Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir

Kamis, 9 Juli 2026 10:25 WIB

Bukan Trofi! Ini Target Utama Persib di Piala Presiden 2026

Kamis, 9 Juli 2026 10:08 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Kamis 9 Juli 2026: Antam dan UBS Kompak Merosot

Kamis, 9 Juli 2026 09:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tragis! Tiga Warga Bandung Barat Tewas Diduga Akibat Ledakan Mortir
  • Bukan Trofi! Ini Target Utama Persib di Piala Presiden 2026
  • Update Harga Emas Pegadaian Kamis 9 Juli 2026: Antam dan UBS Kompak Merosot
  • Kisah Kelam Andres Escobar, Bek Kolombia yang Tewas Ditembak Sepulang dari Piala Dunia
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Fantastis! Polisi Temukan Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar di Sebuah Rumah Mewah di Sentul
  • Berburu Saldo Dana Gratis 9 Juli 2026: Cara Cerdas Mendapatkan Tambahan Cuan Hari Ini
  • Daftar Penerima PKH dan BPNT Berubah di Juli 2026? Simak Jadwal Pencairan, Nominal, dan Cara Cek Bansos
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 9 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Kisah Kelam Andres Escobar, Bek Kolombia yang Tewas Ditembak Sepulang dari Piala Dunia

By Aga GustianaKamis, 9 Juli 2026 09:29 WIB3 Mins Read
Bendera Kolombia. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Andres Escobar akan selalu dikenang sebagai salah satu kisah paling kelam dalam sejarah sepak bola dunia. Bek tim nasional Kolombia itu kehilangan nyawanya hanya beberapa hari setelah negaranya tersingkir dari Piala Dunia 1994, dalam peristiwa yang diduga berkaitan dengan praktik perjudian bernilai besar.

Saat memasuki Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, Kolombia dipandang sebagai salah satu kandidat kuat. Penampilan impresif sepanjang babak kualifikasi membuat banyak pihak menaruh harapan tinggi kepada tim berjuluk Los Cafeteros tersebut.

Namun, perjalanan mereka justru berlangsung di luar ekspektasi. Kolombia membuka turnamen dengan kekalahan 1-3 dari Rumania, kemudian kembali tumbang 1-2 saat menghadapi tuan rumah Amerika Serikat. Dua hasil negatif itu langsung mengubur peluang mereka untuk melangkah ke babak berikutnya.

Dalam pertandingan melawan Amerika Serikat pada 22 Juni 1994, Escobar mengalami momen yang kemudian menjadi sorotan dunia. Saat berusaha memotong umpan silang lawan, bola justru masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut menjadi salah satu faktor yang memastikan Kolombia gagal melewati fase grup.

Baca Juga:  Peluang Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026: Jalan Terjal Namun Masih Terbuka

Menurut penuturan kakaknya, Santiago Escobar, kepada The New York Times yang dikutip Rabu (8/7/2026), Andres sangat terpukul setelah insiden tersebut. Selain merasa terbebani karena dianggap menjadi penyebab kegagalan timnas, ia juga mencemaskan masa depannya di level klub.

Ketika itu, bek andalan Atletico Nacional tersebut disebut-sebut tengah masuk radar AC Milan. Klub raksasa Italia itu dikabarkan mempertimbangkannya sebagai sosok yang dapat menggantikan bek legendaris Franco Baresi.

Empat hari setelah kembali ke Kolombia, Escobar menghabiskan waktu bersama teman-temannya di sebuah klub malam di Medellin. Malam itu berubah menjadi awal dari tragedi.

Baca Juga:  Kluivert Akui Kegagalan Penalti Kevin Diks Berdampak Besar Pada Mental Timnas Indonesia

Saat hendak meninggalkan lokasi, ia didatangi beberapa pria yang melontarkan ejekan terkait gol bunuh diri yang terjadi di Piala Dunia. Adu argumen sempat berlangsung, tetapi ketegangan mereda setelah Escobar masuk ke dalam mobilnya.

Tak lama kemudian, suasana berubah mencekam. Enam kali letusan senjata terdengar ketika Escobar sudah berada di balik kemudi. Bek berusia 27 tahun itu ditembak dari jarak dekat hingga meninggal dunia.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan bahwa pelaku bahkan meneriakkan kata “Gol!” setiap kali melepaskan tembakan, sebagai bentuk ejekan terhadap gol bunuh diri yang terjadi di pertandingan melawan Amerika Serikat.

Laporan CBS News menyebut penyelidikan polisi mengarah kepada Humberto Munoz Castro, yang merupakan pengawal pribadi Santiago Gallon Henao dan Pedro Gallon Henao, dua sosok yang memiliki keterkaitan dengan jaringan kartel narkoba. Munoz akhirnya mengakui perbuatannya dan dijatuhi hukuman penjara selama 43 tahun. Namun, ia hanya menjalani sekitar 11 tahun sebelum akhirnya dibebaskan.

Baca Juga:  Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Hidupkan Asa Lolos ke Putaran Final

Dalam penyelidikan yang sama, aparat juga menemukan dugaan bahwa Santiago dan Pedro Gallon mengalami kerugian finansial dalam jumlah besar setelah memasang taruhan terhadap kiprah Kolombia di Piala Dunia 1994.

Keduanya diketahui memiliki hubungan dengan La Oficina de Envigado, organisasi kriminal yang berkembang setelah runtuhnya Kartel Medellin yang didirikan Pablo Escobar.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa pembunuhan Andres Escobar tidak semata dipicu emosi sesaat, melainkan berkaitan dengan kerugian akibat perjudian yang berujung pada aksi balas dendam. Hingga kini, kematian sang bek tetap dikenang sebagai salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah sepak bola internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Andres Escobar Kolombia Piala Dunia Piala Dunia 1994
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai 10 Juli, Cek Duel Lengkap Delapan Besar

Kontroversi Argentina vs Mesir Pecah! Pendukung The Pharaohs Sebut Wasit Selamatkan Messi Cs

Juara Dunia Dipaksa Minta Maaf?! Misteri Klarifikasi Desak Made Usai Bongkar Borok Pemerintah

Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap! Argentina Jumpa Swiss, Spanyol Bentrok dengan Belgia

Messi vs Rival Muda: Aksi Kejar-kejaran Gol di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Drama 120 Menit! Swiss Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Kini Tantang Argentina di Perempat Final

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Viral Cristiano Ronaldo Ucapkan Bismillah Saat Eksekusi Penalti Lawan Kroasia
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.