima PKH dan BPNT?

Kemensos menjelaskan bahwa masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4 dalam DTSEN menjadi kelompok prioritas penerima PKH maupun Program Sembako (BPNT).

Namun demikian, status berada di desil tersebut tidak otomatis menjamin seseorang akan menerima bantuan.

Penetapan penerima tetap mempertimbangkan:

  • Persyaratan masing-masing program.
  • Keberadaan komponen PKH.
  • Hasil verifikasi lapangan.
  • Validitas data kependudukan.
  • Kuota penerima yang ditetapkan pemerintah.

Besaran Bantuan PKH Tahun 2026

Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima.

Berikut nominal yang masih mengacu pada indeks bantuan Kemensos:

  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap atau Rp3 juta per tahun.
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap.
  • Siswa SD: Rp225.000 per tahap.
  • Siswa SMP: Rp375.000 per tahap.
  • Siswa SMA: Rp500.000 per tahap.
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap.
  • Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap.

Jumlah bantuan yang diterima setiap keluarga dapat berbeda karena bergantung pada jumlah komponen yang masih aktif dalam data PKH.

Nominal BPNT Tahun 2026

Untuk Program Sembako atau BPNT, pemerintah masih memberikan bantuan sebesar Rp200.000 setiap bulan.

Apabila pencairan dilakukan sekaligus selama tiga bulan, maka penerima memperoleh:

  • Rp600.000 setiap tahap
  • Total Rp2,4 juta per tahun apabila tetap terdaftar sebagai penerima selama 12 bulan.

BPNT juga tidak selalu dicairkan bersamaan dengan PKH. Ada KPM yang menerima kedua bantuan, namun ada pula yang hanya memperoleh salah satunya sesuai hasil verifikasi pemerintah.

Baca Juga:  Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS

Cara Cek Penerima PKH dan BPNT

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui situs resmi Kemensos.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
  3. Isi kode keamanan (captcha).
  4. Klik Cari Data.
  5. Sistem akan menampilkan status kepesertaan beserta jenis bantuan yang diterima.

Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang diterbitkan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Melalui aplikasi tersebut masyarakat juga dapat:

  • Mengusulkan calon penerima bansos.
  • Mengajukan sanggahan apabila menemukan penerima yang dinilai tidak layak.
  • Melihat status kepesertaan PKH maupun BPNT.

Nama Ada di DTSEN Belum Tentu Menerima Bansos

Pemerintah menegaskan bahwa tercatat dalam DTSEN bukan berarti otomatis menjadi penerima PKH atau BPNT.

DTSEN hanya menjadi basis data untuk proses penargetan bantuan.

Keputusan akhir tetap mempertimbangkan berbagai faktor seperti posisi desil, kelengkapan komponen PKH, hasil verifikasi lapangan, validitas data kependudukan, hingga kuota penerima yang telah ditetapkan pemerintah.

Hindari Link Pendaftaran Bansos Palsu

Masyarakat juga diimbau mewaspadai tautan atau pesan yang mengatasnamakan pemerintah dan menjanjikan pencairan bansos dengan meminta data rekening, PIN, password, maupun kode OTP.

Pengecekan maupun pengajuan bansos hanya dilakukan melalui website resmi Cek Bansos, aplikasi resmi Kemensos, pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial, maupun pendamping PKH.

Karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek status bansos menggunakan NIK, memantau rekening KKS, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah agar tidak menjadi korban penipuan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPNT Juli 2026 PKH Juli 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.