Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2

Kamis, 19 Februari 2026 11:27 WIB

Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya

Kamis, 19 Februari 2026 11:07 WIB
Davina Karamoy

Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan

Kamis, 19 Februari 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2
  • Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya
  • Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24
  • Bukan Akhir Segalanya! Marc Klok Janji Persib Bakal Kembali Lebih Kuat
  • Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati
  • Dramatis! Persib Menang 1-0 tapi Gagal Lolos, Ratchaburi FC Hentikan Mimpi di ACL 2
  • 7 Ide Menu Buka Puasa Rumahan yang Bikin Nagih, Sehat dan Gak Pake Ribet!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cimahi Perkuat Pengolahan Sampah, World Bank Ikut Pantau Langsung

By SusanaJumat, 6 Februari 2026 11:21 WIB2 Mins Read
Kota Cimahi percepat pengolahan sampah kota antisipasi kapasitas TPA Sarimukti terbatas. Foto: Pemkot Cimahi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti mendorong Pemerintah Kota Cimahi mempercepat penguatan sistem pengelolaan sampah di tingkat kota.

Salah satu langkah nyata terlihat saat Tim World Bank mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong dan Lebaksaat, Rabu (21/1/2026), dalam rangka Implementation Support Mission (ISM) Program ISWMP.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), sebuah program nasional pengelolaan sampah yang didukung pendanaan World Bank dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

World Bank bersama Central Project Management Unit (CPMU) dan Central Project Implementation Unit (CPIU) meninjau kesiapan daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Zona Darurat TPA Sarimukti Overload 11 September, DLH Jabar Bakal Tambah Lagi Area Baru

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menjelaskan bahwa kapasitas TPA Sarimukti yang terbatas memberikan tekanan pada pengiriman sampah wilayah Bandung Raya, sehingga menuntut Cimahi untuk membangun solusi pengolahan sampah mandiri di kota.

“Situasi ini mendorong kami mempercepat penguatan pengelolaan sampah di tingkat kota melalui kebijakan Zero to TPA,” ujar Adhitia.

Kebijakan Zero to TPA bertujuan menekan residu sampah yang masuk ke TPA dengan memperkuat pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah sejak dari sumber.

Baca Juga:  Hengky Kurniawan Tetapkan Status Darurat Bencana Imbas Kebakaran TPA Sarimukti

Kota Cimahi telah menerapkan program Hari Organik dan Hari Anorganik, mengoperasikan TPST Sentiong dan sejumlah TPS 3R, serta membagi pengelolaan sampah berbasis kewilayahan, yakni 60 persen dikelola di tingkat kelurahan dan 40 persen oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Adhitia optimis, sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular ini dapat melibatkan masyarakat secara aktif. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomis.

“Sampah akan menjadi berkah bila dipilah dan diolah dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Ritase Pembuangan Sampah Kota Bandung ke TPA Sarimukti Semakin Meningkat

Melalui program ISWMP, Pemerintah Kota Cimahi juga mendapat dukungan pembangunan dua TPST tambahan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah.

Targetnya, kapasitas pengolahan dapat meningkat hingga 85 ton per hari, melalui penggantian dan modernisasi peralatan agar TPST berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Kunjungan Tim World Bank dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan mitra internasional.

Selain memastikan transformasi pengelolaan sampah berjalan efektif, langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada TPA regional dan memberikan dampak positif bagi lingkungan perkotaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi sirkular pengelolaan sampah Cimahi pengolahan sampah kota Program ISWMP sampah berkelanjutan TPA Sarimukti TPST Lebaksaat TPST Sentiong World Bank Indonesia Zero to TPA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.