Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 01:00 WIB

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 18 Februari 2026 16:23 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menyoroti kecilnya porsi anggaran sektor ekonomi di APBD Provinsi Jawa Barat. Ia menilai, ke depan diperlukan penguatan program pemberdayaan masyarakat agar dampaknya lebih langsung dirasakan warga di daerah pemilihan (dapil).

Hal tersebut disampaikan Rafael saat berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan reses di Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).

Rafael mengatakan, selain menyerap aspirasi, kunjungan ke dapil juga diarahkan untuk merancang program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, ketika kita terjun ke dapil, fokusnya juga pemberdayaan masyarakat. Kita ingin melihat potensi ekonomi lokal dan bagaimana pemerintah provinsi bisa mendukung,” ujarnya.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat menjadi penting untuk meningkatkan kesejahteraan, khususnya melalui penguatan UMKM, pelatihan keterampilan, hingga akses permodalan.

Ia mengungkapkan, anggaran sektor ekonomi di APBD Jawa Barat masih tergolong minim. “Kalau dari sisi anggaran ekonomi provinsi, jujur saja masih kecil. Hanya sekitar Rp161 miliar atau 0,54 persen dari total APBD,” kata Rafael.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi tantangan dalam mendorong program ekonomi yang berdampak luas bagi masyarakat.

Rafael menjelaskan, besaran anggaran yang terbatas juga dipengaruhi kebijakan eksekutif yang lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Ia menyebut alokasi infrastruktur mencapai sekitar Rp4,75 triliun.

Menurutnya, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur dapat memicu perputaran ekonomi, seperti membuka peluang kerja bagi kontraktor, tenaga kerja proyek, hingga sektor pendukung lainnya.

“Harapannya, penguatan infrastruktur bisa mendorong pertumbuhan ekonomi karena ada perputaran uang dan tenaga kerja,” ujarnya.

Namun, Rafael mengingatkan bahwa pembangunan fisik saja belum tentu efektif dalam menyerap tenaga kerja secara luas.

“Biasanya, anggaran besar di infrastruktur tidak selalu banyak menyerap lapangan kerja. Karena itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap perlu diperkuat,” pungkasnya.

Ia berharap ke depan terjadi keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh warga Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggaran ekonomi Jawa Barat 2026 APBD Jawa Barat anggaran ekonomi Pemberdayaan UMKM Jawa Barat Program pemberdayaan masyarakat Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.