bukamata.id – Konten kreator sekaligus pengusaha cilik, Ryu Kintaro, kembali mencuri perhatian publik setelah mengunggah video unboxing angpau di akun Instagramnya @ryu_kintaro, Selasa (17/2/2026).
Momen tersebut bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek, saat Ryu membuka angpau dari sanak saudara dengan antusiasme khas anak berusia 10 tahun.
Dalam video berdurasi beberapa menit itu, Ryu membuka angpau satu per satu, mulai dari nominal kecil hingga yang paling besar.
Ia berharap mendapatkan hadiah yang diidamkannya, yaitu iPhone 17 Pro Max. Namun harapannya tidak tercapai, dan Ryu hanya tersenyum sambil berkata:
“Tapi sekilas aku lihat kayaknya aku enggak dapat iPhone 17 Pro Max karena ini enggak ada yang bentuknya seperti kotak iPhone,” ujarnya.
Meski begitu, Ryu berhasil mengumpulkan total uang tunai Rp62,5 juta, 1.000 dolar Singapura setara Rp13,3 juta, dan logam mulia 50 gram beserta sertifikat. Bila dijumlahkan, total nilai angpau yang ia terima mencapai lebih dari Rp200 juta.
“Yah aku nggak dapat iPhone 17 Pro Max, padahal aku udah pengin ganti handphone. Handphoneku itu iPhone 13 Pro Max,” tambah Ryu dengan ekspresi campur aduk antara senang dan kecewa.
Reaksi Warganet
Video unboxing ini langsung viral dan memicu beragam reaksi dari netizen:
- “Sangat menghibur kemiskinanku,” tulis akun @cang***.
- “10 juta dibilang lumayan, pekerja kantoran harus kerja sebulan buat dapet 5 juta UMR Jakarta,” kata @lham***.
- “Itu 200 juta bisa dapet 7 iPhone 17 dekk,” komentar @hell***.
Unggahan ini memperkuat posisi Ryu Kintaro sebagai sosok inspiratif bagi generasi muda, bukan hanya karena nominal yang diterima, tapi juga karena pola pikirnya dalam membangun usaha sejak dini.
Siapa Ryu Kintaro? Bocah Cilik Segudang Bisnis
Ryu Kintaro Sebastian lahir pada April 2015, anak dari Christian Sebastian, pendiri Makko Group. Dari usia dini, Ryu diperkenalkan dengan konsep kewirausahaan. Pada ulang tahunnya ke-7, Ryu mendapat hadiah gerobak ayam krispi dari ayahnya, bukan mainan atau gadget.
Meski usaha ayam krispi dan rice bowl yang ia jalankan menggunakan mobil Lexus keluarga hanya bertahan singkat, pengalaman itu membentuk mindset bisnis Ryu: fokus pada usaha yang berkelanjutan, bukan sekadar viral atau sensasional.
Kini, Ryu mengembangkan Tjap Nyonya Kaya, bisnis jamu modern yang memadukan resep tradisional dengan inovasi topping menarik.
Produk ini dipasarkan secara unik dan menggunakan pendekatan modern, serta modal awal sepenuhnya dari penghasilan Ryu sebagai kreator konten dan endorsement. Cabang pertama dibuka di Ruko Madison Grande Blok L/73, Gading Serpong, Tangerang, dan berhasil mencatat omzet sekitar Rp1 miliar.
Prestasi dan Pengakuan
- Mendapatkan penghasilan Rp100 juta pertama di usia 8 tahun.
- Runner-up South East Asia Young Entrepreneur X Factor (YEXFactor) 2025.
- Bisnis jamu modern Tjap Nyonya Kaya mencetak omzet miliaran.
Kontroversi dan Pola Pikir Perintis
Meski masih berusia 10 tahun, Ryu Kintaro tidak lepas dari sorotan warganet. Pernyataan bahwa ia lebih suka menjadi “perintis” daripada “pewaris” menuai kritik karena dianggap kurang realistis. Tekanan tersebut sempat membuat Ryu memutuskan untuk vakum sementara dari media sosial.
Namun, pengalaman ini justru semakin membentuk karakter Ryu: berani mencoba, belajar dari kegagalan, dan fokus pada pencapaian jangka panjang.
Ia menjadi contoh anak muda yang menggabungkan kreativitas, keberanian, dan tanggung jawab dalam membangun bisnis.
Inspirasi Generasi Muda
Perjalanan Ryu Kintaro bukan sekadar kisah viral atau uang yang besar, tapi juga narasi inspiratif tentang ketekunan, inovasi, dan semangat kewirausahaan sejak usia dini. Melalui konten kreatif dan bisnis yang konsisten, Ryu membuktikan bahwa anak-anak muda dapat mempelajari nilai kerja keras, perencanaan, dan fokus jangka panjang untuk meraih kesuksesan.
Bagi banyak orang tua dan anak muda, kisah Ryu Kintaro menjadi contoh nyata bahwa usia muda bukanlah batasan untuk belajar kewirausahaan dan membangun masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










