Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Kode Redeem FF Hari Ini 9 Juli 2026, Kesempatan Dapat Emote dan Skin Gratis

Kamis, 9 Juli 2026 11:44 WIB

Spanyol vs Belgia Piala Dunia 2026, De Bruyne Terancam Kembali Jadi Cadangan?

Kamis, 9 Juli 2026 11:04 WIB

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss, Prancis Hadapi Maroko

Kamis, 9 Juli 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Kode Redeem FF Hari Ini 9 Juli 2026, Kesempatan Dapat Emote dan Skin Gratis
  • Spanyol vs Belgia Piala Dunia 2026, De Bruyne Terancam Kembali Jadi Cadangan?
  • Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss, Prancis Hadapi Maroko
  • Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir
  • Bukan Trofi! Ini Target Utama Persib di Piala Presiden 2026
  • Update Harga Emas Pegadaian Kamis 9 Juli 2026: Antam dan UBS Kompak Merosot
  • Kisah Kelam Andres Escobar, Bek Kolombia yang Tewas Ditembak Sepulang dari Piala Dunia
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 9 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir

By SusanaKamis, 9 Juli 2026 10:25 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tiga warga Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban ledakan mortir pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Insiden tragis tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan sementara, ledakan berasal dari mortir kaliber 81 yang sebelumnya ditemukan para korban saat memulung di kawasan latihan militer.

Polisi Benarkan Ledakan Mortir Tewaskan Tiga Warga

Kapolsek Cipatat, Kompol DMS Andriani Sapin, membenarkan peristiwa nahas yang merenggut tiga nyawa tersebut. Berdasarkan informasi awal, ledakan diduga berasal dari mortir kaliber 81.

“Benar, sekitar pukul 10.30 WIB terjadi ledakan mortir 81 komando yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia,” ujar Andriani.

Menurut hasil penyelidikan sementara, ledakan terjadi di area samping rumah salah seorang korban. Seorang saksi yang mendengar suara ledakan langsung menuju lokasi dan mendapati ketiga korban dalam kondisi mengenaskan.

Dua Korban Tewas di Lokasi, Satu Meninggal di Rumah Sakit

Dari tiga korban, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara satu korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat.

Namun, meski telah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya meninggal dunia.

“Ketika saksi tiba di lokasi, dua korban sudah tidak bernapas. Satu korban mengalami luka berat dan sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia,” jelas Andriani.

Diduga Berasal dari Mortir yang Dipungut di Kawasan Pusdikif Cipatat

Polisi menduga mortir yang meledak merupakan proyektil yang sebelumnya ditemukan para korban saat memulung di kawasan Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, para korban diketahui kerap mengumpulkan selongsong maupun proyektil bekas latihan militer untuk dijual sebagai barang rongsokan. Aktivitas tersebut sebenarnya telah dilarang oleh pihak TNI karena dinilai sangat berbahaya.

“Informasi sementara mengarah ke sana. Korban memang disebut sering memungut selongsong dan proyektil di kawasan Pusdikif, padahal sudah ada larangan dari TNI,” kata Andriani.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan Mortir di Bandung Barat

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan para saksi guna memastikan penyebab pasti ledakan.

Selain itu, polisi juga mendalami asal-usul mortir yang diduga meledak serta memastikan apakah proyektil tersebut masih aktif saat ditemukan para korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil ataupun menyimpan benda yang diduga merupakan amunisi atau proyektil bekas latihan militer. Apabila menemukan benda mencurigakan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat berwenang agar dapat ditangani secara aman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ledakan mortir Bandung Barat ledakan mortir Cipatat mortir Pusdikif Cipatat tiga warga tewas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!

Fantastis! Polisi Temukan Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar di Sebuah Rumah Mewah di Sentul

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Penerima PKH dan BPNT Berubah di Juli 2026? Simak Jadwal Pencairan, Nominal, dan Cara Cek Bansos

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Juli 2026 Mulai Cair! Cek Kategori Desil 1-10, Jangan Sampai Salah Status

Bandara Husein Bandung Segera Layani Penerbangan Komersial, Berikut Daftar Rute Domestik dan Internasional

Buntut Kontroversi Lagu ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diusulkan Diberhentikan Sementara

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Viral Cristiano Ronaldo Ucapkan Bismillah Saat Eksekusi Penalti Lawan Kroasia
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.